80 Persen Ciri Fisik Pasien RSJ Aceh Mirip Polisi Hilang saat Tsunami

Dedy Priatmojo, Dani Randi (Banda Aceh)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Polda Aceh menyebutkan ciri-ciri fisik seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh mempunyai kesamaan dengan oknum polisi yang hilang saat tsunami melanda Aceh 2004 silam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Winardy mengatakan, pasien bernama Zainal yang saat ini berada di RSJ Aceh, mempunyai kemiripan 80 persen dengan Bharaka Zainal Abidin alias Asep, anggota polisi yang dinyatakan hilang 2004 lalu.

Ciri-ciri tersebut didapat setelah Polda Aceh juga berkoordinasi dengan keluarga Asep.

Adapun ciri-ciri fisik yang sama dengan pasien RSJ tersebut, kata Winardy, yaitu tinggi badan, luka jahit di pelipis kiri, tanda khusus di telinga kanan dan lesung pipi kanan dan kiri.

"Iya 80 persen sama. Ada empat ciri-ciri fisik Polisi Asep, tinggi badan, luka jahit di pelipis kiri, tanda khusus di telinga kanan, lesung pipi kanan dan kiri," kata Winardy saat dikonfirmasi, Jumat, 19 Maret 2021.

Namun, untuk memastikan keaslian Asep, maka pihaknya tetap menunggu hasil tes DNA yang telah dilakukan pada Kamis kemarin.

Untuk memastikan itu, Polda Aceh butuh waktu dua minggu untuk memastikan keaslian Polisi Asep. Polda Aceh juga sudah mengirim data-datanya ke laboratorium di Jakarta.

"Data-data primer dan sekunder dari pasien (polisi Asep) kita bawa ke pusat lab di Jakarta, hasilnya sekitar 2 mingguan bisa keluar," kata Spesialis Kejiwaan Dokkes Polda Aceh, Komisaris Polisi Affandi

Sebelumnya, pria diduga mantan anggota polisi yang dinyatakan hilang saat tsunami melanda Aceh 2004 silam ditemukan di Rumah Sakit Jiwa Aceh.

Pria itu disebut sebagai anggota Brimob BKO dari Resimen II Kedung Halang Bogor ke Polda Aceh saat konflik masih berlangsung pada 2004 lalu.

Informasi itu beredar sejumlah media sosial yang menautkan foto masa polisi yang bernama Bharaka Zainal Abidin alias Asep dengan pangkat Abripda berpakaian lengkap dengan kondisinya saat ini di RSJ Aceh.

Wakil Direktur Pelayanan RSJ Aceh, Syarifah Yessi Hedianti belum bisa memastikan apakah pria yang viral tersebut mantan anggota Polri atau bukan. Saat ini pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan, termasuk melakukan tes DNA.