8 Tradisi Unik di Perayaan Tahun Baru Imlek, Salah Satunya Buang Sial

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tahun Baru Imlek akan datang sebentar lagi.

Momen ini, paling sering dikaitkan dengan tradisi China. Tahun Baru Imlek adalah hari libur yang dirayakan di seluruh dunia dan merupakan salah satu hari libur terpenting di Asia.

Walaupun tahun ini tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya, tak ada salahnya tetap merayakan dan menikmati Imlek tahun ini dengan suka cita.

Dikutip dari Culture Trip, Rabu (3/2/21), berikut adalah 8 tradisi unik yang biasa dilakukan untuk merayakan Tahun Baru Imlek:

1. Berkumpul dengan Keluarga dan Teman

Seorang wanita berjalan melewati lentera tradisional Tiongkok di sepanjang gang menjelang Tahun Baru Imlek di Beijing, China, 2 Februari 2021. Imlek tahun ini jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. (NOEL CELIS/AFP)
Seorang wanita berjalan melewati lentera tradisional Tiongkok di sepanjang gang menjelang Tahun Baru Imlek di Beijing, China, 2 Februari 2021. Imlek tahun ini jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. (NOEL CELIS/AFP)

Dalam kondisi normal, Tahun Baru Imlek adalah waktu yang tepat untuk pulang ke kampung halaman.

Seperti banyak hari libur lainnya, Tahun Baru Imlek paling baik dihabiskan bersama keluarga dan teman.

Tradisi tersebut sangat penting sehingga perjalanan setiap tahun digembar-gemborkan sebagai 'migrasi manusia terbesar di dunia'.

Pada 2019, diperkirakan 3 miliar perjalanan akan dilakukan selama musim liburan.

Makan malam reuni keluarga juga mencakup ritual pemujaan leluhur yang menghubungkan sejarah liburan selama 3.800 tahun hingga saat ini.

Dalam kondisi pandemi COVID-19, sebaiknya Anda berkumpul melalui virtual untuk menghindari pemaparan virus COVID-19 kepada orang-orang tersayang.

2. Cerahkan Hari dengan Warna

Ilustrasi Tahun Baru Imlek 2020 | unsplash.com/@good_citizen
Ilustrasi Tahun Baru Imlek 2020 | unsplash.com/@good_citizen

Saat dekat-dekat Tahun Baru Imlek, dekorasi merah tua menghiasi setiap jalan, etalase, dan rumah.

Terkait dengan kekayaan dan keberuntungan, dekorasi merah digantung untuk menangkal Nian - monster seperti singa yang takut dengan warna merah, menurut mitologi China.

Di beberapa bagian Tiongkok, di mana hari libur tersebut disebut Festival Musim Semi, rangkaian bunga cerah dan pohon buah-buahan juga menerangi rumah dan jalan.

Bunga persik dan aprikot memiliki makna khusus untuk perayaan Tết di Vietnam.

3. Bagi-Bagi Angpao

Angpao berasal dari bahasa Mandarin yang berarti amplop merah. (dok. Instagram @ringan_tulungagung/https://www.instagram.com/p/BtPqmyWBgvk/Esther Novita Inochi)
Angpao berasal dari bahasa Mandarin yang berarti amplop merah. (dok. Instagram @ringan_tulungagung/https://www.instagram.com/p/BtPqmyWBgvk/Esther Novita Inochi)

Angpao yang diberi dalam bentuk amplop merah yang diberi kepada anak-anak merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu.

Isi dari angpao adalah uang tunai.

Untuk perayaan Seollal di Korea, hadiah ini berupa tas merah, dan hadiah uang disertai dengan pesan penyemangat dan berkah keberuntungan untuk tahun baru.

Untuk Tahun Baru Imlek kali ini, mungkin angpao dapat dibagikan secara transfer ke ATM masing-masing.

4. Tarian Tradisional atau Pertunjukan Kembang Api

Seorang anak memakai topeng berbentuk barongsai saat mengunjungi Mall Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (28/1/2021). Berbagai hiasan memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2572 mulai mewarnai pusat perbelanjaan di ibu kota. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Seorang anak memakai topeng berbentuk barongsai saat mengunjungi Mall Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (28/1/2021). Berbagai hiasan memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2572 mulai mewarnai pusat perbelanjaan di ibu kota. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Keyakinannya adalah bahwa suara keras petasan berfungsi untuk menakuti Nian, monster mirip singa yang menurut legenda bangkit dari laut di tahun baru.

Mitologi Nian juga dimainkan selama tarian singa di seluruh perayaan Tahun Baru Imlek.

Tarian tradisional yang berwarna-warni ini ditampilkan di luar ruangan dengan diiringi drum dan simbal, terkadang sebagai parade jalanan atau di udara, jika sedang berlangsung tarian singa terbang.

Sayangnya, tahun ini sepertinya tidak akan ada perayaan seperti itu di jalanan. Mungkin saja akan ada penampilan khusus melalui virtual.

5. Belanja Barang Baru

Sebagai pusat perbelanjaan dan gaya hidup terdepan, Plaza Indonesa turut memeriahkan perayaan Imlek. (Liputan6.com/Pool/Plaza Indonesia)
Sebagai pusat perbelanjaan dan gaya hidup terdepan, Plaza Indonesa turut memeriahkan perayaan Imlek. (Liputan6.com/Pool/Plaza Indonesia)

Pada hari-hari menjelang Tahun Baru Imlek, rumah-rumah akan segera dibersihkan untuk menghilangkan kesialan tahun lalu.

Membersihkan rumah mungkin tidak tampak seperti tradisi yang paling menggembirakan, tetapi sebagai ritual, hal itu mengatur nuansa untuk memulai tahun baru dengan segar.

Bukan hanya rumah saja. Pakaian baru juga menjadi bagian dari perayaan liburan.

Sebuah tren yang dimanfaatkan oleh merek-merek mewah.

6. Suguhan Makanan

Fairmont Jakarta juga turut merayakan Tahun Baru Imlek dengan tradisi yang kental bersama keluarga (Foto: Fairmont Jakarta)
Fairmont Jakarta juga turut merayakan Tahun Baru Imlek dengan tradisi yang kental bersama keluarga (Foto: Fairmont Jakarta)

Tidak akan lengkap tanpa makan-makan dan makanan lezat.

Perayaan Tahun Baru Imlek sangat bervariasi. Di Tiongkok Utara, mereka memakan jiaozi -- sebuah pangsit sebagai bagian dari malam Tahun Baru Imlek.

Untuk Tsagaan Sar di Mongolia, kue kering berbentuk menara adalah kuliner utama.

Kue kering akan berbentuk lingkaran panjang yang kemudian disusun.

Untuk Seollal, orang-orang makan tteokgug Korea sebuah sup kue beras.

Makanan lain seperti jeruk mandarin, manisan buah-buahan, dan ikan juga biasa dimakan, dipajang, dan diberikan di berbagai budaya yang merayakan Tahun Baru Imlek.

7. Kunjungi Pasar Imlek

Senayan City menghadirkan sejumlah elemen dekorasi penuh makna khas Tahun Baru Imlek 2021 (Foto: Senayan City)
Senayan City menghadirkan sejumlah elemen dekorasi penuh makna khas Tahun Baru Imlek 2021 (Foto: Senayan City)

Menjelang Hari Imlek, pasar akan terbuka untuk menjual dekorasi, amlop angpao, mainan, pakaian, dan pernak-pernik yang bervariasi.

Di Tiongkok Selatan, pasar jalanan juga dipenuhi dengan bunga dan tanaman pot. Bunga seperti anggrek dan peony sangat populer karena dianggap membawa keberuntungan.

Namun, tahun ini mungkin lebih baik untuk kunjungi pasar online untuk belanja barang-barang imlek.

8. Berdoa di Kuil

Pekerja mengecat tembok di lingkungan Vihara Tanda Bhakti di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Bersih-bersih Rumah Ibadah dilakukan untuk menyambut Hari Raya Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pekerja mengecat tembok di lingkungan Vihara Tanda Bhakti di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Bersih-bersih Rumah Ibadah dilakukan untuk menyambut Hari Raya Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Musim Tahun Baru Imlek adalah waktu yang sibuk untuk kuil-kuil. Biasanya, banyak orang mengunjungi kuil pada hari ketiga Tahun Baru Imlek untuk menyalakan dupa dan berdoa kepada Dewa untuk berkah dan keberuntungan di tahun tersebut.

Banyak kuil besar juga akan menampilkan tarian naga dan singa yang meriah di halaman.

Seperti halnya hari libur tradisional, perayaan bervariasi tergantung pada individu. Selain itu, Tahun Baru Imlek adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi dan belajar tentang salah satu tradisi budaya utama dunia, tetapi seperti halnya aktivitas budaya lainnya, penghormatan terhadap adat istiadat setempat adalah kunci untuk memastikan semua orang dapat menikmati liburan sepenuhnya.

Infografis 4 Tips Hindari Penularan Covid-19 Saat Musim Hujan

Infografis 4 Tips Hindari Penularan Covid-19 Saat Musim Hujan. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 4 Tips Hindari Penularan Covid-19 Saat Musim Hujan. (Liputan6.com/Abdillah)