9 Cara Merawat Kelinci dengan Baik Agar Tetap Sehat dan Berumur Panjang

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara merawat kelinci tentu harus diperhatikan agar ia berumur panjang. Pasalnya, kelinci merupakan hewan peliharaan yang unik. Mereka memiliki berbagai kebutuhan khusus untuk menjalani hidup yang panjang, bahagia, dan sehat.

Pada umumnya umur kelinci mencapai 5 hingga 10 tahun, bahkan bisa lebih. Banyak orang yang memilih kelinci sebagai hewan peliharaannya karena menggemaskan dan juga berbulu lembut. Untuk memeliharanya, tentunya kamu perlu mengetahui berbagai kebutuhan kelinci terlebih dahulu.

Cara merawat kelinci membutuhkan persiapan dan pengetahuan yang cukup. Jika tidak, mungkin saja kelinci peliharaanmu tidak akan hidup lama. Kelinci mungkin mudah dicintai, tetapi mereka tidak semudah itu dirawat.

Cara memelihara hewan berbulu lembut ini memang susah-susah gampang. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (4/8/2021) tentang cara merawat kelinci.

Cara Merawat Kelinci dengan Baik

Ilustrasi Kelinci. Credit: unsplash.com/Gary
Ilustrasi Kelinci. Credit: unsplash.com/Gary

Menyiapkan Kandang yang Nyaman

Cara merawat kelinci yang pertama adalah menyiapkan tempat tinggal yang nyaman. Kandang kelinci harus ditempatkan di dalam ruangan, karena ia tidak dapat mentolerir suhu ekstrem dengan baik, apalagi pada musim panas.

Kelinci membutuhkan banyak ruang untuk bergerak dengan mudah. Kandang kelinci harus berukuran minimal lima kali ukurannya. Kelinci harus dapat benar-benar berbaring di kandangnya dan berdiri dengan kaki belakangnya tanpa menabrak kepalanya di atas kandang.

Ketika kelinci ditaruh di kandang, mereka harus dikeluarkan selama beberapa jam setiap hari untuk berolahraga. Selain berlari dan melompat, kelinci juga senang menjelajahi lingkungan mereka. Ini adalah waktu yang ideal untuk bermain dan berinteraksi dengan kelinci. Pastikan bahwa ia memiliki area aman untuk bermain dan menjelajah.

Menyiapkan Kotak Kotoran

Masih terkait dengan kandang, kamu juga perlu menyiapkan kotak kotoran sebagai salah satu cara merawat kelinci di rumah. Kelinci memiliki kecenderungan alami untuk buang air kecil dan besar di satu area. Manfaatkan ini dengan menyiapkan kotak kotoran kucing berukuran sedang atau tempat penyimpanan dangkal di dekat mangkuk makanan atau air.

Jika kelinci bebas berkeliaran di beberapa ruangan di rumah, ada baiknya kamu memiliki kotak kotoran di beberapa tempat. Banyak kelinci menikmati menghabiskan waktu bersantai di kotak kotorannya, jadi pastikan ukurannya cukup besar.

Cara Merawat Kelinci dengan Baik

Ilustrasi Kelinci. Credit: unsplash.com/Hassan
Ilustrasi Kelinci. Credit: unsplash.com/Hassan

Memberikan Makanan Utama yang Tepat

Cara merawat kelinci yang sangat penting diperhatikan adalah pemberian makanan. Kelinci memiliki sistem pencernaan yang kompleks, sehingga sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan makanan yang tepat. Banyak masalah kesehatan pada kelinci disebabkan oleh makanan yang tidak sesuai dengan fisiologi pencernaan mereka.

Berikut beberapa makanan utama yang harus disiapkan sebagai cara memelihara kelinci di rumah:

1. Rumput jerami. Kelinci membutuhkan rumput jerami yang membantu sistem pencernaan mereka dan menyediakan serat yang diperlukan untuk membantu mencegah masalah kesehatan seperti bola rambut, diare, dan obesitas.

2. Sayuran. Selain jerami, makanan dasar kelinci dewasa harus terdiri dari sayuran berdaun hijau gelap seperti daun selada, peterseli, daun ketumbar dan lainnya. Varietas ini sangatlah penting, jadi beri kelinci tiga sayuran berbeda sekaligus. Saat memperkenalkan sayuran baru ke pola makan kelinci, coba satu per satu dengan jumlah terbatas.

Memberikan Camilan Sehat

1. Buah. Sementara jerami dan sayuran adalah dasar dari makanan sehat, kelinci juga menikmati camilan. Mungkin kamu mengira camilan yang paling disukai kelinci adalah wortel. Memang banyak kelinci menikmati wortel, tetapi sayuran bertepung tersebut sebaiknya diberikan hanya sebagai hadiah saja.

Camilan lain yang mungkin dinikmati kelinci adalah apel (tanpa batang atau biji), blueberry, pepaya, stroberi, pir, persik, prem, atau melon. Buah-buahan ekstra-manis seperti pisang, anggur, dan kismis juga bisa jadi pilihan, tetapi harus diberikan dalam jumlah sedikit.

2. Pelet. Jika menjadikan pelet sebagai bagian dari makanan kelinci, sebaiknya menggunakannya sebagai suplemen untuk sayuran hijau tua, bukan sebagai pengganti atau makanan utama. Pelet ini hanya boleh diberikan dalam jumlah kecil (1/8 -1/4 cangkir per lima pon berat badan per hari, disebarkan selama dua kali pemberian makan setiap hari).

Juga, pastikan untuk membeli pelet berbasis Timotius. Banyak merek pakan kelinci mengandung biji, jagung, dan makanan lain yang terlalu tinggi kalori untuk dijadikan dasar bagi diet kelinci yang sehat.

Cara Merawat Kelinci dengan Baik

Hindari Makanan Tertentu

Dengan sistem pencernaan sensitif, ada sejumlah makanan yang harus dihindari kelinci. Ini termasuk tomat, kol, jagung, kacang-kacangan, kacang polong, kentang, bit, bawang merah, kelembak, bambu, biji-bijian, dan banyak lagi lainnya.

Juga, jangan memberi cokelat, permen, apa pun yang berjamur pada kelinci. Jika tidak yakin tentang makanan tertentu, tanyakan kepada dokter hewan.

Selain itu, karena kelinci suka mengunyah, pastikan semua kabel listrik berada di luar jangkauannya. Mengunyah kabel yang tersambung dapat menyebabkan cedera parah atau bahkan kematian. Jauhkan juga kelinci dari benda-benda beracun seperti insektisida, rodentisida, dan bahan pembersih.

Selain itu perlu diketahui bahwa tanaman umum seperti lidah buaya, azalea, Calla lily, Lily of the Valley, philodendron, dan berbagai macam umbi tanaman dapat meracuni kelinci.

Penuhi Asupan Air

Kelinci harus selalu memiliki persediaan air bersih yang cukup. Pastikan untuk mengganti air kelinci setidaknya sekali sehari. Air dapat disimpan dalam botol atau mangkuk.Jika kamu menggunakan botol sipper, perhatikan kelinci baru untuk memastikan mereka tahu cara menggunakan botol, dan bersihkan botol setiap hari sehingga tabungnya tidak tersumbat. Jika menggunakan mangkuk, pastikan mangkuk itu cukup berat untuk menghindari tumpahnya air.

Cara Merawat Kelinci dengan Baik

Ilustrasi kelinci (Gambar oleh Simona Robová dari Pixabay)
Ilustrasi kelinci (Gambar oleh Simona Robová dari Pixabay)

Pelihara Lebih dari Satu Kelinci

Cara merawat kelinci agar berumur panjang selanjutnya adalah tidak membiarkannya hidup sendirian. Kelinci adalah hewan sosial dan sebagian besar akan jauh lebih bahagia sebagai bagian dari pasangan atau trio daripada hidup sendiri.

Jika kamu belum memiliki kelinci, pertimbangkan untuk mengadopsi kelinci sepasang. Kelinci adalah makhluk yang kompleks secara sosial, psikologis, dan fisiologis. Mereka membutuhkan banyak perhatian dan pengawasan khusus.

Menjaga Kebersihan Kelinci

Cara merawat kelinci di rumah yang tak kalah penting adalah menjaga kebersihannya dan kandangnya. Bersihkanlah kandang kelinci setiap minggu. Pastikan kelinci tetap dalam pengawasan saat kamu membersihkan kandang. Singkirkan jerami atau serutan kayu kotor dari dalam kandang. Lalu, cuci kandang dengan air hangat bersabun. Bilas bersih dan keringkan. Isi kandang dengan jerami atau serutan bersih.

Selain itu, sikat badan kelinci dengan sikat lembut untuk membersihkan bulunya setiap 1-2 hari. Kelinci tidak perlu dimandikan, kecuali jika benar-benar kotor dan tidak mampu membersihkan diri dengan baik. Bahkan, jika kamu memiliki 2 kelinci, kamu akan melihat kelinci-kelinci tersebut saling membantu merawat diri.

Periksakan ke Dokter Secara Berkala

Cara merawat kelinci di rumah yang terakhir adalah membawa kelinci ke dokter setidaknya sekali dalam setahun. Kelinci perlu menjalani pemeriksaan tahunan untuk menjamin kesehatannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel