800 Koperasi di Cianjur Terancam Bangkrut

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Ratusan koperasi yang bergerak dalam bidang simpan jasa di Kabupaten Cianjur terancam gulung tikar. Ratusan koperasi tersebut tidak berjalan sesuai dengan fungsinya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Cianjur, Dudun Abdullah, mengatakan, sebanyak 800 koperasi dari 1.300 koperasi kegiatannya tidak berjalan. Padahal 800 koperasi tersebut masih terdaftar di Diskop UMKM dan berstatus aktif.

"Kebanyakan koperasi yang berstatus aktif ini terancam gulung tikar karena tidak berkembang sampai saat ini. Meskipun pada awalnya koperasi itu kegiatannya berjalan seperti koperasi pada umumnya," kata Dudun kepada Tribun di Cianjur, Selasa (11/6/2013).

Menurut Dudun, tidak berkembangnya ratusan koperasi itu bukan disebabkan kesulitan memperoleh akses modal terutama dari perbankan. Diakuinya, mandegnya koperasi itu disebabkan pengelola koperasi belum memahami arti dari koperasi.

"Sejumlah komponen yang ada di dalam koperasi masih jauh dari orientasi dan tujuan pendirian koperasi. Kalau modal dan bantuan sebetulnya banyak terutama dari pemerintahan pusat. Tapi tentunya kami tidak asal memberikan rekomendasi. Karena itu kami belum mau menerima bantuan dari pemerintah pusat," kata Dudun.

Dikatakan Dudun, pihaknya kini tengah melakukan pembinaan terhadap ke-800 koperasi tersebut. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab pengurus terhadap koperasinya. sehingga membangkitkan kembali geliat dan semangat dari berdirinya koperasi.

"Untuk menerima bantuan itu kan koperasinya juga harus siap. Kalau tidak siap bagaimana pertanggungjawabannya. Karena bantuannya ini langsung diberikan kepada koperasi tidak melalui kami," kata Dudun.

Menurut Dudun, dari sejumlah koperasi yang ada di Cianjur, hanya 40 koperasi yang telah mendapatkan rekomendasi untuk diberikan bantuan. Indikatornya koperasi tersebut sudah berjalan sejak lama dan maju dengan pesat. "Selama kami melakukan pengawasan dan pembinaan, kami melihat ke-40 produktifitas koperasi ini sangat menjanjikan dan berjalan dengan lancar. Karena itu mereka siap menerima bantuan dari pemerintah pusat," kata dia.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...