9 Manfaat Bekam bagi Kesehatan, Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Segudang manfaat bekam bagi kesehatan ternyata belum banyak yang tahu, ya? Manfaat bekam ini berasal dari kemampuan pengobatan asal Timur Tengah untuk mengisap atau mengeluarkan darah dari permukaan kulit.

Bekam merupakan pengobatan yang terbilang aman dan sudah banyak dipakai di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, Amerika, dan Saudi Arabia. Tak lain, karena manfaat bekam bagi kesehatan baik untuk peredaran darah, sistem imun, metabolisme, sampai kecantikan.

Ada dua jenis terapi hisap dengan alat berupa tabung ini yang bisa dijadikan pilihan. Tentu saja agar manfaat bekam bagi kesehatan bisa dirasakan betul, yakni terapi basah dan kering. Terapi basah dilakukan dengan melukai permukaan kulit, sementara terapi kering menghisap dan memijat tanpa mengeluarkan darah.

Bila ingin langsung mencoba terapi bekam, perhatikan efek samping dan hal-hal yang perlu dipersiapkan, ya! Berikut Liputan6.com ulas manfaat terapi bekam bagi kesehatan dari berbagai sumber, Kamis (25/3/2021).

Manfaat Bekam bagi Kesehatan

Ilustrasi lelah. Sumber: Unsplash
Ilustrasi lelah. Sumber: Unsplash

Melancarkan Peredaran Darah

Manfaat bekam bagi kesehatan adalah membuat peredaran darah menjadi lancar. Hal ini karena terapi bekam menggunakan penyedotan darah kotor yang memiliki dampak pada peningkatan aliran darah. Manfaat bekam bagi kesehatan akan membuat pembuluh darah menjadi lebih kuat. Darah yang tersumbat pun menjadi lancar.

Mengatasi Kelelahan

Jika seseorang mengalami kelelahan, biasanya orang tersebut akan melakukan pijat untuk menghilangkan rasa lelah di badannya. Selain pijatan, ternyata manfaat bekam bagi kesehatan bisa mengatasi kelelahan, lho.

Kelelahan biasanya diakibatkan oleh syaraf-syaraf yang kaku. Manfaat bekam bagi kesehatan ini yang akan meredakan ketegangan dan kekakuan syaraf tersebut. Tentunya dibarengi dengan pola istirahat yang cukup.

Manfaat Bekam bagi Kesehatan

Ilustrasi Demam. Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Demam. Credit: pexels.com/pixabay

Meredakan Nyeri

Bekam bisa untuk meredakan berbagai jenis nyeri dan keluhan. Manfaat bekam bagi kesehatan bisa meredakan nyeri dan rasa sakit pada pinggang, bahu, dada, punggung, perut, dan encok. Selain itu manfaat bekam bagi kesehatan bisa mengatasi beberapa keluhan seperti sakit gigi, migrain, batuk, dan tekanan darah tinggi.

Membuang Racun

Manfaat bekam bagi kesehatan dapat membuang racun, angin, dan kolesterol. Terutama yang berkumpul di darah pada lapisan kulit yang sering menjadi penyebab penyakit. Racun, angin, dan kolesterol akan ditarik ke luar dengan cara menyedot darah kotor sehingga darah menjadi bersih.

Meringankan Demam

Manfaat bekam bagi kesehatan bisa meringankan gejala demam. Hal tersebut disebabkan manfaat bekam bagi kesehatan tidak jauh berbeda dengan kerokan. Bekam dapat membantu meringankan gejala demam karena patogen pengganggu di dalam tubuh, bisa dikeluarkan melalui darah kotor dan angin yang terdapat di dalam cup bekam.

Manfaat Bekam bagi Kesehatan

Ilustrasi Kulit Berjerawat. Credit: pexels.com/Laluna
Ilustrasi Kulit Berjerawat. Credit: pexels.com/Laluna

Memperbaiki Sistem Imun Tubuh

Manfaat bekam bagi kesehatan mampu memperbaiki sistem tubuh yang mengalami keluhan atau gangguan. Hal ini salah satunya karena manfaat bekam bagi kesehatan mampu melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

Bekam memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya ingat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan aktivitas saraf tulang belakang. Tak heran bila manfaat bekam bagi kesehatan dapat diandalkan.

Mencegah Jerawat

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015 pada Journal of Traditional and Complementary Medicine menyebutkan, manfaat bekam bagi kesehatan dapat membantu mengatasi masalah jerawat di kulit.

Bahkan, penelitian tersebut mengatakan bahwa manfaat bekam bagi kesehatan mampu mencegah kejadian herpes zoster dan membantu mengurangi rasa sakit.

Sayangnya, belum banyak penelitian lanjutan yang mengonfirmasi manfaat bekam bagi kesehatan tersebut. Masih belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

Manfaat Bekam bagi Kesehatan

Ilustrasi Sakit Kepala. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Sakit Kepala. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Mengatasi Sakit Kepala

Salah satu kondisi yang dapat mencetuskan migrain adalah sirkulasi darah yang tidak lancar. Sementara itu, manfaat bekam bagi kesehatan merupakan terapi alternatif yang disinyalir dapat membantu memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.

Nah, manfaat bekam bagi kesehatan diyakini mampu membantu mengatasi migrain atau sakit kepala sebelah. Meski masuk akal, ternyata belum ada penelitian ilmiah yang secara spesitik setuju dengan pendapat tersebut.

Menurunkan Berat Badan

Manfaat bekam bagi kesehatan bisa membantu menurunkan berat badan. Bekam dapat mengeluarkan jaringan lemak yang berada di bagian pori-pori tubuh. Selain itu bisa terjadi karena manfaat bekam bagi kesehatan ini dapat meningkatkan proses metabolisme tubuh.

Proses metabolisme yang baik bisa menghancurkan lemak lebih banyak dibandingkan orang-orang yang memiliki metabolisme tidak teratur. Oleh sebabnya, jika kalian ingin menurunkan berat badan, manfaat bekam bagi kesehatan ini bisa menjadi salah satu solusi.

Efek Samping Terapi Bekam

1. Rasa Tidak Nyaman

Pada area yang ditempelkan cangkir, Anda mungkin merasakan ketidaknyamanan atau sedikit nyeri. Hal ini cukup normal terjadi selama nyeri dapat ditahan dan tidak bertambah hebat.

2. Bengkak

Bengkak pada area yang ditempelkan cangkir mungkin terjadi sebagai efek dari kulit yang ditarik. Namun, pembengkakan umumnya tidak bertahan lama.

3. Memar

Kondisi ini merupakan efek samping yang sering atau hampir selalu terjadi setiap kali terapi bekam dilakukan.

Bekam membuat pembuluh darah di sekitar area yang ditempelkan cangkir pecah, sehingga terbentuk lebam atau memar. Tapi, biasanya keluhan ini menghilang dalam beberapa hari.

4. Lepuh atau Luka Bakar

Jika terlalu lama dilakukan bekam dan kulit Anda tidak dapat menerimanya, maka bisa juga terjadi luka bakar atau lepuh.

5. Infeksi Kulit

Meski kemungkinan ini tetap ada, namun risiko infeksi kulit akibat bekam terbilang kecil. Biasanya, kondisi ini dapat dihindari bila praktisi atau terapis Anda mengikuti metode yang tepat.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Spesialis melakukan pengobatan hijama atau terapi bekam basah kepada pasien di sebuah klinik di Ajman, Uni Emirat Arab, Kamis (15/8/2019). Hijama dianggap sebagai perawatan medis tradisional di negara-negara Islam. (KARIM SAHIB/AFP)
Spesialis melakukan pengobatan hijama atau terapi bekam basah kepada pasien di sebuah klinik di Ajman, Uni Emirat Arab, Kamis (15/8/2019). Hijama dianggap sebagai perawatan medis tradisional di negara-negara Islam. (KARIM SAHIB/AFP)

Bila sudah paham manfaat bekam bagi tubuh dan langsung berminat melakukannya, perhatikan hal-hal berikut ini. Pastikan untuk memilih tempat atau fasilitas terapi yang memang profesional dengan praktisi bersertifikat.

Tempat tersebut harus memerhatikan kebersihan dan kesterilan alat bekam agar terhindar dari risiko penularan penyakit, seperti hepatitis dan HIV.

Selain itu, terapi bekam tidak direkomendasikan untuk semua orang. Mereka yang tidak diperbolehkan menjalani pengobatan ini adalah:

1. Wanita hamil

2. Wanita yang sedang menstruasi

3. Orang yang memiliki riwayat kejang otot

4. Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti gagal organ, hemofilia, edema, kelainan darah, dan beberapa jenis penyakit jantung

5. Lansia dan anak-anak

6. Penderita diabetes

7. Kulit sensitif

Kebanyakan terapi bekam dilakukan di bagian punggung. Meski sebenarnya bekam bisa dilakukan di area tubuh manapun, tetapi hindari kulit yang sedang mengalami kerusakan, iritasi, dan peradangan.

Hindari juga melakukan bekam pada area yang terdapat pembuluh darah arteri, kelenjar getah bening, mata, lubang, dan degup nadi.

Bila Anda memiliki suatu penyakit dan memilih terapi bekam sebagai pengobatan penunjang, sebaiknya diskusikan dulu keputusan tersebut dengan dokter.