8 Manfaat Daun Saga untuk Kesehatan, Atasi Berbagai Penyakit

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Manfaat daun saga untuk kesehatan mungkin belum terlalu banyak diketahui. Daun yang mungkin sering kamu lihat di sekitar rumah ini berukuran kecil, bersirip ganjil, dan memiliki rasa agak manis.

Daunnya dipercaya memiliki kandungan yang baik bagi tubuh sehingga dijadikan ramuan obat tradisional di Indonesia. Sedangkan, berbanding terbalik dengan daunnya, bijinya sangat beracun dan bisa membunuh manusia.Jadi kamu perlu berhati-hati dalam penggunaannya.

Manfaat daun saga untuk kesehatan didapatkan dari berbagai kandungannya. Daun dengan nama latin Abrus precatorius L. ini bisa dikonsumsi dalam bentuk air rebusan, teh, atau suplemen. Manfaat daun saga jika diminum memiliki rasa manis yang menyegarkan.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa tumbuhan ini memiliki senyawa flavonoid (antioksidan), triterpene glycosides, abrin, dan alkaloids. Selain itu, daun saga juga punya efek antibakteri.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (16/11/2020) tentang manfaat daun saga untuk kesehatan.

Mengatasi Sariawan dan Meredakan Panas Dalam

Ilustrasi Sariawan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Sariawan Credit: pexels.com/pixabay

Mengatasi Sariawan

Manfaat daun saga yang pertama adalah untuk mengobati sariawan. Sariawan tentunya dapat mengganggu aktivitas makan dan berbicara kamu. Untuk itu, kamu bisa mengatasinya dengan daun saga. Khasiat ini berasal dari beberapa bahan aktif abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metilnya.

Cara menerapkannya mudah saja, ambil daun saga yang sudah dikeringkan di bawah sinar matahari. Kunyah daunnya, tapi jangan ditelan.

Selain itu, kamu juga bisa membuat obat kumur alami dengan air rebusan daun saga. Rebus 10 gram daun saga dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Saring dan gunakan air rebusan 2-3 kali sehari.

Meredakan Panas Dalam

Selain sariawan, manfaat daun saga juga dapat meredakan panas dalam. Walaupun bukan tergolong masalah kesehatan berat, saat mengalami kondisi ini tentunya kamu akan merasakan kurang nyaman.

Untuk meredakan panas dalam, ambil sekitar 10-15 daun saga dan cuci bersih. Rebus daun saga dengan 2 gelas air, dan ambil setengah dari air yang tersisa. Tunggu sampai dingin, saring, kemudian bisa diminum.

Mencegah Diabetes, Meredakan Batuk, dan Memiliki Sifat Anti bakteri

ilustrasi batuk/freepik
ilustrasi batuk/freepik

Mencegah Diabetes dan Kanker

Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh daun saga membuatnya mempunyai berbagai khasiat yang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Antioksidan sejak lama dikenal mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh yang biasanya menyebabkan penyakit kanker dan diabetes.

Meredakan Batuk

Manfaat daun saga untuk meredakan batuk didapat dari sifat antitusifnya. Antitusif adalah obat yang menekan batuk. Antitusif dianggap bekerja dengan menghambat daerah koordinasi untuk batuk yang terletak di batang otak, mengubah lengkung refleks batuk.

Air rebusan daun saga memiliki rasa manis yang bisa melegakan tenggorokan. Minum air rebusan daun saga atau teh daun saga dapat membantu meredakan batuk dan gejala tidak menyenangkan lainnya seperti tenggorokan gatal dan suara serak.

Memiliki Sifat Anti bakteri

Daun saga juga memiliki sifat anti bakteri yang dapat mencegah infeksi penyakit. Dalam sebuah penelitian, daun saga diketahui mengandung senyawa saponin. Kandungan senyawa tersebut berkhasiat sebagai antibakteri pada kadar 0,09%.

Mengatasi Diare, Meningkatkan Nafsu Makan, dan Mengatasi Sakit Perut

Diare (sumber foto: pixabay)
Diare (sumber foto: pixabay)

Mengatasi Diare

Manfaat daun saga juga digunakan untuk mengatasi diare. Sifat antioksidan dan anti bakteri pada daun saga dinilai membantu mengatasi diare. Rebusan daun dan batang saga diketahui bisa mengatasi diare dan masalah pencernaan lainnya.

Meningkatkan Nafsu Makan

Kamu juga bisa mengandalkan manfaat daun saga untuk meningkatkan nafsu makan. Daun saga mengandung vitamin B yang berfungsi membantu menambah nafsu makan.

Mengatasi Sakit Perut

Dalam pengobatan tradisional Afrika Timur, orang-orang di sana mengatasi sakit perut dengan daun saga yang diolah menjadi jus atau dimakan langsung. Namun, sakit perut biasanya dapat diatasi dengan minum air putih yang cukup untuk melancarkan dan mengeluarkan racun lewat BAB, serta istirahat.