8 Jenis Palem untuk Tanaman Hias, Percantik Rumah

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Palem merupakan jenis tanaman hias yang sangat populer. Tanaman hijau ini dapat mempercantik rumah baik dalam maupun luar ruangan. Palem sangat cocok tumbuh di iklim tropis dengan cukup sinar matahari.

Selain perannya sebagai pohon lanskap di iklim yang lebih hangat, pohon palem dapat menjadi tanaman dalam ruangan yang khas dan berpotensi indah.

Palem dapat tumbuh indah di suhu hangat, kelembapan rata-rata, dan cahaya sedang. Tanaman palem juga memberikan tampilan tropis yang berani pada interior rumah. Daunnya yang hijau dan elegan bisa membuat tampilan rumah lebih menark.

Memlilih palem sebagai tanaman hias dapat meningkatkan perasaan damai dan rileks. Palem juga termasuk tumbuhan yang tidak memerlukan perawatan khusus. Beberapa jenis palem bisa tumbuh lambat dan hanya perlu sesekali dirawat.

Ada sekitar 2.600 spesies pohon palem dan sebagian merupakan tanaman hias yang populer. Berikut 8 jenis pohon palem untuk tanaman hias, dirangkum Liputan6.com dari The Spruce, Rabu(18/11/2020).

Palem kipas cina

Palem kipas cina (sumber: Unsplash)
Palem kipas cina (sumber: Unsplash)

Palem kipas cina atau Livistona chinensis merupakan jenis palem hias yang cukup populer. Daun Livistona chinensis berbentuk bintang membedakannya dari pohon palem lain yang memiliki daun pelepah berbulu yang lebih klasik.

Pohon palem kipas Cina tumbuh dengan baik dalam cahaya terang. Tetapi tanaman yang lebih muda bisa mentolerir lokasi yang teduh. Siram saat bagian atas tanah terasa kering. Pilih pot besar yang akan menampung akar tunggang panjang yang diproduksi oleh palem kipas Cina.

Palem kuning (Areca palm)

ilustrasi Areca Palm (sumber; iStockphoto)
ilustrasi Areca Palm (sumber; iStockphoto)

Palem kuning atau palem Areca populer karena daunnya yang lembut dan toleran terhadap cahaya redup. Palem kuning bisa ditanam di dalam ruangan dengan pot atau ditanam langsung di taman rumah.

Saat dijual sebagai tanaman dalam ruangan, pohon palem kuning biasanya dikelompokkan dalam pot kecil dan terlihat seperti rumput palem. Palem kuning lebih menyukai air dalam jumlah sedang, meskipun pohon ini tahan terhadap kekeringan sesekali.

Di luar ruangan, tanaman ini menyukai bagian teduh atau sinar matahari yang disaring secara konstan. Di dalam ruangan, pohon palem kuning tumbuh paling baik dengan cahaya terang seperti dari jendela yang menghadap ke selatan atau barat dan dapat bertahan lebih lama dengan sinar matahari langsung.

Tapi jangan berikan terlalu banyak sinar matahari langsung. Ini akan membuat daunnya menjadi hijau kekuningan.

Majestic palm

Majestic palm (sumber: Unsplash)
Majestic palm (sumber: Unsplash)

Majestic palm atau Ravenea rivularis memiliki dua kualitas positif yang membuatnya ideal sebagai tanaman hias dalam ruangan. Palem ini sangat toleran terhadap naungan, dan lambat tumbuh. Namun, jenis palem ini membutuhkan kelembapan yang konstan, dan akan tumbuh lebih besar dari waktu ke waktu.

Majestic palm dikenal dengan daun hijau panjang melengkung di atas banyak batang. Pada area yang lembap seperti dapur atau kamar mandi, palem ini dapat memiliki daun hijau tua yang anggun yang akan menambah kehidupan di sudut kosong rumah.

Cascade palm

Cascade palm (sumber: Unsplash)
Cascade palm (sumber: Unsplash)

Berbeda dengan beberapa pohon palem yang memiliki batang tengah, Cascade palm atau Chamaedorea cataractarum adalah tanaman palem yang sangat lengkap dengan banyak daun yang tumbuh di rumpun setinggi 4 kaki.

Di habitat aslinya, cascade palm tumbuh subur di sepanjang aliran sungai dan di dataran rendah yang basah. Jadi ketika ingin menanam palem ini pastikan memiliki pengairan yang baik.

Palem komodoria

Palem komodoria (sumber: Unsplash)
Palem komodoria (sumber: Unsplash)

Palem komodoria biasanya menjadi tanaman hias di dalam ruangan. Palem ini bisa tumbuh dalam cahaya dalam ruangan rata-rata. Palem komodoria punya bentuk yang kecil, dan menjadikannya dekorasi cantik di sudut rumah.

Karena mereka toleran terhadap kondisi cahaya rendah dan sensitif jika terlalu banyak air, palem komodoria adalah jenis tanaman hias yang cocok ditanam pemula. Siram ketika 1 inci bagian atas tanah terasa kering. Pelepahnya kuning menunjukkan tanaman membutuhkan lebih banyak air.

Nolina

Nolina (sumber: Unsplash)
Nolina (sumber: Unsplash)

Palem nolina juga kerap disebut sebagai palem ekor kuda. Jenis palem ini memiliki batang pendek yang kokoh dan daun panjang melengkung yang anggun. Di dalam ruangan, pohon-pohon kecil baru ini sering ditanam di pot dangkal, dengan untaian daun hijau bertali yang muncul dari batang bulat yang tampak menyembul dari tanah.

Tanaman ini bukanlah palem sejati, melainkan spesies sukulen. Pangkal batang yang mengembung berfungsi sebagai tempat penampungan air untuk palem. Ini membuatnya sangat tahan terhadap kekeringa.

Palem sago

Sago Palm (sumber: Unsplash)
Sago Palm (sumber: Unsplash)

Palem sago atau palem sikas merupakan jenis palem dengan daun yang mirip sikat. Tanaman yang tumbuh cukup rendah dengan daun hijau panjang ini sebenarnya adalah sikas, sekelompok tanaman tropis dan subtropis purba yang biasanya tumbuh dari batang yang tidak bercabang dan menghasilkan biji tetapi tidak berbunga atau berbuah.

Tanaman ini tumbuh sangat lambat dan sering hanya mengeluarkan satu daun baru setiap tahun. Daunnya yang kaku, umumnya tumbuh lebih besar saat ditanam di tanah dibandingkan saat berada di dalam wadah.

Yucca

Yucca (sumber: Unsplash)
Yucca (sumber: Unsplash)

Yucca merupakan jenis palem hias dengan daun panjang hijau tajam. Mereka adalah tanaman hias yang menarik dan tumbuh lambat yang memiliki manfaat tambahan karena sangat toleran terhadap kekeringan.

Seiring waktu, sebagian besar spesies yucca akan tumbuh memakan ruangan. Tetapi ini membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga mereka dapat bertahan selama bertahun-tahun sebagai tanaman hias.