8 Tips Solo Traveling Bagi Pemula, Tetap Aman dan Nyaman

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Kini pergi traveling sendirian atau solo traveling banyak diminati oleh para pelancong pemula. Salah satu alasannya yakni solo traveling tidak membutuhkan janjian dengan teman, bisa langsung berangkat, lebih bebas pilih destinasi, dan lain sebagainya.

Meski banyak yang meminati solo traveling ini, namun tidak sedikit pula orang yang menyangsikan keamanan hal ini. Banyak orang yang merasa kalau solo traveling akan terasa kesepian, takut tersasar, dan rawan menjadi korban kejahatan.

Padahal tentu saja ada cara aman yang bisa Anda ikuti untuk tetap aman selama melakukan solo traveling. Dengan melakukan solo traveling Anda bisa mendapatkan beragam pengalaman berharga seperti halnya untuk belajar lebih mandiri, melatih kemampuan beradaptasi, serta mendapatkan kenalan baru yang tidak terduga sebelumnya.

Bagi Anda yang berminat untuk melakukan solo traveling, maka cara-cara berikut ini bisa Anda terapkan supaya bisa tetap aman selama perjalanan. Dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Rabu (4/10/2020).

Tips solo traveling untuk pemula

Sebelum liburan ke Canberra, siapkan itinerary-mu dengan isi 5 destinasi wisata ini. (foto: shutterstock.com)
Sebelum liburan ke Canberra, siapkan itinerary-mu dengan isi 5 destinasi wisata ini. (foto: shutterstock.com)

1. Lakukan riset destinasi

Hal pertama dan paling utama sebelum memulai solo traveling adalah dengan melakukan riset destinasi. Sebelum memutuskan untuk berangkat, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu mengenai Negara atau daerah yang hendak dikunjungi.

Pastikan pula untuk mencari harga tiket pulang pergi, akomodasi, jarak setiap destinasi wisata dengan penginapan, transportasi, harga tiket tempat wisata, dan lain sebagainya. Agar dapat memudahkan Anda, maka Anda bisa membaca review dari para traveler lain. Kemudian Anda juga dapat bergabung ke forum yang relevan, dan yang terpenting adalah jangan malu atau ragu untuk bertanya kepada traveler yang lebih senior.

2. Budgeting dan Itinerary

Ketika berpergian sendirian, sangat tidak disarankan untuk melakukan tindakan yang impulsif. Sebaiknya Anda merencanakan dengan matang mengenai anggaran dan destinasi yang dituju selama perjalanan nanti.

Dalam itinerary tersebut, sebaiknya Anda membuat rencana secara detail mulai dari awal bangun pagi, waktu siap-siap, perjalanan dari penginapan ke destinasi wisata, kapan harus pindah tempat, kapan waktu untuk makan, ibadah, dan lain sebagainya.

Setelahnya, Anda harus berkomitmen terhadap itinerary yang Anda buat. Bukannya menjadi kaku, namun hal ini dilakukan agar Anda bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang bersifat negatif. Namun, sesekali keluar dari jadwal tentu bukanlah hal yang buruk asalkan tetap aman.

Tips solo traveling untuk pemula

Labuan Bajo dikenal sebagai salah satu surga traveling yang ada di Indonesia. Salah satunya Labuan Bajo
Labuan Bajo dikenal sebagai salah satu surga traveling yang ada di Indonesia. Salah satunya Labuan Bajo

3. Catat Nomor Penting

Salah satu persiapan yang harus Anda lakukan sebelum berangkat solo traveling yakni mencatat nomor-nomor penting yang kira-kira bisa memberikan Anda bantuan jikalau terjadi hal-hal yang tidak terduga. Misalkan saja nomor kerabat di daerah tersebut, polisi, penginapan, rumah sakit, dan lain sebagainya.

Agar lebih aman lagi, sebaiknya nomor-nomor tersebut dicatat di kertas sebagai backup. Sehingga jika Anda kehilangan handphone Anda, bisa tetap menghubungi nomor-nomor penting tersebut tanpa kebingungan.

4. Light Packing

Sebagai seorang solo traveler, tentu saja lebih baik untuk membawa semakin sedikit barang bawaan. Hal ini akan memudahkan Anda ketika nantinya berpindah-pindah kota atau destinasi. Meskipun seringkali koleksi baju sangat menggoda untuk turut dibawa liburan, tapi kita harus mempertimbangkan kembali bahwa selama liburan harus hidup secara praktis.

Bawalah barang-barang penting seperlunya seperti handuk kecil, baju secukupnya, baju dalam, obat-obatan pribadi, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang hanya ingin membawa sedikit baju, tidak perlu khawatir karena sekarang setiap penginapan memiliki tempat untuk mencuci baju atau Anda bisa pergi ke laundry terdekat dan meminta one day service.

Tips solo traveling untuk pemula

Hostel. (priceline.com)
Hostel. (priceline.com)

5. Simpan Uang, ATM, dan Paspor Secara Terpisah

Kejahatan bisa terjadi kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, maka untuk meminimalisir diri kita sebagai korban kejahatan, kita harus melakukan berbagai langkah antisipasi. Selama solo traveling, sebaiknya Anda menempatkan uang, ATM, dan dokumen dalam tempat yang terpisah. Hal ini lantaran jika ditempatkan dalam wadah yang terpisah, membuat Anda lebih aman jikalau mengalami kejadian tak terduga seperti dijambret atau kehilangan tas.

6. Menginap di Hostel

Meskipun menginap di hotel terasa lebih private dan menyenangkan, namun Anda akan sulit menemukan teman baru. Maka, sebaiknya Anda bisa menginap di penginapan berbentuk hostel. Biasanya di hostel Anda dapat menemukan sesama solo traveler dan bisa saling bertukar cerita.

Di hostel memiliki fasilitas seperti tempat tidur dorm berdasarkan jenis kelamin, ruang komunal, dapur, dan lain sebagainya. Di tempat ini, Anda bisa belajar untuk berinteraksi dengan orang baru.

Tips solo traveling untuk pemula

Ilustrasi swafoto, selfie. (Gambar oleh ASSY dari Pixabay)
Ilustrasi swafoto, selfie. (Gambar oleh ASSY dari Pixabay)

7. Pilih Kedatangan Pagi Hari

Keamanan adalah yang utama selama solo traveling. Maka sebaiknya jika Anda tidak mendapatkan jemputan dari penginapan, sebaiknya Anda memilih untuk perjalanan dengan kedatangan di pagi hari atau siang hari di negara atau kota tujuan. Ketika hari masih terang, Anda bisa lebih aman untuk menuju ke penginapan dengan menggunakan taksi online atau transportasi umum.

8. Update Status Media Sosial

Hal ini mungkin terasa sedikit aneh, namun sebaiknya Anda melakukan update di status sosial media Anda selama melakukan kegiatan solo traveling. Jika perlu, sertakan pula lokasinya. Hal ini dilakukan supaya barang kali Anda tiba-tiba tidak dapat dihubungi atau hilang kontak, orang-orang terdekat tahu dimana lokasi terakhir Anda dan orang lain pun bisa membantu mencari. Pastikan pula sebaiknya akun sosial media Anda tidak dalam keadaan private.