8 Ciri-Ciri Tumor Ganas pada Otak, Ketahui Penyebab dan Pengobatannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Ciri-ciri tumor ganas pada otak menjadi hal yang perlu diketahui sejak dini. Tumor otak adalah penyakit yang timbul akibat tumbuhnya jaringan abnormal di otak. Munculnya tumor di otak bisa berasal dari jaringan otak itu sendiri (atau disebut tumor otak primer), bisa juga berasal dari kanker pada organ lain yang menyebar ke otak (tumor otak sekunder).

Tingkatan tumor otak terbagi dari tingkat 1-4. pengelompokannya berdasarkan perilaku tumor tersebut. Misalnya, dinilai dari kecepatan pertumbuhan dan cara penyebarannya. Untuk tingkat 1 dan 2, tumor otak tergolong jinak, dan tidak berpotensi menjadi ganas.

Sementara itu pada tingkat 3 dan 4 berbeda lagi. Di tingkat ini, tumor biasanya berpotensi menjadi kanker. Oleh sebab itu, kondisi ini sering disebut sebagai tumor otak ganas atau kanker otak. Penyakit ini harus diketahui lebih awal muali dari ciri-cirinya, penyebab, hingga pengobatannya.

Berikut ini penjelasan mengenai ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak beserta penyebab dan cara mengobatinya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (15/6/2021).

Ciri-ciri Tumor Ganas atau Kanker pada Otak

Ilustrasi Sakit Kepala /copyright  iStockphoto
Ilustrasi Sakit Kepala /copyright iStockphoto

Ada beberapa ciri-ciri tumor otak ganas atau kanker otak yang perlu Anda waspadai. Berikut ini ciri-ciri tumor otak yang sebaiknya tidak Anda abaikan, diantaranya :

1. Sakit Kepala

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah sakit kepala. Sakit kepala merupakan gejala umum sekaligus utama dari penyakit tumor otak. Namun, bukan berarti setiap sakit kepala merupakan pertanda adanya tumor di otak. Sakit kepala yang dirasakan penderita tumor otak seringkali muncul tanpa sebab jelas, dan tidak sembuh meski sudah coba diatasi dengan minum obat pereda sakit kepala. Makin lama, rasa sakitnya bertambah parah dan tak tertahankan. Sakit kepala juga dapat memburuk saat penderitanya sedang batuk atau beraktivitas fisik.

2. Mual dan Muntah

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang selanjutnya adalah mual dan muntah. Penderita tumor otak juga sering mengalami mual atau muntah tanpa sebab jelas. Mual dan muntah ini muncul terus-menerus, kadang berbarengan dengan sakit kepala yang sedang menyerang.

3. Kejang

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah kejang. Penderita tumor otak bisa mengalami kejang secara tiba-tiba yang berlangsung selama 2-3 menit. Kejang juga bisa disertai dengan kondisi-kondisi berikut:

a. Kehilangan kesadaran.

b. Kehilangan kemampuan untuk mengendalikan fungsi tubuh.

c. Kesulitan bernapas selama beberapa detik.

d. Kulit menjadi biru kehitaman saat kesulitan bernapas.

e. Setelah kejang, penderita merasa mengantuk dan tampak kebingungan.

4. Mudah Lelah dan Kebas

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah mudah lelah dan kebas. Penderita tumor otak bisa tiba-tiba merasa kelelahan dan tidak berenergi untuk melakukan aktivitas. Rasa lelah ini bisa juga diikuti kesulitan mengendalikan ekspresi wajah, menelan, atau tidur. Selain itu, beberapa bagian tubuhnya seperti terasa kebas atau mati rasa.

5. Kehilangan Keseimbangan

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah kehilangan keseimbangan. Tumor yang tumbuh di area otak yang bertanggung jawab atas fungsi keseimbangan dan koordinasi tubuh bisa menyebabkan penderitanya kehilangan keseimbangan. Gangguan ini ditandai dengan penderita sering sulit menjaga keseimbangan tubuhnya saat berdiri, kesulitan berjalan secara normal, atau sering terjatuh saat sedang berdiri atau berjalan.

6. Gangguan Penglihatan

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah gangguan penglihatan. Tumor otak juga bisa mempengaruhi saraf mata sehingga penglihatan penderitanya menjadi terganggu. Penderita tumor otak kadang mengalami gangguan penglihatan seperti pandangan kabur atau berbayang. Gangguan ini akan semakin parah seiring dengan membesarnya tumor di otak.

7. Gangguan Pendengaran

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah gangguan pendengaran. Bila tumor muncul di area otak yang berperan dalam mendengar suara, memahami bahasa dan percakapan, fungsi pendengaran bisa jadi akan terganggu. Gangguan bisa muncul di salah satu telinga ataupun di kedua telinga. Selain itu, contoh gangguan pendengaran lain yang bisa muncul adalah telinga menjadi berdengung atau tinnitus.

8. Gangguan Kognitif

Ciri-ciri tumor ganas atau kanker pada otak yang pertama adalah gangguan kognitif. Pertumbuhan tumor di otak juga bisa mempengaruhi kemampuan kognitif penderitanya. Perubahan kemampuan kognitif ini bisa disadari ataupun tidak disadari penderita tumor otak.

Tanda-tanda timbulnya gangguan kognitif antara lain penderita menjadi susah berkonsentrasi, mudah teralihkan, sering merasa kebingungan, dan kesulitan mengerjakan dua aktivitas atau lebih secara bersamaan (multitasking). Penderita tumor otak juga bisa mengalami gangguan komunikasi seperti sulit berbicara, membaca, atau menulis. Gangguan lain yang juga bisa muncul terkait kemampuan kognitif penderita tumor otak adalah gangguan daya ingat, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Penyebab Tumor Ganas atau Kanker pada Otak

Ilustrasi Tumor Otak (sumber: iStockphoto)
Ilustrasi Tumor Otak (sumber: iStockphoto)

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor ganas atau kanker pada otak adalah:

1. Usia

Kanker otak dapat memengaruhi individu dari setiap kelompok usia, termasuk anak-anak. Namun risiko dari penyakit ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Sebagian besar kanker otak terjadi pada individu yang berusia 50 tahun ke atas.

2. Riwayat keluarga

Individu yang memiliki riwayat keluarga dengan tumor otak berisiko lebih tinggi untuk mengalami tumor otak.

3. Radioterapi

Individu yang telah mengalami paparan radioterapi pada bagian kepala memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami tumor otak jenis tertentu di kemudian hari.

4. Kondisi genetik

Beberapa kondisi genetik tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor otak.

Pengobatan yang Tepat untuk Penderita Tumor Ganas atau Kanker pada Otak

Menentukan penanganan tumor otak sangat bergantung dari berbagai hal, termasuk ukuran, lokasi, keganasan, dan berbagai faktor lainnya. Seseorang dengan tumor otak ganas dapat membutuhkan prosedur pembedahan untuk mengangkat sebanyak mungkin sel tumor yang ada.

Setelahnya, radioterapi atau kemoterapi dapat dilakukan untuk menangani jaringan tumor yang tersisa. Tujuan dari penanganan tersebut adalah untuk mengangkat atau membunuh sebanyak mungkin sel tumor. Dengan begitu diharapkan dapat menghilangkan sel tumor sepenuhnya. Namun, hal ini tidak selalu memungkinkan dan sebagian besar tumor otak ganas dapat kembali setelah penanganan.

Bila tumor timbul kembali setelah penanganan, atau terjadi tumor otak sekunder, yaitu tumor telah menyebar ke otak dari bagian tubuh lain, penyembuhan menjadi lebih sulit. Pada kasus tersebut, penanganan ditujukan untuk mengendalikan gejala dan memperpanjang harapan hidup.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel