8 Macam Pembangkit Listrik dan Cara Kerjanya, Jadi Sumber Energi Alternatif

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Macam pembangkit listrik perlu kamu kenali, karena hal ini berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Energi listrik yang kamu gunakan sehari-hari dihasilkan dari berbagai metode dan sumber yang terdapat di sekelilingmu.

Sumber energi ini dibagi menjadi dua, yaitu energi terbarukan (tenaga angin, tenaga surya) dan energi tak terbarukan (bahan bakar fosil). Pembangkit listrik dapat diaktifkan dengan menggunakan berbagai sumber energi tersebut.

Macam pembangkit listrik adalah bagian dari alat industri yang dipakai untuk memproduksi dan membangkitkan tenaga listrik dari berbagai sumber. Contohnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Uap.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (6/9/2021) tentang macam pembangkit listrik.

Macam Pembangkit Listrik dan Cara Kerjanya

Pekerja merawat solar cell di Pembangkit Listrik Tenga Surya (PLTS) 1 MWp, Bangli, Bali, Selasa (31/8/2021). PLTS 1 MWp ini dikelola secara mandiri oleh BUMD Perusahaan Daerah Bhukti Mukti Bhakti di bawah Pemkab Bangli. (merdeka.com/Arie Basuki)
Pekerja merawat solar cell di Pembangkit Listrik Tenga Surya (PLTS) 1 MWp, Bangli, Bali, Selasa (31/8/2021). PLTS 1 MWp ini dikelola secara mandiri oleh BUMD Perusahaan Daerah Bhukti Mukti Bhakti di bawah Pemkab Bangli. (merdeka.com/Arie Basuki)

Pembangkit Listrik Tenaga Air

Macam pembangkit listrik yang pertama adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Energi air atau disebut dengan hydropower, merupakan macam sumber energi yang dihasilkan dari kekuatan air. Untuk menghasilkan energi ini biasanya dilakukan dengan membuat bendungan untuk menampung air.

Air dalam bendungan tersebut kemudian digabungkan dengan pipa air yang diarahkan menuju turbin. Makin banyak air yang mengalir pada turbin, energi yang dihasilkan akan makin besar. Jadi, energi jenis ini sangat bergantung pada pasokan air yang ada. Pada umumnya, macam pembangkit listrik ini dipasang tepat di sebelah sumber air yang cukup besar seperti bendungan, waduk, atau sungai dengan aliran air yang cukup deras.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Macam pembangkit listrik berikutnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Tenaga matahari merupakan energi yang tak terbatas. Energi ini juga bisa digunakan sebagai sumber tenaga listrik. Hanya saja perlu biaya yang mahal untuk bisa membangun reaktornya. Faktor cuaca juga menjadi salah satu hambatannya.

Berbeda dengan sumber alam seperti batu bara dan minyak yang diperkirakan dapat habis, tenaga matahari terbilang tidak bisa habis. Sudah lama matahari digunakan sebagai sumber utama penghasil energi di bumi. Umum dikenal dengan tenaga surya, macam energi ini digunakan manusia untuk menghasilkan listrik di samping tenaga-tenaga lainnya seperti air, angin, uap, juga nuklir.

Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Pembangkit Listrik Tenaga Angin merupakan macam pembangkit listrik selanjutnya. Angin merupakan salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, dan sedang dikembangkan di beberapa negara. Indonesia memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar, di antaranya energi angin dan panas bumi. Namun, saat ini pemanfaatannya belum optimal.

Beberapa proyek pembangkit tenaga angin dibangun di Indonesia, di antaranya di Sulawesi Selatan. Pembangkit tersebut diantaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap 75 Mega Watt (Mega Watt/MW).

Macam Pembangkit Listrik dan Cara Kerjanya

PT Pertamina Gothermal Energy (PGE) menambah satu Wilayah Kerja (WK) Geothermal dalam rangka meningkatkan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sehingga saat ini PGE mengoperasikan 15 WK. Dok Pertamina
PT Pertamina Gothermal Energy (PGE) menambah satu Wilayah Kerja (WK) Geothermal dalam rangka meningkatkan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sehingga saat ini PGE mengoperasikan 15 WK. Dok Pertamina

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Macam pembangkit listrik selanjutnya adalah panas bumi. Indonesia menjadi negara terbesar kedua penghasil listrik energi panas bumi di dunia, menyalip Filipina dengan kapasitas PLTP 1.600 MW.

Pengamat ekonomi James Adam mengatakan Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur menjadi kota yang layak untuk dikembangkan sebagai pusat sumber daya energi terbarukan terutama panas bumi. Sebab, Flores ini memiliki 16 titik potensi panas bumi yang tersebar.

Flores juga telah ditetapkan sebagai Pulau Panas Bumi, karena pulau itu berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber listrik maupun sumber non listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Tenaga uap merupakan macam pembangkit listrik berikutnya. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menggunakan energi uap dari hasil kinerja pompa air yang akan berkumpul dengan batu bara serta minyak.

Hasil pemanasan yang bertujuan untuk mendapatkan suhu tinggi tersebut kemudian dibakar dan disemprotkan menjadi energi uap. Energi uap tersebut lantas akan menggerakkan turbin hingga berkumpul dan berpotensi untuk menjadi energi listrik yang disimpan pada generator.

Namun, sebenarnya macam pembangkit listrik yang satu ini kurang dapat disebut sebagai penghasil energi listrik yang ramah lingkungan. Sebab, uap yang dihasilkan cukup berbahaya apabila terhirup oleh manusia.

Macam Pembangkit Listrik dan Cara Kerjanya

Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Sambera berkapasitas 2x20 Mega Watt (MW). (Agustina Melani/Liputan6.com)
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Sambera berkapasitas 2x20 Mega Watt (MW). (Agustina Melani/Liputan6.com)

Pembangkit Listrik Tenaga Gas

Macam pembangkit listrik berikutnya memanfaatkan bahan bakar fosil sebagai sumber energi, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Gas. Beberapa bahan bakar fosil yang digunakan antara lain minyak, batu bara, hingga gas alam. Bahan bakar fosil tersebut kemudian dibakar bersama dengan gas dalam pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

Hasil dari pembakaran tersebut kemudian disaring melalui filter udara khusus agar dapat masuk dan menggerakkan turbin atau generator. Sumber energi berupa gas tersebut diklaim memiliki tekanan yang cukup kuat dalam menggerakkan turbin yang kemudian diubah menjadi energi listrik yang besar pula.

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

Macam pembangkit listrik berikutnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Pembangkit listrik ini membutuhkan bahan bakar solar untuk menggerakkan turbin. Setelah mampu bergerak menggunakan bahan bakar solar, maka mesin diesel akan memproduksi energi murni yang mekanis untuk menggerakkan turbin generator hingga menghasilkan daya listrik.

Namun, solar merupakan bahan bakar yang tidak dapat diperbarui serta cukup membutuhkan biaya yang tinggi. Jadi, pembangkit listrik ini sudah agak jarang digunakan karena biaya operasional yang cukup tinggi dan tidak ramah lingkungan.

Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang

Macam pembangkit listrik yang selanjutnya adalah gelombang. Energi gelombang merupakan pemanfaatan gelombang laut yang pasang. Penggunaannya memang tidak merusak lingkungan, tapi dalam memanfaatkan gelombang ini membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk membangun reaktornya. Selain itu juga kecepatan ombak yang tidak stabil juga menjadi salah satu kendala.

Pemerintah Indonesia mulai menaruh perhatian untuk memanfaatkan laut sebagai sumber energi. Hal itu tertuang dalam Peta Potensi Energi Laut 2014 yang telah diluncurkan. Proyek pemanfaatan energi laut tertuang dalam Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional yang telah disetujui oleh DPR menjadi PP. Kebijakan ini mengakomodir pengembangan energi laut melalui pilot percontohan, peluncuran peta energi nasional

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel