8 Tujuan IMF atau International Monetary Fund Beserta Fungsinya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Tujuan IMF atau International Monetary Fund adalah untuk memastikan stabilitas sistem moneter internasional, yaitu sistem nilai tukar dan pembayaran internasional yang memungkinkan negara (dan warganya) untuk bertransaksi satu sama lain. Dalam bahasa Indonesia, IMF dikenal dengan Dana Moneter Internasional.

Sedangkan, pengertian IMF adalah suatu organisasi internasional yang bergerak dalam masalah keuangan dan juga pemberian pinjaman pada setiap negara anggotanya. IMF dibentuk pada tahun 1944 di dalam Konferensi Bretton Woods. Selanjutnya, IMF mulai resmi beroperasi pada tahun 1945 dengan jumlah anggota sebanyak 29 negara.

Sejak mula didirikan, tujuan IMF yaitu menata ulang kembali sistem pembayaran secara global. Tak hanya itu, tujuan IMF yang lain adalah meningkatkan perkembangan ekonomi secara global dan juga menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan perdagangan internasional, dan juga mengurangi tingkat kemiskinan.

Lantas, apa saja tujuan IMF dan apa fungsinya? Berikut ini ulasannya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (29/9/2021).

Pengertian IMF atau International Monetary Fund

Ilustrasi uang dolar, uang. Kredit: Gerd Altmann via Pixabay
Ilustrasi uang dolar, uang. Kredit: Gerd Altmann via Pixabay

Pengertian IMF adalah sebuah organisasi dunia yang bertugas untuk mengatur sistem keuangan internasional serta juga menyediakan pinjaman kepada negara-negara yang membutuhkannya. Sedangkan dikutip dari situs resmi International Monetary Fund, imf.org, IMF adalah sebuah organisasi dari 190 negara, yang dibentuk untuk mendorong kerjasama moneter global, mengamankan stabilitas keuangan, memfasilitasi perdagangan internasional, meningkatkan lapangan kerja yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta mengurangi kemiskinan di seluruh dunia.

Setiap negara tersebut mempunyai perwakilan di dewan eksklusif IMF sesuai dengan kepentingannya. Sehingga, setiap negara yang kuat dalam hal ekonomi global secara otomatis akan memiliki kekuatan suara terbanyak. Kemudian setiap negara yang sudah terdaftar diwajibkan untuk menyumbangkan sejumlah dana cadangan dengan menggunakan sistem kuota tertentu. Nantinya, dana tersebut bisa dimanfaatkan oleh negara lainnya yang sedang dalam masa kesulitan di dalam neraca pembayarannya.

IMF memiliki misi yaitu demi mendorong kerjasama moneter secara global, meningkatkan keamanan stabilitas keuangan, memberikan fasilitas perdagangan internasional, meningkatkan lapangan kerja dan perkembangan ekonomi secara kontinyu, dan mengurangi angka kemiskinan yang terjadi di seluruh negara.

Hal ini karena pasar modal swasta internasional yang bergerak secara kurang sempurna, dan makin banyaknya negara yang tidak mendapatkan akses di dalam pasar keuangan. Pasar yang tidak sempurna dan juga pendanaan di dalam neraca pembayaran adalah salah satu alasan dalam memberikan pendanaan yang resmi kepada negara peminjam.

Tanpa adanya negara remi, negara yang dimaksud tersebut memiliki potensi dalam menerapkan kebijakan ekonomi yang kurang baik agar mampu menutupi adanya ketidakseimbangan dalam neraca pembayarannya. Sehingga, IMF menawarkan sejumlah sumber pilihan dalam mengatasi masalah keuangan tersebut.

Tujuan IMF atau International Monetary Fund

ilustrasi uang | pexels.com/@natasha-che-2900496
ilustrasi uang | pexels.com/@natasha-che-2900496

Berikut ini beberapa tujuan IMF yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

1. Kerja Sama Moneter Internasional

Tujuan IMF yang pertama adalah untuk membangun kerjasama moneter internasional di antara negara anggota melalui lembaga permanen yang menyediakan wadah untuk konsultasi dan kerjasama dalam berbagai masalah dan isu moneter internasional.

2. Memastikan Stabilitas Pertukaran

Tujuan IMF yang selanjutnya adalah untuk memastikan stabilitas nilai tukar mata uang asing. Hal ini dilakukan dengan menjaga aturan pertukaran yang teratur dan tertata di antara anggota dan juga untuk mengesampingkan depresiasi nilai tukar kompetitif yang tidak perlu.

3. Menyeimbangkan Pertumbuhan Perdagangan

Tujuan IMF yang selanjutnya yaitu untuk meningkatkan perdagangan internasional guna mencapai ekspansi yang dibutuhkan dan pertumbuhan yang seimbang. Ini akan memastikan pengembangan sumber daya produksi sehingga dapat meningkatkan dan mempertahankan tingkat pendapatan dan pekerjaan yang tinggi di antara semua negara anggotanya.

4. Menghilangkan Kontrol Pertukaran

Tujuan IMF yang selanjutnya yakni untuk menghilangkan atau melonggarkan kontrol pertukaran yang diberlakukan oleh hampir setiap negara sebelum Perang Dunia Kedua sebagai alat untuk menetapkan nilai tukar pada tingkat tertentu. Penghapusan kontrol pertukaran tersebut dilakukan agar dapat mendorong arus perdagangan internasional.

5. Perdagangan dan Pembayaran Multilateral

Tujuan IMF yang selanjutnya adalah untuk membangun perdagangan multilateral dan sistem pembayaran yang berhubungan dengan transaksi antara anggota dan untuk menggantikan sistem lama dari perjanjian perdagangan bilateral.

6. Pertumbuhan Seimbang

Tujuan IMF yang berikutnya adalah untuk membantu negara-negara anggota, terutama negara-negara terbelakang, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang seimbang dengan pertukaran tingkat lapangan kerja.

7. Memperbaiki Penyimpangan BOP

Tujuan IMF yang lainnya yaitu untuk membantu negara-negara anggota dalam menghilangkan atau mengurangi disequilibrium atau ketidaksesuaian dalam neraca pembayaran. Oleh karena itu, memberikan kepercayaan kepada anggota dengan menjual atau meminjamkan sumber daya mata uang asing kepada negara anggota.

8. Meningkatkan Investasi Modal

Berikutnya, tujuan IMF juga untuk mendorong aliran modal dari negara kaya ke negara miskin atau terbelakang guna membantu negara-negara terbelakang mengembangkan sumber daya ekonominya sendiri untuk mencapai standar hidup yang lebih tinggi bagi rakyatnya, secara umum.

Fungsi IMF atau International Monetary Fund

Ilustrasi Tiruan Bumi Credit: pexels.com/Porapak
Ilustrasi Tiruan Bumi Credit: pexels.com/Porapak

Ada beberapa fungsi IMF yang perlu Anda ketahui, diantaranya :

1. Menjaga Stabilitas Nilai Tukar

Fungsi penting IMF yang pertama adalah untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan juga mencegah fluktuasi nilai tukar. Organisasi ini memastikan stabilitas tersebut dengan membuat pengaturan, seperti menegakkan deklarasi nilai nominal mata uang semua anggota dalam bentuk emas atau dolar AS, memberlakukan kriteria devaluasi, hingga 10 persen atau lebih dengan informasi lebih lanjut atau dengan meminta izin dari IMF masing-masing , dan melarang anggota untuk membeli atau menjual emas dengan harga selain nilai nominal yang telah ditentukan.

2. Menghilangkan Disequilibrium BOP

IMF membantu negara-negara anggota dalam menghilangkan atau meminimalkan keseimbangan neraca pembayaran jangka pendek, baik dengan menjual atau meminjamkan mata uang asing kepada para anggota. IMF juga membantu para anggotanya untuk menghilangkan ketidakseimbangan jangka panjang dalam neraca pembayaran mereka. Jika terjadi perubahan fundamental dalam ekonomi anggotanya, IMF dapat menyarankan anggotanya untuk mengubah nilai nominal mata uangnya.

3. Penentuan Nilai Par

IMF memberlakukan sistem penentuan nilai par mata uang negara-negara anggota. Setiap negara anggota harus menyatakan nilai nominal mata uangnya dalam bentuk emas atau dolar AS. Berdasarkan Pasal yang direvisi, para anggota diberi otonomi untuk mengubah nilai tukar sesuai dengan kondisi penawaran permintaan di pasar pertukaran dan juga setara dengan tingkat harga internal.

4. Menstabilkan Ekonomi

IMF memiliki fungsi penting untuk memberi nasihat kepada negara-negara anggota tentang berbagai masalah ekonomi dan moneter sehingga dapat membantu menstabilkan perekonomian mereka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel