8 Pintu TPU Karet Bivak Ditutup Total, Jangan Ada yang Ziarah

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara kegiatan ziarah kubur saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Berdasar pantauan di salah satu tempat pemakaman umum di Ibu Kota Jakarta yaitu di Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada hari Lebaran pertama ini nampak tidak ada peziarah.

TPU nampak lengang tiada peziarah. Hanya ada perawat makam dan pekerja harian lepas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat di dalam area TPU. Sementara itu, di area luar makam nampak berjaga petugas Pamdal, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta, Polisi serta TNI.

Mereka berjaga dil uar guna mengantisipasi peziarah yang coba ke sana. Nampak pintu masuk ke area TPU ditutup semuanya. Pada tiap pintu dijaga petugas gabungan. Salah seorang petugas Pamdal Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat mengatakan sedikitnya ada 8 pintu masuk-keluar di sana yang seluruhnya ditutup.

"Semua pintu ditutup karena tidak boleh ziarah," ucap petugas Pamdal bernama Muhammad Ridho di lokasi, Kamis 13 Mei 2021.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma melakukan peninjuan ke sana hari ini. Dalam kunjungannya, Dhany mengaku hendak memastikan tidak adanya peziarah datang di TPU Karet Bivak. Kata dia, tidak dapat dipungkiri saat Lebaran banyak pezirah datang bersama sanak saudaranya. Sehingga, hal tersebut dikhawatirkan menimbulkan kerumunan mengingat masih pandemi COVID-19.

"Intinya setiap aktivitas yang berpotensi kerumunan itu yang coba kami pecahkan. Kami siapkan langkah-langkah mencegah kerumunan. Nah, biasanya mau lebaran itu banyak orang yang mau lihat makam sanak family-nya," kata Dhany.

Lebih lanjut Dhany menyebut diperkirakan jika TPU Karet Bivak dibuka secara umum, sebanyak 48.000 orang berpotensi datang ke sana. Pihaknya karena itu memasang spanduk TPU ditutup juga membangun pos penjagaan di semua pintu masuk-keluar TPU. Namun, dia mengatakan yang dilarang hanyalah ziarah. Sedangkan apabila penguburan diperbolehkan namun tidak semua yang mengantar boleh masuk melainkan hanya keluarganya saja.

"Kalau dibuka secara umum kurang lebih ada 48.000 yang berkunjung ke sini (TPU Karet Bivak). Itu berpotensi adanya kerumunan. Alhamdulillah aktivitas di sini tidak ada kerumunan dan itu patut kita syukuri," katanya lagi.