8 Jenis Serat Tekstil Alami dan Buatan, Ketahui Karakteristiknya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Jika dilihat perkembangannya, zaman dahulu jenis serat tekstil hanya sedikit macamnya. Dengan kemajuan teknologi, tidak heran jika jenis serat tekstil turut mengalami kemajuan. Bahkan, serat untuk tekstil tidak hanya bisa dibuat dari bahan alami, namun mulai dikembangkan serat buatan yang tidak kalah baik kualitasnya dengan jenis serat tekstil alami.

Tapi memang, saat ini secara garis besar ada dua jenis serat apabila dibedakan berdasar asal-usulnya, yaitu serat alami dan serat buatan. Jenis serat tekstil alami asalnya dari bahan alami, yaitu dari tumbuhan atau hewan.

Beda halnya dengan jenis serat tekstil buatan. Serat tersebut terbuat dari bahan-bahan non-organik yang dicampur dengan bahan kimia lainnya. Tapi tetap saja, kedua jenis serat tekstil tersebut memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Untuk membahas lebih jauh mengenai apa saja jenis serat tekstil tersebut, berikut ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber mengenai hal tersebut, Kamis (24/12/2020).

Serat Kapas dan Wol

Ilustrasi benang wol | pexels.com
Ilustrasi benang wol | pexels.com

1. Serat Kapas

Jenis serat tekstil yang pertama yaitu serat kapas. Serat kapas merupakan serat alami yang diambil dari tumbuhan kapas. Serat ini adalah serat yang dikenal memiliki tekstur paling lembut dan aman. Dengan karakteristiknya tersebut, serat kapas sangat banyak digunakan sebagai bahan dasar pakaian.

Salah satu keunggulan dari jenis serat tekstil ini yaitu nyaman digunakan pada semua musim. Saat musim dingin, pakaian yang menggunakan kain serat kapas bisa memberikan rasa hangat. Kemudian, ketika musim panas juga sangat efektif dalam menyerap keringat dengan baik.

2. Serat Wol

Kemudian, jenis serat tekstil ini terbuat dari hewan, yaitu bulu dari hewan domba. Walaupun umumnya wool dibuat dari bulu domba, tapi ada juga jenis wol yang terbuat dari bulu hewan lain, seperti llama maupun alpaka.

Karakter dari jenis serat tekstil ini tebal dan menghangatkan, maka tidak heran jika jenis serat wol lebih cocok digunakan pada musim dingin. Selain itu, serat wol tidak mudah kerut dan cenderung akan selalu rapi meski digunakan pada aktivitas tinggi.

Serat Sutra dan Rami

ilustrasi kain sutra/pexels
ilustrasi kain sutra/pexels

3. Serat Sutra

Jenis serat tekstil alami ini adalah serat alami yang paling kuat dibanding serat alami yang lainnya. Serat sutra memiliki karakter yang nyaman digunakan sebagai bahan dasar kain untuk pakaian. Sutra sangat lembut di kulit serta memiliki tampilan yang cantik dan mewah. Dibanding dengan kain yang terbuat dari serat alami lain, kain dari serat sutra adalah kain yang paling nyaman untuk digunakan pada segala musim.

Tidak heran, apabila dengan berbagai keunggulan yang dimiliki tersebut, kain dari serat sutra memiliki harga yang jauh lebih mahal dari kain-kain lainnya. Selain itu, proses pembuatan yang tidak sembarangan juga jadi faktor mengapa harga dari kain serta sutra bisa sangat mahal. Pasalnya, serat sutra adalah serat protein yang berasal dari kepompong dan membutuhkan biaya cukup besar untuk budidayanya.

4. Serat Rami

Serat rami adalah jenis serat tekstil yang dibuat dari pengolahan kayu dan batang tanaman rami. Jenis serat tekstil ini umum digunakan sebagai bahan dasar produk fashion dan bahan pembuatan selulosa dengan kualitas yang baik.

Karaktker dari jenis serat tekstil ini lebih panjang dari serat pada kapas. Selain itu, serat rami juga lebih mudah kering dibandingkan dengan serat kapas. Bahkan, kekuatan tarik dari jenis serat tekstil ini lebih kuat jika dibandingkan dengan kapas.

Serat Poliester dan Akrilat

Bahan Polyester (Sumber: Pixabay)
Bahan Polyester (Sumber: Pixabay)

5. Serat Poliester

Jenis serat tekstil ini adalah jenis serat buatan. Jenis serat tekstil satu ini adalah jenis serat buatan yang paling dikenal dan paling umum digunakan jika dibandingkan dengan jenis serat buatan yang lain. Populernya serat ini karena karakteristik yang banyak digemari, yatu tidak mudah kusut dan dengan mudah bisa kembali ke bentuk semula.

6. Serat Akrilat

Jenis serat tekstil ini punya karakter yaitu bentuknya mengembang namun bobotnya ringan. Maka dari itu, serat ini sering digunakan pada beberapa produk pakaian untuk menghangatkan tubuh. Sifatnya juga cenderung mirip dengan wol. Namun memiliki tekstur lebih lembut dan tidak berisiko menyebabkan gatal.

Serat Nilon dan Spandex

ilustrasi kain /pexels
ilustrasi kain /pexels

7. Serat Nilon

Serat buatan ini dibuat dari poliamida. Nilon sangat mudah diproduksi sebab dalam proses produksinya, serat ini tidak butuh banyak waktu dan banyak proses. Selain mudah untuk diproduksi, serat ini memiliki karakteristik yang baik. Nilon sangat kuat juga lentur, maka tidak heran jika jenis serat tekstil ini banyak digunakan sebagai kain bahan dasar dompet, tas, koper, serta lain sebagainya.

8. Serat Spandex

Kelenturan dan kekuatan dari jenis serat tekstil ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, spandex juga sangat tahan akan paparan panas matahari. Selain tahan akan panas matahari, jenis serat tekstil spandex juga tahan dari minyak. Apabila digunakan sebagai kain untuk pakaian, kain dari serat spandex sangat ringan di tubuh. Maka tidak heran, jika jenis serat tekstil ini sangat sering ditemukan pada pakaian-pakaian olahraga.