8 Perubahan dalam Kebiasaan Mengeluarkan Uang di Tengah Pandemi Virus Corona

Fimela.com, Jakarta Pandemi virus Corona saat ini telah mengubah banyak hal dalam kehidupan sehari-hari, terutama kebiasaan mengeluarkan uang. Mulai dari belanja yang impulsif hingga panic buying.

Dilansir dari huffpost.com, Selasa (13/5/2020), berikut ini adalah beberapa perubahan dalam kebiasaan mengeluarkan uang di tengah pandemi virus corona. Penasaran?

1. Mengeluarkan uang karena stres

Tidak heran jika kemudian banyak orang merasa lebih tertekan daripada biasanya. Ada banyak cara mengatasi stres dan sebagian besar orang menggunakan uang.

Sebuah survei menemukan bahwa 35% dari respondennya melakukan pembelian impulsif untuk mengatasi stres selama pandemi virus corona. Di antaranya, hampir setengahnya mengaku bahwa mereka mengeluarkan uang karena stres setidaknya sekali dalam seminggu dan sisanya melakukan pembelian impulsif.

2. Hiburan dan alkohol menjadi setengah dari pengeluaran yang sebenarnya tidak penting

Meskipun kamu jadi lebih sedikit mengeluarkan uang untuk pergi menonton film atau sekedar nongkrong di kafe, namun kemungkinan besar pengeluaran untuk hiburan justru lebih besar.

 

 

3. Aktivitas belanja online meningkat pesat dari tahun lalu

Ilustrasi uang. Sumber foto: unsplash.com/rawpixel.

Banyaknya toko offline yang tutup, sekarang semua orang beralih pada aktivitas belanja online. Dari semua barang-barang yang bisa diakses secara online, makanan paling banyak dicari, diikuti dengan peralatan rumah tangga, kesehatan, kecantikan, perawatan hewan peliharaan, dan bayi.

4. Penjualan hand sanitizer jauh di atas barang-barang lainnya

Satu-satunya yang mengalami penjualan terbesar di tengah pandemi adalah hand sanitizer.

5. Makanan beku adalah yang paling banyak dibeli

Banyak orang yang fokus membeli makanan yang dapat bertahan lama, semenjak adanya pembatasan berskala besar. Makanan beku dianggap sangat membantu membatasi aktivitas keluar rumah untuk membeli bahan makanan.

6. Pengeluaran transportasi turun

ilustrasi finacial planning/copyright Rawpixel

Saat ini, masyarakat jarang menggunakan transportasi umum. Orang-orang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi jika memang harus keluar rumah saat ini.

7. Pembayaran tanpa kontak

Banyak kekhawatiran tentang uang fisik dan potensinya menyebarkan virus Corona. Menjadi kebiasaan baru saat ini, masyarakat beralih pada teknologi untuk mengurangi risiko tersebut.

8. Pembelian barang lokal meningkat

Pemerintah kemudian juga mendorong masyarakat untuk memprioritas belanja barang-barang lokal. Bagaimana menurutmu?

#ChangeMaker