8 Ciri-Ciri Arthropoda yang Perlu Diketahui, Beserta Jenis dan Contoh Hewannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Ciri-ciri arthropoda terletak pada bagian penyusun dan bentuk tubuhnya. Arthropoda adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang dan dikelompokkan ke dalam kelompok hewan invertebrata. Di mana arthropoda memiliki exoskeleton, tubuh yang tersegmentasi, hingga memiliki sendi yang menjadi komponen pelengkap tubuh.

Istilah arthropoda berasal dari bahasa Latin arthros yang berarti ruas atau buku dan podos yang berarti kaki. Jika diartikan, arthropoda berarti hewan dengan ciri-ciri kaki beruas, berbuku, atau bersegmen, segmen tersebut juga terdapat pada tubuhnya.

Hewan jenis ini pun sering ditemui di kehidupan sehari-hari. Mulai dari semut hingga beberapa jenis hewan laut seperti lobster. Meskipun sering ditemui, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui ciri-ciri arthropoda dan contoh hewannya.

Berikut ini penjelasan mengenai ciri-ciri arthropoda beserta jenis-jenis dan contoh hewannya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (18/11/2021).

Ciri-Ciri Arthropoda

Ilustrasi semut
Ilustrasi semut

Berikut ini ada beberapa ciri-ciri arthropoda yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

1. Tubuh Beruas-Ruas

Ciri-ciri arthropoda yang pertama yaitu tubuh yang beruas-ruas. Tubuh hewan arthropoda beruas-ruas karena terdapat tiga bagian, yaitu kepala (caput), dada (thorax), dan badan belakang/perut (abdomen). Pada bagian kepala dan dada hewan arthropoda menyatu.

2. Tipe Pemakan Herbivora atau Karnivora

Berdasarkan tipe pemakannya, hewan arthropoda memiliki tipe herbivora dan karnivora. Tipe herbivora adalah hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan, sedangkan karnivora adalah hewan yang dapat mempertahankan hidupnya dengan memakan daging.

3. Sistem Organ Tubuh Sudah Lengkap

Ciri-ciri arthropoda yang selanjutnya yaitu sistem organ tubuh sudah lengkap. Sistem organ tubuh dalam hewan arthropoda sudah lengkap, hal ini berarti sudah memiliki sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem ekskresi (pengeluaran), sistem saraf, dan sistem reproduksi.

4. Struktur Tubuk Termasuk Simetri Bilateral

Berdasarkan pembagian bentuk tubuh, hewan invertebrata terdiri dari dua jenis, yaitu simetri radial dan simetri bilateral. Simetri bilateral adalah kondisi hewan yang apabila tubuhnya dibagi menjadi bagian yang sama, bagian sisi kanan dan kiri akan terbagi sama.

Ilustrasi Kupu-Kupu. (Photo by Daniel Klein on Unsplash)
Ilustrasi Kupu-Kupu. (Photo by Daniel Klein on Unsplash)

5. Ada Kerangka Luar

Ciri-ciri arthropoda yang selanjutnya yaitu ada kerangka luar. Kerangka luar pada tubuh hewan arthropoda memberikan bentuk dan berguna melindungi tubuh. Bentuk kerangka luar pada hewan arthropoda bisa disebut sebagai cangkang. Kerangka tubuh pada hewan arthropoda akan disesuaikan dengan bentuk dan ukuran arthropoda. Jadi, setiap hewan arthropoda mengalami pertumbuhan kerangka luar tubuh akan berganti sesuai bentuk tubuh.

6. Sistem Peredaran Darah Terbuka

Sistem peredaran darah pada hewan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran darah tertutup. Pada hewan arthropoda, sistem peredaran darah terbuka, hal ini berarti darah yang mengalir ke seluruh tubuh hewan ini tidak melalui pembuluh kapiler darah. Adapun darah pada hewan arthropoda berwarna biru. Warna biru pada darah hewan arthropoda dipengaruhi pigmen respirasi hemosianin.

7. Sistem Saraf Tangga Tali

Ciri-ciri arthropoda yang selanjutnya yaitu sistem saraf tangga tali. Sistem saraf tangga tali adalah saraf yang membentuk serabut memanjang pada bagian bawah (ventral) tubuh. Dengan struktur tubuh hewan arthropoda yang beruas-ruas, serabut saraf membentuk simpul yang disebut ganglion.

8. Habitat di Darat, Air Tawar, dan Laut

Ciri-ciri hewan arthropoda yang paling mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah dapat atau mudah ditemukan di darat, air tawar, dan laut.

Jenis-jenis Arthropoda

Ilustrasi lobster. (iStockphoto)
Ilustrasi lobster. (iStockphoto)

Tak hanya mengerti mengenai ciri-ciri arthropoda, namun juga jenis-jenisnya. Berikut ini ada beberapa jenis-jenis arthropoda, yaitu:

1. Arachnida

Kata arachnida berasal dari bahasa Yunani, yakni 'arachno' yang berarti laba-laba. Namun, anggota dari kelas ini bukan hanya laba-laba saja. Secara umum, anggotanya memiliki dua bagian tubuh utama, yaitu bagian depan (kepala) dan bagian belakang (perut). Tetapi, pada kalajengking terdapat tiga bagian tubuh, yaitu bagian depan (kepala), tengah (badan) dan belakang (ekor).

2. Crustacea

Crustacea adalah satu di antara kelas arthropoda yang hidupnya di air. Crustacea bisa ditemukan di air laut atau di air tawar.

3. Myriapoda

Kata myriaooda berasal dari bahasa Yunani yakni 'myria' yang berarti banyak, dan 'podos' yang berarti kaki. Sesuai namanya itu, myriapoda adalah kelompok hewan dengan kaki yang cukup banyak.

4. Insecta

Kata insecta diambil dari bahasa Latin, yang berarti serangga. Insecta adalah satu-satunya hewan dalam kelompok invertebrata yang mempunyai kemampuan untuk terbang. Spesies serta jenis dari individu dalam kelas tersebut sangat banyak. Jumlah spesies insecta yang sudah dikenali kurang lebih sekitar 750 ribu spesies. Cabang ilmu yang mempelajari mengenai serangga ini disebut Entomologi

Contoh Hewan Arthropoda

Ilustrasi semut di rumah. (dok. pexels.com/Asnida Riani)
Ilustrasi semut di rumah. (dok. pexels.com/Asnida Riani)

Setelah mengetahui beberapa karakteristik atau ciri-ciri arthropoda, berikutnya perlu diketahui berbagai hewan yang termasuk pada golongan ini. Beberapa hewan yang termasuk sebagai golongan arthropoda meliputi semut, laba-laba, lobster, dan kupu-kupu. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

1. Semut

Hewan arthropoda yang pertama adalah semut. Seperti diketahui semut memiliki beberapa bagian tubuh yang sesuai dengan ciri-ciri arthropoda. Dalam hal ini, semut mempunyai exoskeleton atau rangka luar yang keras, serta kaki yang bersendi. Bukan hanya itu, bagian tubuh semut juga tersegmentasi, yang terdiri dari kepala, rongga dada, dan perut.

2. Laba-laba

Hewan arthropoda selanjutnya adalah laba-laba. Sama seperti semut, laba-laba mempunyai rangka tubuh atau exoskeleton yang keras, tubuh tersegmentasi, dan kaki yang bersendi. Hewan arthropoda yang satu ini cukup unik. Di mana laba-laba biasanya memangsa hewan arthropoda yang lebih kecil sebagai makanannya.

3. Lobster

Lobster juga termasuk hewan arthropoda sama seperti semut dan laba-laba. Di sini, lobster juga memiliki ciri-ciri arthropoda yang telah disebutkan, Seperti cangkang atau kerangka luar yang keras, bagian tubuh tersegmentasi, dan sendi yang terdapat pada kakinya.

Meskipun demikian, desain tubuh lobster dikatakan telah sedikit berubah dalam kurun waktu 100 juta tahun terakhir. Beberapa anatomi tubuh lobster pun terbilang cukup aneh. Di mana ginjal lobster terletak di bagian kepala, otak terletak di bagian tenggorokan, dan gigi yang terdapat di bagian perut. Bukan hanya itu, telinga lobster yang berfungsi untuk merasakan suara justru terletak di bagian kakinya. Ini termasuk jenis hewan arthropoda yang langka.

4. Kupu-Kupu

Kupu-kupu juga termasuk salah satu jenis hewan arthropoda yang cukup terkenal. Hal ini tidak lain karena proses metamorfosis yang dilakukan oleh hewan arthropoda satu ini. Di mana, sebelum menjadi kupu-kupu terlebih dahulu telah melewati beberapa masa dengan bentuk tubuh yang berbeda-beda. Setelah menjadi kupu-kupu dewasa, kupu-kupu memiliki rangka luar atau exoskeleton, anggota tubuh yang bersendi, dan bagian-bagian tubuh yang tersegmentasi. Ini merupakan ciri-ciri arthropoda yang terlihat jelas pada kupu-kupu dewasa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel