8 Fakta Mengerikan Usai Chelsea Permalukan Leicester City

·Bacaan 2 menit

VIVAChelsea sukses mempermalukan tamunya Leicester City dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan ke-37 Premier League 2020/2021. Duel Chelsea vs Leicester tersaji di Stamford Bridge, Rabu 19 Mei 2021, dini hari WIB.

Dua gol kemenangan The Blues masing-masing dicetak oleh Antonio Ruediger (47') dan penalti dari Jorginho pada menit 67. Sedangkan, satu gol balasan dari The Foxes lahir lewat kaki Kelechi Iheanacho pada menit ke-76.

Kemenangan ini membuat jalan Chelsea untuk menuju Liga Champions musim depan semakin lebar. Saat ini, The Blues menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dengan koleksi 67 poin dari 37 laga.

Mereka unggul satu poin atas Leicester di peringkat keempat dan empat angka atas Liverpool di posisi kelima yang baru akan bermain Kamis dini hari WIB, 20 Mei 2021, melawan Burnley.

Chelsea membutuhkan satu kemanangan lagi di laga pemungkas Premier League atau pekan ke-38 untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan tanpa harus bergantung pada hasil dari para pesaing.

Selain sejumlah catatan tersebut, masih ada 8 fakta mengerikan lainnya usai Chelsea mempermalukan Leicester, seperti dikutip Opta:

1. Hari ini Manchester City, Manchester United, dan Leicester City semuanya gagal menang. Ini merupakan hari pertama di Premier League, di mana penghuni tiga besar semuanya bermain tapi tidak ada yang menang sejak 31 Januari 2017 (saat itu Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Chelsea sama-sama gagal menang).

2. Leicester hanya memenangkan dua dari 30 pertandingan tandang mereka melawan Chelsea di Premier League, dengan sisanya 11 imbang dan 17 kalah.

3. Chelsea telah mencetak 10 gol Premier League musim ini melalui sepak pojok. Memang, The Blues terakhirnya kali mengantongi lebih banyak gol dari tendangan sudut dalam satu musim kompetisi terjadi pada 2016/2017, dengan catatan 13 gol.

4. Kelechi Iheanacho dari Leicester City adalah pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak gol di hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu dalam semusim.

5. Hanya Leeds United (11) yang kebobolan lebih banyak melalui sepak pojok di Premier League musim daripada Leicester City (9).

6. Tidak ada pemain yang mencetak lebih banyak gol Premier League dalam satu musim dengan 100 persen di antaranya berasal dari titik penalti daripada tujuh gol Jorginho musim ini (sejajar dengan James Milner pada 2016/2017).

7. Pemain Chelsea, Antonio Ruediger telah mencetak lebih banyak gol di Premier League melawan Leicester City dibandingkan dengan tim lain (3), dengan masing-masing tiga gol terakhirnya datang saat melawan The Foxes.

8. Marc Albrighton membuat penampilan di Premier League yang ke-200 bersama Leicester City. Dia menjadi pemain keempat yang mencapai catatan ini setelah Jamie Vardy, Kasper Schmeichel, dan Muzzy Izzet.