80 Warga Satu RT Positif COVID-19, Wagub DKI: Sudah Ditangani Satgas

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kasus klaster warga satu Rukun Tetangga (RT) di Cipayung Jakarta Timur kini sudah ditangani oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) COVID-19 Provinsi DKI Jakarta dan daerah setempat.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 25 Mei 2021.

"Klaster Jakarta Timur, sudah ditangani oleh satgas, di setiap tingkatan kan, di pusat, di DKI, kabupaten, kota, sampai tngkat RT kan sudah ada satgas, sudah tangani, dikoordinasikan dengan satgas di tingkatan di atasnya. Kemudian juga dibantu TNI-Polri, dinas kesehatan," kata Ariza.

Saat ini, mereka yang positif COVID-19 sudah dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran Baru, Jakarta Pusat, untuk menjalani isolasi dan proses penyembuhan. "Semua sudah dibawa, ada ke Wisma Atlet, ada yang ke rumah sakit, dan lain-lain," katanya.

Sebelum itu, Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyebutkan penyebab puluhan warga Cipayung, Jakarta Timur terkena Positif COVID-19 karena silaturahmi lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Mereka yang positif Corona itu langsung dibawa ke Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk menjalani isolasi mandiri dan proses penyembuhan.

"Soal 80 (warga) ditemukan di Cipayung sementara diduga akibat warga yang melakukan kunjungan silaturahim lebaran satu sama lain sehingga satu RT, di RT 003 RW 003 di Cilangkap itu tertular dan sudah dibawa ke Wisma Atlet," katanya.

"Kami minta masyarakat di tempat tersebut untuk diisolasi hati-hati dan juga seluruh warga DKI lebih berhati hati," ujarnya.

Ariza sebelumnya sudah mengimbau kepada warga Ibu Kota agar tidak melakukan mudik lebaran Idul Fitri di tahun kedua pandemi COVID-19.

"Kami sudah membuat seruan pak gubernur surat edaran dan lain sebagainya pemerintah sudah sampaikan untuk tidak mudik, tidak melakukan silaturahmi, open house, kunjungan lebaran berkunjung atau menerima tamu selama lebaran karena berpotensi terjadi penyebaran," ujarnya.