8 Partai Calon Peserta Pemilu Daftar di Hari Pertama, KPU Periksa Kelengkapan Dokumen

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan, pada hari pertama pendaftaran calon peserta Pemilu 2024, Senin (1/8) sudah ada delapan partai politik yang melakukan pendaftaran.

Kedelapan partai tersebut yakni, PKP, PDIP, Perindo, NasDem, PBB, PKS, PRIMA, dan Partai Reformasi.

"Jadi Alhamdulillah saat ini sudah ada delapan parpol hadir ke KPU mendaftarkan diri sebagai calon peserta pemilu 2024," kata Hasyim, saat diwawancarai di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (1/8).

Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan, saat ini tim KPU tengah melakukan pemeriksaan syarat dokumen yang diserahkan oleh kedelapan partai yang mendaftar pada hari ini. Dalam pemeriksaan tersebut, Hasyim menyebut kategori pemeriksaan hanya ada dua yakni lengkap dan belum lengkap.

"Dari tim parpol tersebut bersama-sama tim dari KPU melakukan pemeriksaan kategorinya hanya lengkap atau belum lengkap. Jadi yang diperiksa kelengkapan dokumen persyaratan," jelasnya.

"Ini proses sedang berjalan untuk proses pemeriksaan parpol yang hari ini pagi tadi delapan partai sudah mendaftar ke KPU," sambung Hasyim.

Kemudian, kata Hasyim, setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, KPU akan menerbitkan berita acara yang menerangkan hasil dari pemeriksaan.

"Nanti kalau sudah lengkap KPu akan menerbitkan berita acara yang menyatakan dokumen persyaratan sudah lengkap dan dinyatakan didaftar dan dilampiri dengan buktinya apa saja dokumen yang sudah lengkap tersebut," papar Hasyim.

Bagi partai yang dinyatakan belum lengkap pada berita acara tersebut, pihaknya akan memberikan waktu untuk melengkapi dokumen hingga 14 Agustus 2022, pukul 24.00 WIB.

"Bagi yang belum lengkap masih ada kesempatan sampai 14 Agustus 2022, pukul 24.00 WIB malam untuk melengkapinya," ucapnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel