8 Pasien Covid-19 di Bangkalan Meninggal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur (Jatim) merilis data kumulatif perkembangan situasi Covid-19 di Bangkalan.

Pada Kamis 10 Juni kemarin, terdapat penambahan delapan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

"Benar, ada penambahan delapan pasien meninggal dunia, totalnya menjadi 200 orang," ujar Kadiskominfo Jatim, Benny Sampirwanto, Jumat (11/6/2021).

Selain kasus meninggal dunia, lanjut Benny, Kabupaten Bangkalan juga ketambahan 75 pasien positif Covid-19, sehingga totalnya menjadi 2.054 orang.

Benny juga mengungkapkan, sedangkan pasien sembuh Covid-19 ada penambahan lima orang dan totalnya kini menjadi 1.526 pasien.

"Untuk kasus aktif di Kabupaten Bangkalan juga ada penambahan yaitu 62 kasus sehingga totalnya menjadi 328 kasus aktif," ucapnya.

Layanan KTP Tutup

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bangkalan, menutup sementara layanan perekaman KTP elektronik di kantornya dan Mal Pelayanan Publik setempat seiring melonjaknya kasus COVID-19 di wilayah itu.

"Penutupan ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 mengingat penyebaran virus corona di Bangkalan sangat mengkhawatirkan," kata Kepala Dispendukcapil Bangkalan H. Zakaria di Bangkalan, Rabu, 9 Juni 2021.

Ia menjelaskan penutupan layanan hanya pada perekaman KTP-e, sedangkan jenis pelayanan lainnya tetap berjalan, seperti legalisasi KTP dan pembuatan akta kelahiran.

Saksikan video pilihan di bawah ini: