8 Manfaat Jalankan Puasa Senin Kamis

·Bacaan 3 menit

VIVA – Selain puasa Ramadhan yang hukumnya wajib, ada beberapa puasa sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan dalam agama Islam. Salah satunya adalah puasa yang dikerjakan setiap hari Senin dan Kamis atau biasa disebut puasa Senin Kamis.

Tidak hanya mendatangkan banyak pahala, puasa Senin Kamis juga memiliki banyak manfaat. Berikut beberapa manfaat yang didapat jika mengerjakan puasa Senin Kamis, dihimpun VIVA dari berbagai sumber.

1. Menyingkirkan kebiasaan buruk

Karena kamu berpuasa di siang hari, itu adalah waktu yang tepat untuk membuang kebiasaan buruk untuk selamanya. Misalnya, merokok dan makanan manis tidak boleh dikonsumsi selama berpuasa dan secara tidak langsung membentuk tubuh untuk beradaptasi menjalani kebiasan yang lebih baik.

Kemampuan puasa untuk membantu menghentikan kebiasaan buruk begitu penting, sehingga National Health Service Inggris merekomendasikannya sebagai waktu yang ideal ini untuk melepas kebiasaan merokok.

2. Menurunkan kolesterol

Tim ahli jantung di Uni Emirat Arab (UEA) menemukan, orang yang berpuasa memiliki efek positif pada profil lipid mereka, yang berarti ada pengurangan kolesterol dalam darah.

Kolesterol rendah diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko menderita penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. Terlebih lagi, jika kamu mengikuti diet sehat selama berpuasa, kadar kolesterol yang baru diturunkan ini seharusnya mudah dipertahankan.

3. Penurunan nafsu makan

Salah satu masalah utama dengan diet mode ekstrem adalah berat badan yang mudah naik kembali. Tapi, berbeda dengan puasa. Pegurangan makanan selama berpuasa membuat perut menyusut secara bertahap, yang berarti membuat perut kenyang lebih cepat.

4. Detoksifikasi

Berpuasa juga berfungsi sebagai detoksifikasi yang luar biasa bagi tubuh. Dengan tidak makan atau minum sepanjang hari, tubuh akan diberi kesempatan langka untuk mendetoksifikasi sistem pencernaan.

Ketika tubuh mulai makan, tubuh akan menghasilkan cadangan lemak untuk menghasilkan energi. Efek lainnya juga akan membakar semua racun berbahaya yang mungkin ada dalam timbunan lemak. Dengan begitu, puasa merupakan batu loncatan yang sempurna untuk gaya hidup sehat yang konsisten.

5. Mengontrol gula darah

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat mengontrol gula darah, yang bisa sangat berguna bagi mereka yang berisiko diabetes. Sementara itu, ulasan lain menemukan, puasa sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori dalam mengurangi resistensi insulin.

Mengurangi resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh kamu terhadap insulin. Ini memungkinkannya untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke sel-sel kamu lebih efisien. Selain itu, penurunan gula darah saat puasa, bisa membantu menjaga gula darah tetap stabil dan mencegah lonjakan kadar gula darah kamu.

6. Memerangi peradangan\

Meski peradangan akut adalah proses kekebalan normal yang digunakan untuk membantu melawan infeksi, peradangan kronis dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dan membantu meningkatkan kesehatan.

Penelitian lain juga menemukan, puasa dapat menurunkan beberapa tanda peradangan dan mungkin berguna dalam mengobati kondisi peradangan, seperti multiple sclerosis.

7. Meningkatkan kesehatan jantung

Penyakit jantung dianggap sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia. Mengubah pola makan dan gaya hidup adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian mengungkap, memasukkan puasa ke dalam rutinitas, mungkin sangat bermanfaat dalam hal kesehatan jantung.

Satu studi kecil mengungkapkan, puasa selama 8 minggu bergantian, dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida (LDL), masing-masing sebesar 25 persen dan 32 persen.

Puasa sering juga sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah dan dapat membantu menurunkan tekanan darah.

8. Meningkatkan fungsi otak

Meskipun penelitian sebagian besar terbatas pada hewan, beberapa penelitian telah menemukan puasa dapat memiliki efek yang kuat pada kesehatan otak.

Satu studi pada tikus menunjukkan, mempraktikkan puasa intermiten selama 11 bulan dapat meningkatkan fungsi dan struktur otak. Penelitian pada hewan lain juga melaporkan, puasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan pembentukan sel-sel saraf untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif. Karena puasa juga dapat membantu meredakan peradangan, itu juga bisa membantu mencegah gangguan neurodegeneratif.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel