9 Gejala Kanker Paru-Paru, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Gejala kanker paru-paru pada tahapan awal banyak tidak disadari oleh sebagian orang. Tanda atau gejala kanker paru-paru biasanya mulai dirasakan penderitanya saat sudah berada pada tahap akhir. Akan tetapi, saat gejala kanker paru-paru sudah pada tahap akhir, tentu kanker tersebut sudah parah.

Mengetahui apa saja gejala kanker paru-paru sejak dini, akan sangat diperlukan untuk membantu menemukan risiko, diagnosis, serta pengobatan ke depannya. Hal tersebut untuk mencegah semakin parahnya kondisi dari kanker paru-paru tersebut.

Untuk mengetahui apa saja gejala kanker paru-paru lebih dini, berikut Liputan6.com telah melansir dari Klikdokter dan berbagai sumber lainnya mengenai gejala kanker paru-paru tersebut, Selasa (5/1/2021).

Gejala Kanker Paru-Paru

Ilustrasi Batuk | pexels.com
Ilustrasi Batuk | pexels.com

1. Batuk tak kunjung reda

Gejala kanker paru-paru yang paling umum yaitu batuk dalam jangka waktu lama dan tidak segera mereda. Umumnya, batuk sendiri diakibatkan oleh virus atau infeksi pernapasan lain yang normalnya bisa hilang dalam waktu 2 minggu.

Akan tetapi, jika batuk tersebut disebabkan oleh peradangan di saluran pernapasan bawah, biasanya bisa berlangsung hingga beberapa bulan.

Akan tetapi, jika batuk kering atau berdahak masih saja tidak kunjung hilang hingga berbulan-bulan lamanya, maka ada baiknya untuk segera periksakan ke dokter. Pasalnya, batuk yang tidak kunjung reda tersebut bisa jadi gejala kanker paru-paru.

2. Suara serak dan parau

Selanjutnya, jika suara Anda mengalami perubahan dengan cukup signifikan, seperti jadi lebih dalam, rendah, serak, hingga parau, maka ada baiknya segera konsultasikan ke dokter. Suara serak yang bertahan hingga lebih dari dua minggu sangat erat hubungannya dengan gejala kanker paru-paru.

Pasalnya, perubahan suara menjadi serak dan parau ini ternyata bisa disebabkan oleh tumor yang menekan saraf pengatur kotak suara. Maka, jika dirasa mengalami gejala ini, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

3. Nyeri di dada

Gejala kanker paru-paru salah satunya timbul rasa nyeri di dada. Selain rasa nyeri di dada, bagian bahu atau punggung juga bisa timbul rasa nyeri. Tapi, rasa nyeri yang muncul tidak selalu terjadi bersamaan dengan gejala batuk.

Segera ke dokter apabila rasa nyeri di dada sudah mulai terasa tajam, tumpul, timbul terus-menerus, atau mungkin nyeri pada dada sering hilang dan muncul dalam intensitas sering.

Gejala Kanker Paru-Paru

Ilustrasi rokok. (Foto: unsplash.com)
Ilustrasi rokok. (Foto: unsplash.com)

4. Perbedaan batuk karena merokok

Batuk mungkin kerap kali terjadi saat menghisap asap rokok. Maka tidak jarang, gejala kanker paru-paru yang menyerang perokok sering tidak disadari. Tapi, perhatikan apakah suara batuk yang muncul terdengar lebih dalam atau lebih serak. Pasalnya, jika suara batuk yang timbul mulai mengalami perbedaan dan terdengar lebih dalam, segera periksakan ke dokter karena bisa jadi gejala kanker paru-paru.

5. Sesak napas

Kerap kali terasa lelah dan sesak napas saat aktivitas ringan, ternyata salah satu gejala kanker paru-paru. Pasalnya, kanker yang timbul bisa menyempitkan bahkan memblokir saluran pernapasan. Selain itu, gejala berupa sesak napas juga bisa terjadi akibat ada penumpukan cairan serta adanya tumor yang muncul di bagian organ paru-paru.

6. Sakit kepala

Selanjutnya, gejala kanker paru-paru salah satunya sakit pada bagian kepala. Nyeri kepala tersebut dikarenakan sel kanker yang telah menyebar. Kemudian, adanya tumor yang menekan pembuluh darah besar juga salah satu pemicu sakit kepala. Pasalnya, pembuluh darah besar memiliki fungsi membawa darah dari tubuh bagian atas ke jantung.

Gejala Kanker Paru-Paru

Ilustrasi berat badan (dok.pexels.com/Ketut Subiyanto)
Ilustrasi berat badan (dok.pexels.com/Ketut Subiyanto)

7. Timbul suara mengi

Saat saluran pernapasan menyempit, terblokir, atau bahkan mengalami peradangan, paru-paru bisa menimbulkan suara mengi. Mengi sendiri semacam suara yang mirip siulan dan muncul saat sedang bernapas.

8. Nyeri tulang

Selanjutnya, tulang di bagian punggung atau area tubuh lain bisa juga terasa nyeri akibat kanker paru. Nyeri tulang tersebut dapat semakin terasa ketika istirahat di malam hari. Sayangnya, banyak orang yang sulit membedakan antara nyeri tulang dan otot. Tapi satu ciri yang paling kentara, nyeri tulang akan terasa lebih parah ketika tubuh bergerak.

9. Berat badan turun drastis

Berat badan yang turun sebanyak 5 kilogram atau lebih tapi tidak sedang dalam program penurunan berat badan, bisa menjadi salah satu gejala kanker paru-paru atau kanker lainnya. Sebab, sel kanker akan menyerap energi yang dihasilkan oleh tubuh hingga menyebabkan berat badan ikut menurun.

Ada baiknya, segera ke dokter apabila mengalami gejala-gejala kanker paru di atas, agar dapat segera dilakukan diagnosis dan penanganan sesuai kondisi kesehatan.

Penyebab Kanker Paru-Paru

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Setelah memahami apa saja gejala kanker paru-paru, penting untuk mengetahui juga apa yang sebenarnya menjadi penyebab kanker paru-paru tersebut. Namun, jika dilihat dari penyebabnya, salah satu penyebab yang paling besar bisa diakibatkan kebiasaan merokok.

Rokok menjadi salah satu penyebab kanker paru-paru terbesar. Di dalam sebatang rokok terkandung lebih dari 60 zat racun yang berbeda-beda sehingga berpotensi menjadi penyebab kanker paru-paru. Berbagai zat racun tersebut dikenal sebagai zat karsinogenik.

Selain itu, menghisap ganja juga menjadi salah satu penyebab kanker paru-paru. Bahkan, penyebab kanker paru-paru tidak selalu karena perilaku merokok aktif. Banyak orang yang tidak merokok justru menjadi perokok pasif.

Para perokok pasif juga memiliki risiko terkena kanker paru-paru cukup tinggi. Melansir Klikdokter, sebuah riset membuktikan bahwa perokok pasif wanita yang pasangannya merokok, memiliki risiko 25% lebih besar daripada yang tinggal dengan orang yang tidak merokok.

Selain penyebab kanker paru-paru karena rokok, adanya beragam paparan terhadap zat racun lain seperti arsen, asbes, silika, bau gas atau bensin, gas NO (hasil dari kendaraan) serta sebagainya juga meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

Cara Mencegah Kanker Paru-Paru

Ilustrasi fitness di gym. (Photo by Anatase Maragos on Unsplash)
Ilustrasi fitness di gym. (Photo by Anatase Maragos on Unsplash)

Mengenali gejala dan penyebab kanker paru-paru tentu juga membuat Anda berpikir bagaimana cara mencegah kanker paru-paru tersebut. Ada beberapa cara mencegah kanker paru-paru, berikut penjelasannya:

- Cara mencegah kanker paru-paru yang terbaik adalah dengan menghindari rokok serta asapnya. Apabila Anda bisa berhenti merokok selama 10 tahun, maka cara mencegah kanker paru-paru ini turut menurunkan risiko kanker paru-paru tersebut bahkan sampai 50%.

- Dalam sebuah riset membuktikan, diet rendah lemak, tinggi serat, banyak mengonsumsi sayur, buah serta biji-bijian juga menjadi salah satu cara mencegah kanker paru-paru yang efektif. Kemudian, hindari juga mengonsumsi suplemen vitamin dalam dosis berlebihan.

- Cara mencegah kanker paru-paru selanjutnya dengan olahraga secara teratur. Bahkan dengan olahraga juga mencegah penyakit dan kanker lainnya. Cukup lakukan olahraga secara teratur selama 30 menit tiap harinya. Pada orang dewasa, minimal harus melakukan olahraga aerobik intensitas sedang 150 menit dalam satu minggu.

- Jika berbagai cara mencegah kanker paru-paru sudah dilakukan, jangan lupa gunakan alat pelindung diri di tempat kerja Anda yang mungkin banyak paparan bahan kimia berbahaya.

- Lalu, cara mencegah kanker paru-paru dengan memeriksakan diri secara rutin, terutama jika Anda memang punya riwayat merokok atau bekerja pada lingkungan dengan paparan bahan kimia yang berbahaya bagi paru-paru.