9 Kondisi yang Tak Dianjurkan Suntik Vaksin COVID-19

Ichsan Suhendra, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemberian vaksin COVID-19 sudah mulai diterapkan pada kelompok prioritas dan akan segera dilakukan ke masyarakat luas. Sebelum melakukan persiapan vaksin COVID-19, setiap masyarakat perlu melakukan pola hidup sehat.

Tak sedikit yang lantas mempertanyakan pemberian vaksin bagi yang memiliki penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, asma dan beberapa penyakit lainnya. Dipaparkan dokter spesialis penyakit dalam, dr. Tolhas Banjarnahor, Sp.PD-FINASIM, kelompok tersebut boleh asal harus memastikan kondisi kesehatannya terkontrol dengan baik.

"Sebaiknya seseorang yang memiliki penyakit kronis perlu melakukan pemeriksaan penunjang lebih lanjut untuk mengetahui apakah penyakitnya sudah terkontrol atau belum. Pada kondisi tertentu, seseorang dengan penyakit kronis diperlukan rekomendasi dari dokter yang merawat apakah boleh mendapatkan vaksin atau tidak,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis Primaya Hospital.

Dokter Tolhas menambahkan, sebaiknya vaksinasi ditunda apabila suhu tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 37.5°C. Selain itu, tak dianjurkan vaksinasi jika sedang dalam kondisi sakit, terinfeksi COVID-19, atau menderita penyakit yang belum terkontrol seperti asma, TBC, diabetes melitus, dan hipertensi hingga penyakit tersebut terkontrol lagi dengan baik.

“Namun, jika seseorang mengalami penyakit komorbid atau kronis yang terkontrol, maka ia boleh dilakukan vaksinasi sesuai rekomendasi dokter,” tambahnya.

Berikut 9 kondisi yang tak dianjurkan vaksinasi dipaparkan oleh dr. Tolhas Banjarnahor, Sp.PD-FINASIM.

1. Seseorang dengan riwayat alergi terhadap vaksin atau komposisi yang ada di dalam vaksin dan seseorang yang dapat mengalami reaksi alergi yang parah terhadap vaksin.

2. Seseorang dengan riwayat penyakit pembekuan darah yang tidak terkontrol.

3. Seseorang dengan kelainan atau penyakit kronis (gangguan jantung berat, hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes melitus yang tidak terkontrol, penyakit ginjal yang berat, penyakit hati, tumor, dan penyakit kronis yang tidak terkontrol lainnya).

4. Seseorang dengan riwayat gangguan sistem imun atau mendapat terapi yang mengganggu sistem imun dalam 4 minggu terakhir.

5. Riwayat epilepsi atau penyakit gangguan penurunan fungsi saraf.

6. Ibu hamil dan menyusui.

7. Seseorang yang pernah terinfeksi COVID-19.

8. Khusus vaksin Sinovac, seseorang yang berusia di atas 59 tahun dan di bawah 18 tahun.

9. Khusus Moderna dan Pfizer, seseorang yang berusia di bawah 16 tahun.