86 persen anak di Jakarta Barat sudah terima imunisasi

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menyebutkan pencapaian imunisasi terhadap anak pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sudah mencapai 86.67 persen.

Jumlah persentase tersebut mendekati target utama jumlah anak yang harus menerima imunisasi di Jakarta Barat sebanyak 181.000.

Baca juga: Pemkot Jakbar jaring 55 persen anak pada bulan imunisasi anak nasional

"Capaian BIAN sendiri sudah mencapai 86,67 persen hingga saat ini," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Erizon mengatakan dalam mencapai target tersebut, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya selama satu bulan terakhir.

Salah satu upaya yang dilakukan, yakni melakukan imunisasi "jemput bola" terhadap anak di beberapa wilayah yang capaiannya masih kurang.

"Saat ini sweeping jemput bola ke rumah dilakukan paralel di luar pos-pos vaksin yang sudah ada seperti Posyandu, tempat- tempat umum dan sebagainya," ujar Erizon.

Erizon mengungkapkan kegiatan jemput bola cukup efektif pada sejumlah lokasi yang terletak jauh dari lokasi pos vaksin statis.

Lebih lanjut, dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat, Erizon mengatakan kecamatan Cengkareng menjadi wilayah dengan capaian imunisasi terendah.

Hal tersebut dilakukan luas wilayah dan jumlah penduduk di kawasan tersebut menjadi yang terbanyak diantara tujuh kecamatan lain.

"Kendala kumulatif sasaran Cengkareng adalah yang terbanyak dibanding kecamatan lain. Itu pun jumlah sasaran yang ditetapkan Kemenkes lebih tinggi dari data yg tercatat di wilayah Cengkareng sendiri," ucap dia.

Baca juga: Pemkot Jakut gandeng KCN vaksinasi-imunisasi warga Rusun Marunda

Namun, Erizon belum dapat merinci pencapaian imunisasi di kawasan Cengkareng.

Erizon juga mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti sertakan anaknya dalam program imunisasi demi daya tahan tubuh "buah hati".

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengejar target imunisasi anak usia 9 sampai 59 bulan sebanyak 715.782 selama BIAN yang berlangsung selama Agustus, 2022.

"Sasarannya adalah balita 9 bulan sampai 59 bulan yang jumlahnya 715.782 anak," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti dalam paparannya di depan gedung RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8).

Untuk mengejar target itu, Pemprov DKI Jakarta sudah menetapkan target harian agar bisa mencapai angka 715.782 anak hingga akhir Agustus ini.

"Target harian sekitar 35.789 anak," kata dia.

Di saat yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau seluruh orang tua agar mau membawa anaknya untuk mengikuti program imunisasi.

Tidak hanya kepada anak sendiri saja, warga juga harus peka terhadap kondisi anak jalanan yang dinilai membutuhkan sentuhan imunisasi.

"Tanyakan ke orang tua lain apakah anaknya sudah dapat imunisasi apa belum? Tanyakan pada anak-anak kalo ketemu, kalian sudah imunisasi apa belum?," kata dia.

Baca juga: Cikoko jemput bola warga demi percepat program imunisasi anak

Dengan sikap kepekaan itu, Anies yakin seluruh warga DKI Jakarta bisa saling bahu membahu dengan pemerintah provinsi untuk menyukseskan program imunisasi anak bulan ini.