8 Penyebab Biduran Malam Hari, Kenali Pemicunya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab biduran malam hari bisa mengganggu tidur. Biduran adalah kondisi ruam kulit merah dengan bentol dan disertai rasa gatal. Dalam kebanyakan kasus, biduran disebabkan oleh reaksi alergi terhadap obat atau makanan atau reaksi terhadap iritasi di lingkungan.

Biduran bisa terjadi atau lebih terasa parah di malam hari. Penyebab biduran malam hari ini tentunya bisa menurunkan kualitas tidur. Banyak penderita biduran lebih terganggu oleh rasa gatalnya di malam hari.

Penyebab biduran malam hari sama seperti penyebab biduran secara umum. Penyebab biduran malam hari juga bisa dipicu oleh reaksi alami tubuh. Beberapa faktor bisa meningkatkan penyebab biduran di malam hari. Jika biduran tak kunjung hilang dan terus terjadi pada malam hari, penting memeriksakannya ke dokter.

Berikut penyebab biduran malam hari, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu(21/07/2021).

Reaksi alami tubuh

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Bagi kebanyakan orang, mekanisme alami bisa menjadi penyebab gatal dan biduran malam hari. Fungsi kulit seperti pengaturan suhu, keseimbangan cairan, dan perlindungan penghalang berubah di malam hari. Misalnya, suhu tubuh dan aliran darah ke kulit meningkat di malam hari, menghangatkan kulit. Biduran bisa dipicu oleh kenaikan suhu.

Perubahan hormon juga berperan dalam penyebab biduran malam hari. Pada malam hari, tubuh melepaskan lebih banyak sitokin, yang meningkatkan peradangan. Sementara itu, produksi kortikosteroid – hormon yang mengurangi peradangan – melambat.

Reaksi alergi

Ilustrasi gatal (sumber: iStock)
Ilustrasi gatal (sumber: iStock)

Salah satu penyebab utama biduran adalah reaksi alergi. Penyebab biduran malam hari kadang dipicu oleh alergen. Alergen adalah sesuatu yang menghasilkan reaksi alergi. Ketika reaksi alergi terjadi, tubuh melepaskan protein yang disebut histamin. Ketika histamin dilepaskan, pembuluh darah kecil yang dikenal sebagai kapiler bocor. Cairan menumpuk di kulit dan menyebabkan ruam.

Orang yang memiliki alergi lebih mungkin mengalami biduran. Alergen biasanya berupa makanan, bulu hewan, serbuk sari, tungau, atau obat-obatan. Kasus biduran ringan yang disebabkan oleh alergi biasanya diobati dengan obat alergi jangka panjang atau pendek dan menghindari pemicunya.

Makanan

Ilustrasi seafood. (Photo by Frank Vessia on Unsplash)
Ilustrasi seafood. (Photo by Frank Vessia on Unsplash)

Mengonsumsi makanan tertentu sebelum tidur bisa jadi penyebab biduran malam hari. Orang yang memiliki alergi makanan bisa mengalami biduran di malam hari jika sebelumnya mengonsumsi makanan alergen. Memilih makanan yang tepat, dan tanpa pengawet bisa menjadi solusi mengurangi resiko biduran di malam hari.

Makanan tertentu bisa jadi alergen pada orang yang memiliki reaksi alergi. Makanan paling umum yang menyebabkan biduran adalah kacang-kacangan, cokelat, ikan, tomat, telur, buah beri segar, kedelai, gandum, dan susu. Makanan segar menyebabkan biduran lebih sering daripada makanan yang dimasak. Aditif dan pengawet makanan tertentu juga bisa menjadi penyebab biduran.

Obat-obatan

Ilustrasi Obat Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Obat Credit: pexels.com/pixabay

Obat-obatan, termasuk beberapa antibiotik dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) bisa menjadi penyebab biduran malam hari. Obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen, ACE inhibitors, dan obat pereda rasa sakit semacam kodein, harus diperhatikan pemakaiannya karena dapat menyebabkan biduran.

Jika Anda mengonsumsi obat-obatan ini di malam hari, biduran bisa saja terjadi. Biduran sering terjadi dalam waktu satu jam setelah minum obat. Biduran akibat konsumsi bahan kimia dalam makanan dan obat-obatan, dapat digolongkan dalam jenis biduran akut atau acute urticarial.

Serangga

Ilustrasi Serangga (iStockphoto)​
Ilustrasi Serangga (iStockphoto)​

Serangga dapat menjadi penyebab biduran malam hari. Kebersihan tempat tidur yang buruk atau kondisi kamar yang kotor bisa mengundang serangga datang. Serangga yang bisa menyebabkan biduran seperti semut, ulat bulu, tungau, kutu, kecoa, dan kotorannya.

Oleh sebab itu, sebelum beranjak tidur penting memeriksa keadaan di sekitar tempat tidur untuk mengurangi resiko adanya serangga pengganggu. Selain itu, menjaga kebersihan diri menjadi solusi mencegah biduran di malam hari.

Suhu panas

ilustrasi tidur | unsplash.com/@all_who_wander
ilustrasi tidur | unsplash.com/@all_who_wander

Suhu panas pada malam hari bisa menjadi penyebab biduran malam hari. Pada beberapa orang, kenaikan suhu dapat menghasilkan histamin kimia, mirip dengan apa yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh melawan alergi. Histamin melebarkan pembuluh darah dan menyebabkan pembengkakan.

Biduran yang disebabkan suhu panas berbeda dengan biang keringat. Biduran ditandai dengan gatal-gatal atau pembengkakan lebih dalam di kulit, sedangkan ruam biang keringat terdiri dari bintik-bintik merah kecil di daerah yang terkena.

Suhu dingin

Ilustrasi Tidur Credit: pexels.com/Olive
Ilustrasi Tidur Credit: pexels.com/Olive

Pada malam hari, suhu dingin bisa sangat terasa. Ini juga bisa menjadi penyebab biduran malam hari. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang memiliki alergi dingin.

Biduran yang disebabkan suhu dingin disebut dengan Urtikaria dingin atau cold urticaria. Ini adalah reaksi kulit terhadap dingin yang muncul dalam beberapa menit setelah paparan dingin. Kulit yang terkena mengembangkan kemerahan dan gatal. Urtikaria dingin paling sering terjadi pada orang dewasa muda.

Pakaian ketat

Ilustrasi Tidur (Foto: Unsplash)
Ilustrasi Tidur (Foto: Unsplash)

Gesekan dan tekanan, yang disebabkan oleh pakaian ketat bisa menjadi penyebab biduran malam hari. Pastikan untuk menghindari pakaian ketat saat tidur. Pilihlah untuk mengenakan pakaian yang longgar. Pilih juga pakaian yang terbuat dari katun agar kulit mudah untuk bernapas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel