9 Jenis Kaca dan Fungsinya dalam Bangunan

·Bacaan 9 menit
9 Jenis Kaca dan Fungsinya dalam Bangunan
9 Jenis Kaca dan Fungsinya dalam Bangunan

RumahCom – Setiap bangunan yang ada pasti dibuat dengan penuh perhitungan yang baik. Tidak ada bangunan yang dibangun begitu saja tanpa adanya perhitungan. Membuat rumah Anda sendiri juga adalah salah satu hal yang sangat menyenangkan. Salah satunya dengan menambah kaca pada rumah Anda. Kaca adalah salah satu dekorasi rumah yang terbuat dari pasir silika dan pasir.

Setiap rumah memiliki bagian yang saling berkesinambungan. Semua bagian yang ada memiliki kepentingan dan fungsinya yang berbeda-beda dan Anda harus memperhitungkan seluruh bagian yang ada agar bisa berfungsi dengan semestinya. Agar Anda bisa lebih mengerti tentang kaca maka pada artikel kali ini akan dibahas mengenai:

  1. Asal Usul Kaca

  2. Tips Memilih Kaca untuk Interior Rumah

  3. 9 Jenis Kaca dan Fungsinya yang Paling Umum Digunakan

    1. Kaca Polos

    2. Kaca Anti Pecah

    3. Kaca Laminasi

    4. Kaca Ekstra Jernih

    5. Kaca Photochromatic

    6. Kaca Berwarna

    7. Kaca Tempered

    8. Kaca Balok

    9. Kaca Insulasi

  4. Kelebihan dan Kekurangan Material Kaca

    1. Kelebihan Material Kaca

    2. Kekurangan Material Kaca

Asal Usul Kaca

Pemasangan kaca perlu dilakukan secara berhati-hati. (Foto: Woburn Public Library)

Kaca adalah salah satu bagian dari bangunan yang paling sering digunakan dan mempunyai peran yang sangat penting bagi rumah Anda. Dilansir dari Wikipedia, kaca adalah sebuah materi padat yang transparan dan selalu dipakai dalam setiap konstruksi bangunan. Bahan dasar untuk pembuatan kaca umumnya menggunakan pasir silika dan pasir. Bahan tersebut nantinya akan dilelehkan dan melalui proses bertekanan tinggi dan melewati pemanasan dan pendinginan yang cepat.

Pada awalnya kaca berhasil dibuat secara tidak sengaja ketika melalui proses pembuatan besi baja. Ketika semakin banyak yang mengetahui bahwa kaca sangat mudah untuk dibentuk-bentuk akhirnya mulailah bahan kaca tersebut dimanfaatkan untuk membuat berbagai bentuk benda seperti vas bunga, piring, hingga gelas untuk minum. Karena terlalu polos, akhirnya banyak yang menghias kaca agar bisa terlihat lebih menarik seperti diwarnai dengan menggunakan cat enamel.

Baca Juga: Atap Asbes: Plus-Minus, Harga, Hingga Bahayanya

Salah satu kaca yang terbentuk secara almiah adalah kaca yang terbuat dari batuan obsidian. Batu obsidian adalah batu yang berasal dari ekstrusi lava yang mendingin secara cepat sehingga tidak adanya pertumbuhan kristal sama sekali. Karena pada awalnya manusia masih memiliki keterbatasan alat dan teknologi untuk membuat kaca sendiri maka dimanfaatkanlah bebatuan obsidian sebagai awal dari kaca yang terbuat dari bahan vulkanis.

Kaca-kaca pada zaman terdahulu tidaklah sempurna dan memiliki banyak bagian yang cacat. Selain itu juga tingkat transparansinya masih sangat rendah dan kaca juga tidak terlihat bersih dan jernih. Seiring dengan perjalanan waktu akhirnya muncul teknologi pengolahan kaca yang baik agar bisa menghasilkan sebuah kaca yang bening dan memiliki tingkat ketahanan yang sangat tinggi.

Tips Memilih Kaca untuk Interior Rumah

Kaca bisa pecah apabila terkena benturan yang keras. (Foto: Pixabay – Kira Hoffman)

Kaca mempunyai peran yang sangat penting bagi rumah Anda. Dengan memilih kaca yang tepat maka otomatis kondisi interior rumah Anda juga bisa mengalami perubahan yang sangat drastis. Pertama-tama, Anda harus mengenali lingkungan tempat tinggal Anda sendiri. Jika Anda tinggal pada daerah yang lebih dingin maka otomatis Anda akan membutuhkan kaca yang mempunyai insulasi panas yang sangat baik. Dan sebaliknya, jika Anda tinggal pada daerah yang panas maka Anda akan membutuhkan lapisan penahan panas yang baik pada kaca yang ada pada rumah Anda.

Mempercantik rumah dengan pemilihan kaca yang tepat bisa menambah unsur estetik tersendiri. Cek pilihan perumahan di Jakarta Selatan yang beragaya minimalis ini.

9 Jenis Kaca dan Fungsinya yang Paling Umum Digunakan

Kaca membutuhkan perawatan agar bisa tetap terlihat bagus. (Foto: Pexels – Nathan Cowley)

Kaca memiliki peran yang sangat penting dalam konstruksi bangunan. Hampir seluruh bangunan yang ada pasti mempunyai kaca. Secara umum, fungsi dari kaca tentunya untuk membuat ruangan Anda menjadi tidak gelap dan membiarkan cahaya alami dari matahari bisa masuk ke dalam dengan mudah.

Rumah yang memiliki pencahayaan alami tentunya akan menjadi lebih terang dan terasa lebih hangat. Selain itu juga Anda akan menjadi lebih hemat listrik dan tidak membutuhkan pencahayaan tambahan ketika siang hari. Inilah 9 jenis kaca dan fungsinya yang berbeda-beda:

1. Kaca Polos

Kaca polos adalah salah satu jenis kaca yang paling banyak digunakan di rumah. (Foto: Pexels – Quang Nguyen)

Jenis kaca yang pertama adalah kaca polos. Kaca dengan jenis ini merupakan salah satu jenis kaca yang paling banyak digunakan pada setiap bangunan. Kaca polos dibuat dari sodium silika dan kalsium silika dan merupakan salah satu jenis kaca paling sederhana dan mudah untuk dibuat.

Karena proses pembuatannya yang mudah menjadikan kaca ini mempunyai harga jual yang murah dan sangat umum untuk dipakai pada setiap bangunan yang ada. Secara spesifikasi, kaca ini mempunyai ketebalan mulai dari 2mm hingga 20mm dan mempunyai berat mulai dari 6 hingga 36kg per meter perseginya.

2. Kaca Anti Pecah

Jenis kaca yang selanjutnya adalah kaca anti pecah. Kaca dengan jenis ini mempunyai kelebihan yaitu akan sangat aman ketika terkena benturan. Jika umumnya kaca yang terkena benturan akan pecah dan hancur menjadi berkeping-keping dan menjadikannya sangat berbahaya maka kaca anti pecah ini tidak akan hancur berserakan apabila terkena benturan yang keras dan sangat aman untuk digunakan pada bangunan yang memiliki risiko kecelakaan tinggi. Kaca anti pecah ini menggunakan lapisan plastik polyvinyl butyral yang membuatnya punya ketahanan yang sangat tinggi.

Kaca anti pecah umumnya akan digunakan pada bangunan bertingkat untuk memberikan keamanan lebih bagi siapa saja yang berada di dalamnya. Secara spesifikasi, ketebalan dari kaca anti pecah berbeda-beda

3. Kaca Laminasi

Kaca laminasi mempunyai kelebihan untuk tahan terhadap panas matahari. (Foto: Kratos Glass)

Jenis kaca yang bisa Anda temui selanjutnya adalah kaca laminasi. Kaca dengan model ini memiliki kelebihan yaitu kemampuannya dalam menahan panas dan sinar UV dari cahaya matahari. Karena mempunyai lapisan laminasi yang tebal menjadikan jenis kaca ini mempunyai ketebalan dan berat yang jauh lebih tinggi daripada kaca biasa pada umumnya. Selain itu juga, harga dari kaca laminasi jauh lebih mahal daripada kaca polos karena proses pembuatannya yang rumit.

4. Kaca Ekstra Jernih

Salah satu jenis kaca yang paling banyak diminati lainnya adalah kaca ekstra jernih. Sesuai dengan namanya, kaca ini mempunyai tampilan yang jauh lebih bersih jika dibandingkan dengan kaca polos pada umumnya. Kaca ini mempunyai kelebihan yaitu lapisan oleophobic dan hydrophobic dan menjadikannya sangat mudah untuk merawat kaca ini.

Cara Mudah Membuat Taman Minimalis di Lahan Sempit
Cara Mudah Membuat Taman Minimalis di Lahan Sempit

Tips Rumah dan Apartemen

Cara Mudah Membuat Taman Minimalis di Lahan Sempit

5. Kaca Photochromatic

Jenis kaca yang berikutnya adalah kaca photochromatic. Kaca ini umumnya dipakai pada berbagai tempat seperti ruang kantor, ruang Intensive Care Unit ataupun ruangan penting yang lainnya. Kelebihan dari kaca ini adalah kemampuannya dalam melindungi bagian dalam ruangan dari cahaya matahari yang masuk. Sinar matahari akan disebarkan dan menjadi tidak terfokus, sekaligus mengurangi panas yang masuk.

6. Kaca Berwarna

Kaca berwarna memiliki penampilan yang sangat menarik. (Foto: Control Glass)
Kaca berwarna memiliki penampilan yang sangat menarik. (Foto: Control Glass)

Kaca berwarna memiliki penampilan yang sangat menarik. (Foto: Control Glass)

Kaca berwarna adalah salah satu jenis kaca yang banyak digunakan pada bangunan-bangunan ataupun rumah. Kaca ini merupakan kaca polos biasa yang sudah diberikan warna pada dalam proses pembuatannya agar bisa terlihat menarik dan berbeda. Sebagai contohnya, material kaca biasa akan ditambahkan dengan sulfur untuk menjadikan warnanya berubah menjadi berwarna biru.

7. Kaca Tempered

Jenis kaca yang paling sering Anda temui selanjutnya adalah kaca tempered. Kaca jenis ini merupakan salah satu kaca yang mempunyai ketahanan tinggi terhadap panas ataupun benturan. Kaca ini juga tidak mudah memuai dan menjadikannya sangat aman untuk digunakan dalam pintu darurat karena sifatnya yang lebih tahan apabila terjadi kebakaran. Selain itu juga, kaca tempered bisa Anda temui pada kendaraan yang Anda pakai karena kuat terhadap benturan.

8. Kaca Balok

Kaca balok merupakan salah satu jenis kaca yang mempunyai nilai estetika yang menarik. Anda bisa menggunakan kaca balok ini untuk memperindah bangunan atau rumah Anda karena bentuknya yang unik dan cocok untuk diaplikasikan pada berbagai bagian rumah yang berbeda. Cara pembuatan dari kaca balok juga sangatlah unik karena terdapat dua buah kaca yang akan di pres dan cetak secara bersamaan ketika dalam proses pembuatannya. Ketika cahaya melewati kaca balok akan menghasilkan efek yang sangat indah dan menarik.

9. Kaca Insulasi

Pesawat adalah salah satu kendaraan yang memanfaatkan kaca insulasi untuk menjaga tekanan udara di dalam kabin. (Foto: Needpix)
Pesawat adalah salah satu kendaraan yang memanfaatkan kaca insulasi untuk menjaga tekanan udara di dalam kabin. (Foto: Needpix)

Pesawat adalah salah satu kendaraan yang memanfaatkan kaca insulasi untuk menjaga tekanan udara di dalam kabin. (Foto: Needpix)

Kaca insulasi adalah salah satu jenis kaca yang terbuat dari dua atau tiga lapis kaca yang terbagi oleh ruangan kosong yang tervakum. Lapisan kaca tersebut menciptakan efek insulasi terhadap panas dan tekanan yang sangat baik dan menjadikannya sangat tahan terhadap tekanan yang tinggi. Kaca jenis ini umumnya dipakai pada pesawat yang membutuhkan kaca yang tahan terhadap perbedaan tekanan udara. Selain itu juga kaca ini bisa dipakai pada rumah yang memiliki empat musim untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman pada setiap kondisi cuaca yang berbeda-beda.

Tip Rumah

Carilah kaca dengan jenis terbaik dan yang paling cocok dengan rumah Anda agar penampilan dari rumah Anda bisa menjadi semakin indah.

Kelebihan dan Kekurangan Material Kaca

Kaca sangat populer dan harus menjadi bahan konstruksi utama yang tidak boleh dilewatkan. (Foto: Home Guide)
Kaca sangat populer dan harus menjadi bahan konstruksi utama yang tidak boleh dilewatkan. (Foto: Home Guide)

Kaca sangat populer dan harus menjadi bahan konstruksi utama yang tidak boleh dilewatkan. (Foto: Home Guide)

Kaca adalah material transparan yang selalu ada dalam setiap konstruksi bangunan apapun. Dengan memanfaatkan material kaca maka otomatis rumah ataupun bangunan Anda yang lainnya bisa terlihat lebih menarik indah. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan material kaca:

1. Kelebihan Material Kaca

  • Kaca merupakan salah satu material bangunan yang bisa dipakai dan digunakan dalam berbagai situasi yang berbeda-beda. Fleksibilitasnya sangatlah tinggi sehingga Anda bisa mengkreasikan material kaca untuk berbagai bagian rumah Anda.

  • Kaca memiliki tingkat transparasi yang sangat tinggi dan bisa membuat ruangan Anda akan bisa dimasuki oleh sinar matahari secara alami. Ruangan yang terang secara alami otomatis mengurangi kebutuhan Anda untuk menggunakan lampu di siang hari.

  • Kelebihan kaca adalah sifatnya yang mampu untuk kembali di daur ulang untuk menjadi kaca yang baru dan membuatnya sangat aman terhadap alam.

Tontonlah video yang informatif berikut ini agar Anda bisa mengetahui bujet apa saja yang wajib Anda siapkan sebelumnya saat Anda akan membeli rumah!

2. Kekurangan Material Kaca

  • Kaca merupakan material padat yang kuat namun bisa pecah dengan mudah. Anda harus secara berhati-hati ketika melakukan pemasangan kaca karena apabila terbentur sedikit saja maka kaca tersebut bisa pecah dan menjadikannya sudah tidak bisa dipakai.

  • Rumah yang memiliki kaca terlalu banyak tentunya akan semakin mengurangi privasi di dalamnya karena siapa saja menjadi bisa melihat bagian dalam rumah dengan mudah. Oleh karena itulah Anda perlu untuk memasang tirai agar bagian dalam rumah Anda tidak bisa terlihat dengan mudah dari luar.

Itulah beberapa jenis kaca yang berbeda-beda beserta fungsinya. Anda bisa memanfaatkan berbagai jenis kaca tersebut sesuai dengan kebutuhannya pada rumah tinggal Anda sendiri. Pastikan agar Anda selalui berhati-hati ketika memegang kaca karena apabila pecah maka serpihannya bisa melukai Anda.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel