9 Cara Menanam Nanas agar Berbuah Lebat, Mudah Dipraktikkan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Nanas biasanya dihidangkan dengan dimakan langsung atau dijadikan minuman seperti jus. Tidak heran jika banyak yang menggemari nanas, sebab rasa buah dengan nama latin Ananas comosus ini, merupakan salah satu buah tropis yang memiliki rasa manis keasam-asaman. Rasa tersebut sangat segar dan membuat banyak penikmatnya jatuh hati.

Selain memiliki rasa yang sangat nikmat dan segar, nanas juga sangat kaya akan menfaat bagi kesehatan. Nanas mengandung berbagai vitamin dan mineral. Salah satunya yaitu vitamin C yang sangat tinggi, serta kandungan enzim bromelain. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda bisa mencoba cara menanam nanas sendiri di rumah.

Cara menanam nanas sebenarnya cukup mudah. Di sisi lain, menanam nanas sendiri dapat menjadi peluang bisnis yang bagus apabila dikembangkan. Sebab, buah nanas merupakan buah yang banyak penggemarnya.

Nah, lalu seperti apa cara menanam nanas tersebut? Di bawah ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber mengenai cara menanam nanas yang mudah dipraktikkan, Minggu (1/11/2020).

Cara Menanam Nanas yang Pertama

ilustrasi buah nanas/Photo by Brooke Lark on Unsplash
ilustrasi buah nanas/Photo by Brooke Lark on Unsplash

1. Pemilihan Lahan

Tanaman nanas cocok di daerah dataran tinggi. Namun, nanas juga bisa tumbuh di daerah yang datarannya rendah. bedanya nanas di dataran tinggi lebih berkualitas dibanding buah nanas tumbuh di dataran rendah. buah nanas yang tumbuh di dataran rendah, ukurannya lebih kecil dan bulat dibanding buah nanas yang tumbuh di dataran tinggi.

Tanah merupakan media tanam yang digunakan tanaman nanas untuk bertumbuh dan berkembang. tanah yang gembur sangat cocok untuk tanaman buah nanas. Jadi, tanah yang subur dan gembur dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman nanas dengan maksimal dan optimal.

Anda bisa menggunakan tanah subur seperti tanah lebu yang berpasir untuk menanam tanaman nanas. Selain itu, Anda juga bisa menanam nanas dengan menggunakan media tanam berupa tanah vulkanik.

Tak hanya gembur, tanah untuk menanam nanas tanah yang memiliki unsur organik. tanah yang memiliki unsur organik akan membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman nanas untuk pengairan dan pengambilan nutrisi nanas melalui akar.

Namun, perlu diketahui juga nanas sangat membutuhkan sinar matahari langsung selama 9 jam sehari. jangan sampai kekurangan sinar matahari langsung dalam sehari. tanaman nanas cocok berada di lingkungan yang memiliki suhu sekitar 23 sampai 32 derajat Celcius.

keasaman tanah yang cocok untuk nanas sekitar 5,7 sampai 7 pH. Hal ini agar tanah memiliki sifat drainase untuk membantu pertumbuhan dan penyerapan air melalui akar tanaman.

tidak disarankan menanam nanas pada musim hujan. Karena, nanas tidak cocok untuk lingkungan curah hujan tinggi. Hal ini membuat tanaman layu dan membusuk.

2. Lakukan Proses Pembibitan

Cara menanam nanas yang selanjutnya dengan melakukan proses pembibitan. Bibit tanaman nanas sendiri bisa didapatkan dari tanaman nanas yang bebas dari hama serta sehat. Untuk mengetahui kualitas bibit, bisa dilihat dari daun dengan warna segar, penuh, serta tebal.

Cara pembibitan sendiri bisa dilakukan dengan du acara, yaitu vegetatif dan generatif. Namun, lebih direkomendasikan melalui pembibitan vegetatif, karena proses pembuahan bisa lebih cepat. Bibit vegetatif menggunakan tunas batang, dan cara mengambil bibit vegetatif yaitu memilih tanaman induk yang berbuah atau sudah panen. Kemudian pilih tunas batang berukuran 30 hingga 35 cm.

Selanjutnya tunas tersebut dipotong di bagian daun yang terletak didekat pangkal pohon. Kemudian lakukan penyemaian dengan polybag. Letakkan nanas di tempat yang teduh dan setelah bibit tumbuh baru, bisa dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan.

3. Menyiapkan Lahan Sebelum Ditanam

Anda bisa menggunakan tanah tegalan yang sudah digemburkan sebelum digunakan sebagai lahan menanam nanas. Jika tegalan terasa cukup gembur, maka tanah siap untuk ditaburi pupuk.

Selain itu, perlu juga untuk membuat bedengan yang fungsinya menghalangi genangan air. Sebab, genangan air bisa merusak pertumbuhan nanas. Cukup menggunakan bedengan dengan lebar 80 sampai 110 cm per tanaman.

Cara Menanam Nanas Selanjutnya

ilustrasi buah nanas untuk detoksifikasi/pexels
ilustrasi buah nanas untuk detoksifikasi/pexels

4. Tahap Penanaman

Selanjutnya masuk ke bagaimana tahapan cara menanam nanas. Ada baiknya untuk menanam nanas di awal musim hujan. Berikut langkah-langkahnya:

a. Membuat lubang tanam berukuran 30 x 30 x 30 cm.

b. Beri jarak tanam sekitar 60 x 80 cm atau 40 x 60 cm.

c. Tanam bibit sampai 3-5 cm di bagian pangkal batang yang tertimbun tanah.

d. Pindah dan tanam bibit nanas pada lubang. Cukup satu bibit pada tiap lubang.

e. Padatkan tanah di sekitar pangkal bibit.

5. Proses Penyiraman

Cara menanam nanas selanjutnya dengan melakukan proses penyiraman dengan tepat. Meski nanas memang tahan dengan cuaca panas, namun supaya hasilnya maksimal dibutuhkan proses penyiraman yang tepat. Proses penyiraman idealnya dua kali sehari. Waktu terbaik menyiram nanas di pagi dan sore hari. Lakukan penyiraman dengan rutin untuk merangsang pembuahan nanas.

6. Proses Penyulaman dan Penyiangan

Proses penyulaman bisa dilakukan saat ditemukan tanaman yang terpapar hama dan penyakit. Proses ini bisa dilakukan paling lambat satu bulan setelah masa penanaman.

Kemudian, lakukan juga proses penyiangan sebagai langkah antisipasi serangan gulma. Sebab, gulma bisa mendatangkan hama dan penyakit tanaman. Penyiangan bisa dilakukan setiap hari dengan membuang tunas-tunas kecil dan sesuaikan dengan pertumbuhan gulma yang ada di sekitar tanaman.

Cara Menanam Nanas Tahap Terakhir

Ilustrasi nanas. Sumber foto: unsplash.com/Artem Bali.
Ilustrasi nanas. Sumber foto: unsplash.com/Artem Bali.

7. Proses Pencegahan Penyakit dan Hama

Ada berbagai hama yang biasa menyerang nanas, seperti lalat buah, ulat buah, kumbang, dan penggerek buah. Untuk membasmi dan mencegah hama tersebut, Anda bisa menggunakan pembasmi hama yang dijual di pasaran. Namun gunakan pembasmi hama sesuai dosis dan anjuran pada kemasan agar tidak menimbulkan efek samping pada tanaman yang bisa berkibat kematian.

8. Pemupukan

Proses memupuk nanas dilakukan dua kali. Pertama, saat usia 2-3 bulan. Lalu dalam waktu waktu 3-4 bulan sekali hingga tanaman nanas berbunga dan berbuah. Ada baiknya menggunakan pupuk yang mengandung fosfor, kalim, nitrogen, dan unsur hara mikro.

9. Tahap Panen

Ciri buah nanas yang siap panen adalah sebagai berikut:

- Mata buah lebih mendatar.

- Mahkota buah mulai terbuka lebar.

- Mahkota buah berbentuk bulat.

- Tangkai buah mengecil karena tergantikan atau berubah menjadi buah secara keseluruhan.

Apabila nanas memiliki ciri-ciri tersebut, maka sudah menandakan jika buah nanas siap untuk dipanen dan dikonsumsi atau dijual.

Ketika akan memanen pilih buah nanas yang terasa harum. Jika baunya harum maka menandakan buah nanas sudah masak atau matang. Sedangkan untuk mengambil buahnya, cukup potong bagian tangkai buah dengan pisau atau bisa menggunakan sabit.