8 Figur Kunci Chelsea hingga Bisa Menembus Final Liga Champions, Senjata Melumat Manchester City

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Final Liga Champions 2020-2021 mempertemukan Manchester City kontra Chelsea akan digelar di pada hari Minggu (30/5/2021). Dua klub asal Inggris tersebut akan berebut gelar juara pada laga di Estadio do Dragao, Porto, Portugal.

Manchester City sampai di final pertamanya ini setelah menjuarai Grup C. Sesudah itu, pasukan Josep Guardiola berturut-turut menyingkirkan Borussia Monchengladbach (agregat 4-0), Borussia Dortmund (4-2), dan finalis musim lalu PSG (4-1).

Sementara itu, Chelsea menjuarai Grup E bersama Frank Lampard. Setelah itu, bersama Thomas Tuchel, mereka mengeliminasi Atletico Madrid (agregat 3-0), Porto (2-1), dan sang raja kompetisi Real Madrid (3-1).

Di balik kisah sukses Chelsea lolos ke final, ada beberapa sosok yang punya peran penting bagi klub. Mereka tampil apik sejak fase grup untuk The Blues. Siapa saja mereka?

Timo Werner

Striker Chelsea, Timo Werner, duel udara dengan bek Leicester City, Caglar Soyuncu, pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Rabu (19/5/2021). Chelsea menang dengan skor 2-1. (Glyn Kirk/Pool via AP)
Striker Chelsea, Timo Werner, duel udara dengan bek Leicester City, Caglar Soyuncu, pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Rabu (19/5/2021). Chelsea menang dengan skor 2-1. (Glyn Kirk/Pool via AP)

Timo Werner buluk? Tunggu dulu.

Lihat penampilan Timo Werner di Liga Champions. Timo Werner tampil pada 11 laga, hanya dua kali sebagai pengganti. Timo Werner pun tampil bagus dengan mencatatkan empat gol dan dua assist.

Werner memang melewatkan satu peluang emas pada leg pertama babak semifinal lawan Real Madrid. Tapi, dia menebusnya pada leg kedua. Werner mencetak gol yang amat penting dan akhirnya turut membantu Chelsea lolos ke final Liga Champions.

Edouard Mendy

Kiper Chelsea, Edouard Mendy menepis bola tendangan penalti striker Manchester City, Sergio Aguero pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad di Manchester, Sabtu (8/5/2021). Manchester City telah mengumpulkan 80 poin dari 35 pertandingan. (Shaun Botterill /Pool via AP)
Kiper Chelsea, Edouard Mendy menepis bola tendangan penalti striker Manchester City, Sergio Aguero pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad di Manchester, Sabtu (8/5/2021). Manchester City telah mengumpulkan 80 poin dari 35 pertandingan. (Shaun Botterill /Pool via AP)

Edouard Mendy memberi dampak besar bagi Chelsea, terutama di Liga Champions. Dia hanya sekali absen dari 12, itu pun pada laga yang tidak lagi menentukan di fase grup.

Mendy melakukan banyak aksi gemilang di laga semifinal, lawan Real Madrid. Dari 11 laga, Mendy hanya kebobolan tiga gol saja. Mendy tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol per laga dan punya catatan delapan laga nirbobol.

Cesar Azpilicueta

Bek Chelsea, Cesar Azpilicueta (atas) berebut bola dengan gelandang Manchester City, Raheem Sterling dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 pekan ke-35 di Etihad Stadium, Manchester, Sabtu (8/5/2021). Chelsea menang 2-1 atas Manchester City. (AP/Shaun Botterill/Pool)
Bek Chelsea, Cesar Azpilicueta (atas) berebut bola dengan gelandang Manchester City, Raheem Sterling dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 pekan ke-35 di Etihad Stadium, Manchester, Sabtu (8/5/2021). Chelsea menang 2-1 atas Manchester City. (AP/Shaun Botterill/Pool)

Azpilicueta menjadi pemain dengan menit bermain terbaik ketika untuk Chelsea di Liga Champions. Sang kapten membuktikan bahwa dia punya andil besar bagi sukses The Blues lolos ke final.

Azpilicueta tampil bagus di lini belakang Chelsea. Dia hanya mendapat satu kartu kuning, walau banyak melakukan pelanggaran. Pemain 31 tahun benar-benar jadi andalan di sisi kanan pertahanan Chelsea.

N'Golo Kante

Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, berebut bola dengan pemain Real Madrid, Toni Kroos, pada laga semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano, Rabu (28/4/2021). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Bernat Armangue)
Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, berebut bola dengan pemain Real Madrid, Toni Kroos, pada laga semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano, Rabu (28/4/2021). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Bernat Armangue)

N'Golo Kante jadi satu-satunya pemain yang tampil pada 12 laga Chelsea di Liga Champions musim ini. Tidak semua sebagai pemain inti, tetapi dia tidak pernah absen sejak laga fase grup.

Penampilan terbaik Kante tersaji pada laga semifinal, melawan Real Madrid. Kante punya determinasi yang luar biasa dan sukses membuat trio lini tengah Real Madrid tidak berkutik melawannya.

Mason Mount

Pemain Chelsea, Mason Mount, melepaskan tendangan saat melawan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Villa Park, Minggu (23/5/2021). Chelsea tumbang dengan skor 2-1. (Richard Heathcote/Pool via AP)
Pemain Chelsea, Mason Mount, melepaskan tendangan saat melawan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Villa Park, Minggu (23/5/2021). Chelsea tumbang dengan skor 2-1. (Richard Heathcote/Pool via AP)

Mount menunjukkan performa yang bagus pada fase gugur. Dia mencetak masing-masing satu gol ke gawang Porto dan Real Madrid. Sebuah gol yang sangat penting bagi langkah The Blues menuju ke final.

Mount adalah pemain yang sangat fleksibel. Dia bisa memainkan banyak peran di lini tengah dengan baik. Hal inilah yang membuat Mount selalu jadi andalan, baik pada era Tuchel maupun Lampard.

Jorginho

Pemain Chelsea Jorginho (kiri) memperebutkan bola dengan pemain Brighton and Hove Albion Danny Welbeck pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Selasa (20/4/2021). Pertandingan berakhir 0-0. (Neil Hall/Pool via AP)
Pemain Chelsea Jorginho (kiri) memperebutkan bola dengan pemain Brighton and Hove Albion Danny Welbeck pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Selasa (20/4/2021). Pertandingan berakhir 0-0. (Neil Hall/Pool via AP)

Seperti Mendy, Jorginho juga hanya sekali absen dari 12 laga yang dimainkan Chelsea di Liga Champions. Catatan ini rasanya cukup untuk menjadi bukti betapa pemain asal Italia sangat penting.

Jorginho mencetak satu gol di Liga Champions. Pemain 29 tahun mencetak gol dari titik putih pada laga melawan Krasnodar di fase grup. Gol ini membuat Chelsea terhindar dari kekalahan.

Olivier Giroud

Striker Chelsea, Olivier Giroud (tengah) berebut bola dengan bek Sheffield United, Phil Jagieka dalam laga perempatfinal Piala FA 2020/2021 di Stamford Bridge, London, Minggu (21/3/2021). Chelsea menang 2-0 atas Sheffield United. (AP/Kirsty Wigglesworth)
Striker Chelsea, Olivier Giroud (tengah) berebut bola dengan bek Sheffield United, Phil Jagieka dalam laga perempatfinal Piala FA 2020/2021 di Stamford Bridge, London, Minggu (21/3/2021). Chelsea menang 2-0 atas Sheffield United. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Berbeda dengan enam nama yang sudah dibahas di atas, Giroud punya berbeda. Giroud bukan pemain yang selalu masuk starting XI, tetapi dia bisa memberi dampak ketika dimainkan pada babak kedua.

Giroud kini menjadi top skor bagi Chelsea di Liga Champions. Pemain asal Prancis itu mencetak enam gol, empat di antaranya tercipta ke gawang Sevilla. Lalu, ada satu gol yang sangat vital ketika menang 1-0 atas Atletico Madrid.

Frank Lampard

Frank Lampard, Michy Batshuayi, Tammy Abraham dan Billy Gilmour. (Bola.com/Dody Iryawan)
Frank Lampard, Michy Batshuayi, Tammy Abraham dan Billy Gilmour. (Bola.com/Dody Iryawan)

Mustahil menimpakan semua pujian atas sukses Chelsea lolos ke final Liga Champions pada Thomas Tuchel. Sebab, ada jasa besar Frank Lampard yang memimpin Chelsea lolos dari fase grup.

Chelsea tampil meyakinkan di fase grup. Lampard membawa The Blues lolos dengan status juara Grup E. Chelsea meraih 14 poin hasil empat kemenangan dan dua kali imbang. Chelsea juga hanya kebobolan dua gol dari enam laga.

So, kalau nanti juara, jangan lupa Lampard ya!

Sumber asli: Bola

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 28/5/2021)

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel