8 Pendingin Ruangan Selain AC yang Hemat Energi, Hemat Listrik

·Bacaan 8 menit
8 Pendingin Ruangan Selain AC yang Hemat Energi, Hemat Listrik
8 Pendingin Ruangan Selain AC yang Hemat Energi, Hemat Listrik

RumahCom – Saat cuaca panas, jangan sampai otak ikut memanas! Kondisi ruangan yang sejuk tentu akan membantu mendinginkan pikiran dengan lebih tenang. Berdasarkan hasil Consumer Reports, lebih dari 75% rumah di Amerika Serikat (AS) menggunakan Air Conditioner (AC) sebagai pendingin ruangan, sementara 90% rumah baru dilengkapi dengan AC sentral.

Kendati demikian, tahukah Anda bahwa penggunaan AC bisa memakan sekitar 13% dari tagihan listrik tahunan? Oleh karenanya, penting untuk memilih unit yang tepat. AC yang terlalu kecil akan kesulitan mendinginkan ruangan. Sedangkan yang terlalu besar justru mendinginkan ruangan dengan sangat cepat sebelum menghilangkan cukup kelembaban.Tentunya Anda tak ingin ruangan jadi sekedar dingin dan lembab bukan?

Beruntung, saat ini ada berbagai pilihan untuk tetap membuat ruangan sejuk tanpa AC. Lewat artikel kali ini, Rumah.com akan membeberkan 8 pendingin ruangan selain AC yang hemat energi sekaligus hemat listrik. Apa saja?

  1. Pendingin Ruangan Seperti AC Ruangan dan AC Portabel Boros?
    1. Kekurangan AC Ruangan
    2. Kekurangan AC Portabel

  2. 8 Pendingin Ruangan Selain AC yang Hemat Energi, Hemat Listrik
    1. Air Cooler
    2. Kipas Angin
    3. Exhaust Fan
    4. Cooling Pack
    5. Tanaman
    6. AC Buatan
    7. Ventilating Fan
    8. Air Curtain

  3. Tips Bikin Ruangan di Rumah Sejuk Tanpa AC

9 Ide Dekorasi Kamar yang Simpel dan Bikin Keren
9 Ide Dekorasi Kamar yang Simpel dan Bikin Keren

Tips Rumah Dan Apartemen

9 Ide Dekorasi Kamar yang Simpel dan Bikin Keren

1. Pendingin Ruangan Seperti AC Ruangan dan AC Portabel Boros?

Saat ini ada dua tipe AC yang paling populer digunakan yakni AC Portable dan AC ruangan. Foto: Business Insider
Saat ini ada dua tipe AC yang paling populer digunakan yakni AC Portable dan AC ruangan. Foto: Business Insider

Saat ini ada dua tipe AC yang paling populer digunakan yakni AC Portable dan AC ruangan. Foto: Business Insider

Tinggal di wilayah dengan iklim tropis dan tingkat polusi yang tinggi seperti Indonesia, memang punya tantangan khusus dalam perawatan rumah. Salah satu sistem yang membutuhkan perhatian khusus adalah unit AC. Mengutip Expat, kehadiran AC sebagai pendingin ruangan di rumah memang terbukti membantu memberikan kenyamanan di iklim tropis yang panas dan lembab.

Meski begitu, Anda juga perlu tahu kalau AC juga merupakan peralatan yang paling mahal untuk dioperasikan dalam hal tagihan listrik. Jadi kalau berencana untuk menyalakan semua AC pada saat yang bersamaan, pastikan juga dapat menampung jumlah konsumsi listrik dengan kesesuaian daya. Kalau tak mencukupi, Anda pun jadi mempertimbangkan untuk menambah kapasitas daya. Ingat, penambahan kapasitas daya sama artinya dengan akan menghadapi tagihan listrik yang makin tinggi!

Saat ini ada dua tipe AC yang paling populer digunakan yakni AC Portable dan AC ruangan. Kalau Anda membutuhkan pendingin ruangan yang sifatnya permanen, AC portabel ini harganya cenderung lebih mahal, dan listriknya sedikit agak boros dibandingkan jenis lainnya. Perawatannya juga harus lebih telaten karena bak penampungan air dan embun pada AC portabel harus dicek secara berkala. Jangan lupa harus segera dibuang kalau sudah penuh.

Sementara untuk memasang AC ruangan, Anda memerlukan instalasi yang tepat sebab tidak bisa dipindahkan begitu saja dari letak awalnya. Kecuali anda mau membongkarnya terlebih dahulu. Lebih lanjut mengenai AC portabel dan AC ruangan, simak ulasannya di bawah ini.

1. Kekurangan AC Ruangan

AC ruangan biasanya menjadi opsi mendinginkan tanpa harus membongkar dinding untuk memasang saluran udara seperti saat memasang AC sentral. Model ini juga sebetulnya melakukan pendinginan yang lebih baik dan suaranya tidak bising.

Tapi memang unit ini lebih mahal dibandingkan dengan portabel, tapi lebih murah dibandingkan dengan AC sentral jika hanya mendinginkan beberapa ruangan. Namun jika Anda ingin mendinginkan sebagian besar rumah, sistem AC sentral bisa jadi pilihan yang lebih hemat biaya.

2. Kekurangan AC Portabel

Model portabel ternyata hasilnya tidak sebaik yang diklaim produsen, lho! Ditambah harganya mahal dan mengkonsumsi lebih banyak energi. Tak hanya itu, karena komponennya berada di dalam ruangan, mereka cenderung lebih berisik daripada jenis sistem AC lainnya dan biasanya cocok untuk ruangan berukuran di bawah 500 kaki persegi.

Banyak yang menggunakan AC portabel untuk pendingin ruang sementara. Di samping itu, nama portabel yang disematkan rasanya kurang sesuai. Pasalnya, bobot AC ini mencapai 50 hingga 80 pon, sehingga membuat mereka tidak praktis.

Tip Rumah

Riset EnergyStar mencatat bahwa 13% dari tagihan listrik rumah tangga tahunan dihabiskan untuk pendingin ruangan seperti AC. Oleh karena itu, penting untuk memilih unit yang tepat sebelum membeli.

2. 8 Pendingin Ruangan Selain AC yang Hemat Energi, Hemat Listrik

Mau pakai pendingin ruangan yang tak menyebabkan tagihan listrik di rumah membengkak? Foto: Pinterest
Mau pakai pendingin ruangan yang tak menyebabkan tagihan listrik di rumah membengkak? Foto: Pinterest

Mau pakai pendingin ruangan yang tak menyebabkan tagihan listrik di rumah membengkak? Foto: Pinterest

Selama periode work from home, kondisi nyaman di rumah jadi syarat mutlak. Sayangnya, kondisi cuaca yang terik pada siang hari jadi sangat mengganggu dan tidak bisa konsentrasi melakukan pekerjaan. Istirahat pun jadi tidak nyaman kalau suhu ruangan terlalu panas.

Anda pun jadi terpikirkan untuk membeli Air Conditioner (AC) tapi takut kalau tagihan listrik di rumah membengkak pada akhir bulan. Jadi, opsi yang pas adalah menghadirkan kesejukan dengan pendingin ruangan yang rendah konsumsi listrik. Apa saja kira-kira?

1. Air Cooler

Udara yang dihasilkan oleh air cooler, terasa lebih sejuk dan dingin dibandingkan dengan kipas angin. Karena menggunakan sistem uap air, udara yang dihasilkan oleh air cooler menjadi lembab. Hal ini sangat cocok bagi Anda yang merasa ruangan di rumah terasa panas dan pengap, karena air cooler bisa menurunkan suhu udara di dalam ruangan.

Dari sisi konsumsi listrik, daya air cooler tidak sebesar AC. Bahkan ada beberapa air cooler yang pemakaian dayanya hampir sama dengan kipas angin, yakni hanya 60 watt saja.

2. Kipas Angin

Biasanya kipas angin menjadi opsi paling mudah didapatkan sebagai pengganti Air Conditioner (AC). Terlebih kipas angin bisa diletakkan di mana saja tanpa harus melewati proses instalasi yang rumit seperti AC.

Banyak juga yang memilihnya dengan alasan untuk menghemat listrik. Namun tak dipungkiri kadang kala ruangan yang sudah dipasang kipas angin masih saja terasa panas.Hal ini sangat lumrah, karena fungsi kipas angin hanya memutar udara di dalam ruangan.

3. Exhaust Fan

Exhaust fan berfungsi untuk mempercepat sirkulasi udara di dalam rumah. Cara kerjanya yaitu dengan menghisap udara yang ada di dalam ruang dan selanjutnya udara tersebut dibuang ke luar ruangan. Pada saat membuang udara ke luar, alat tersebut juga menarik udara segar dari luar ruangan.

Penggunaan exhaust fan juga menjadi kebutuhan mendesak pada ruang dengan sistem sirkulasi udara yang kurang memadai. Berbeda dengan kipas angin yang hanya bisa bekerja memutar udara yang ada di sekitarnya, tetapi tidak bisa mengusir udara panas di dalam ruang. Daya yang digunakan untuk memasang exhaust fan pun sama dengan kipas angin, yaitu 40 watt. Alat exhaust fan juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan AC.

4. Cooling Pack

Sudah menyalakan kipas angin tapi hawa masih terasa panas? Coba tambahkan cooling pack! Bentuknya seperti bantal leher yang bisa dipasang di kipas angin. Namun, Anda harus membekukannya terlebih dahulu di dalam freezer selama kurang lebih 4 jam. Setelahnya, pasang ke bagian belakang kipas angin, sehingga angin yang keluar jadi lebih dingin seperti air cooler.

5. Tanaman

Sudah jadi rahasia umum kalau tanaman punya fungsi penghijauan yang bisa menyejukkan ruangan. Ada banyak tanaman yang bisa dipilih. Misalnya lidah mertua, yang dapat ditempatkan di kamar tidur untuk melepaskan oksigen di malam hari.

6. AC Buatan

AC buatan juga bisa direalisasikan dengan konsep pendingin ruangan yang menghembuskan udara ataupun bahan pendinginke udara bebas. Sehingga akan tercipta hembusan yang memiliki suhu rendah layaknya hembusan dari alat konvensional yang sudah dikenal seperti AC.

Pada dasarnya, prinsip kerja pendingin ruangan sederhana yaitu es dan air dingin diletakkan dalam box styrofoam. Udara dingin lalu dihembuskan keluar oleh kipas yang dihadapkan ke dalam box styrofoam. Satu-satunya lubang yang merupakan lubang keluar akan mengalirkan udara dingin yang dihembuskan kipas keluar boks, sehingga mampu menjadi pendingin udara buatan.

7. Ventilating Fan

Mirip dengan exhaust fan, ventilating fan selain bisa menyerap panas dalam ruangan, juga mampu menarik udara dari luar masuk ke dalam. Patut dicoba!

8. Air Curtain

Air curtain memang tidak umum digunakan di rumah dan lebih sering di tempat ramai atau gedung-gedung pusat perbelanjaan. Kendati demikian, bukan tidak memungkinkan untuk alat ini dipasang di rumah. Terlebih, saat ini banyak model air curtain yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan hunian.

Di sisi lain, fungsi alat ini juga dibutuhkan rumah karena makin kotornya udara di luar rumah. Air curtain sendiri biasanya berupa kipas linear yang ditempatkan di atas pintu. Jika udara di rumah cukup sejuk, maka angin kencang yang dihembuskan air curtain akan menjaga kesejukan itu supaya tidak keluar rumah. Alhasil, rumah pun bisa tetap sejuk meski tidak menggunakan pendingin udara khusus seperti AC.

Jadi, sudah tahu kan kalau pendingin ruangan bukan hanya AC saja? Ada banyak pilihannya dan tentu saja lebih hemat energi dan hemat listrik. Mau punya rumah yang di kawasan yang udaranya masih sejuk dan berudara segar? Cek pilihan rumahnya di Cisauk dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

9. Tips Bikin Ruangan di Rumah Sejuk Tanpa AC

Menutup tirai dan memasang tirai anti tembus pandang bisa menjadi solusi pendingin ruangan tanpa AC. Foto: Pinterest
Menutup tirai dan memasang tirai anti tembus pandang bisa menjadi solusi pendingin ruangan tanpa AC. Foto: Pinterest

Menutup tirai dan memasang tirai anti tembus pandang bisa menjadi solusi pendingin ruangan tanpa AC. Foto: Pinterest

Saat musim kemarau atau panas tiba, Anda pasti tergoda untuk menyalakan AC. Eits, jangan buru-buru memutuskan demikian. Sebab ada banyak cara untuk melindungi rumah Anda dari panas tanpa menghabiskan tagihan listrik Anda. Simak tipsnya seperti dilansir Huffington Post.

  • Tutup Tirai

Sederhana bukan? Anda perlu mengetahui kalau hingga 30% panas yang tidak diinginkan berasal dari jendela, dan menggunakan tirai dapat menghemat hingga 7% tagihan dan menurunkan suhu dalam ruangan hingga 20 derajat. Terutama dengan jendela yang menghadap ke selatan dan barat.

  • Tirai Anti Tembus Pandang

Tirai berwarna netral dengan alas plastik putih diyakini mampu mengurangi panas yang didapat hingga 33%.

  • Hidupkan Kipas Angin

Menyalakan kipas angin alih-alih menyalakan AC pun bisa jadi solusi pendingin ruangan. Anda bisa tambahkan mangkuk dengan es batu atau yang sama dinginnya. Lalu letakkann pada sudut di depan kipas angin besar sehingga udara melepaskan es dalam keadaan ekstra dingin dan berkabut.

  • Tukar Seprai

Mengganti seprei tempat tidur juga bisa jadi cara yang bagus untuk menjaga tetap sejuk. Pilih bahan seperti katun yang menyerap keringat dan tetap sejuk.

  • Atur Kipas Gantung

Anda mungkin tidak menyadari kalau kipas angin gantung bisa diatur bergerak berlawanan arah jarum jam dengan kecepatan yang lebih tinggi. Sehingga aliran udara kipas akan menciptakan efek angin sejuk yang akan membuat ruangan terasa lebih sejuk.

Ruangan sempit kecil dapat disiasati agar terlihat luas dengan 6 pilihan warna cat ini. Yuk, simak video selengkapnya!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya