9 Manfaat Beras Basmati, Perhatikan Cara Memasaknya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Ada beragam manfaat beras basmati bagi kesehatan tubuh. Bahkan manfaat beras basmati dipercaya lebih banyak dibandingkan beras lainnya. Selain itu, bentuk dari beras basmati memiliki panjang dan aroma yang berbeda dibandingkan beras jenis lainnya.

Kemudian, salah satu keunikan dari beras basmati ada pada sifatnya yang tidak lengket seperti jenis beras lainnya. Beras basmati juga mampu menyerap air lebih banyak. Beragam karakter unik dari beras basmati tersebut tidak lepas dari daerah budidayanya, yaitu dari India dan memang belum dibudidayakan di tempat lain. Maka tidak heran jika dari sisi kualitas juga masih terjaga.

Sebenarnya, terdapat dua jenis beras basmati, yaitu beras basmati putih dan cokelat. Jenis beras ini sangat berbeda dari yang lain. Pasalnya, beras ini mengandung vitamin dan mineral, serat, karbohidrat, protein, serta memiliki lebih sedikit lemak dibandingkan jenis beras lainnya.

Untuk membahas lebih lanjut mengenai apa saja manfaat beras basmati, berikut ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber, mengenai manfaat beras basmati untuk kesehatan tubuh, Jumat (1/1/2021).

Manfaat Beras Basmati

ilustrasi dokter/Photo by rawpixel.com from Pexels
ilustrasi dokter/Photo by rawpixel.com from Pexels

1. Menurunkan risiko kanker usus besar

Manfaat beras basmati yang pertama, yaitu mampu menurunkan risiko kanker usus besar. Pasalnya, konsumsi lebih banyak serat dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya kanker usus besar. Bahkan studi menyatakan, apabila seseorang makan sekitar 30 gram serat tiap hari bisa mengurangi risiko kanker usus sebesar 30 persen dibandingkan orang yang kurang mengonsumsi serat.

Beras basmati merupakan salah satu bahan pangan yang dikatakan memiliki lebih banyak serat dibandingkan dengan beras putih biasa. Supaya manfaatnya lebih maksimal, pilih beras basmati yang memiliki warna cokelat normal.

2. Aman dikonsumsi penderita diabetes

Indeks glikemik beras basmati warna cokelat lebih rendah dibandingkan dengan beras putih biasa. Maka dari itu, tidak heran jika beras basmati sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi penderita diabetes.

3. Melancarkan buang air besar

Dengan kandungan serat yang sangat kaya di dalam beras basmati, maka tidak perlu khawatir soal masalah buang air besar. Sebab, konsumsi makanan yang kaya akan serat bisa sangat membantu mengatasi masalah pencernaan, salah satunya seperti sembelit.

Manfaat Beras Basmati

Makanan Bebas Gluten, Benarkah Sehat?
Makanan Bebas Gluten, Benarkah Sehat?

4. Membuat kenyang lebih lama

Konsumsi beras basmati dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama. Sebab, beras basmati membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan dengan beras jenis lainnya. Hal tersebut tentunya akan membuat perut terasa lebih kenyang.

Maka dari itu manfaat beras basmati sangat erat hubungannya dengan penurunan berat badan. Sebab, dengan konsumsi beras basmati akan menekan keinginan untuk ngemil dan makan berlebih.

5. Kaya akan vitamin

Sebenarnya manfaat beras basmati tidak lepas dari beragam kandungan vitamin di dalamnya. Beras ini mengandung vitamin seperti tiamin dan niacin. Kedua vitamin ini mampu bekerja efektif pada sistem pencernaan, sistem saraf, serta jantung. Kandungan zat besi yang ada di dalam nasi basmati juga cukup tinggi.

6. Bebas gluten

Nasi basmati tidak mengandung gluten. Maka jika sedang mencari makanan bebas gluten, nasi basmati dapat dijadikan alternatif pilihan yang tepat.

Manfaat Beras Basmati

Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay
Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay

7. Menjaga tekanan darah

Di dalam beras basmati cokelat terdapat kandungan kalium dan magnesium tinggi yang sangat berperan dalam mengontrol tekanan darah. Magnesium serta kalium tersebut akan membantu melemaskan dinding pembuluh darah yang secara teratur bisa untuk membantu menurunkan tekanan darah.

8. Rendah arsenik

Kandungan arsenik pada beras basmati dipercaya lebih rendah dari jenis beras lainnya. Arsenik adalah elemen beracun yang bisa ditemukan pada tanaman, hewan, bebatuan, serta bisa juga larut dalam air. Jika arsenik menumpuk di tubuh maka berisiko meningkatkan penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker.

9. Bagus untuk diet

Beras basmati memiliki kandungan karbohidrat jenis amilosa yang cukup tinggi. Sifatnya lama dicerna oleh tubuh, sehingga bisa membantu kenyang lebih lama. Tiap 100 gram beras basmati putih matang mengandung 150 kalori, 3 gram protein dan 35 gram karbohidrat.

Cara Memasak Beras Basmati

Beras basmati - Image by Seb Powen from Pixabay
Beras basmati - Image by Seb Powen from Pixabay

Memang, jenis beras basmati memiliki harga yang cukup mahal di pasaran. Maka, jika memasaknya tidak tepat, akan sia-sia. Berikut ini cara memasak beras basmati seperti yang dilansir dari Fimela.com:

1. Cuci beras

Cuci beras basmati hingga bersih terlebih dahulu. Cuci beras dan ganti airnya yang keruh selama 2-3 kali.

2. Rendam dengan air

Kemudian, tuang air bersih ke dalam mangkuk beras yang sudah dicuci dan rendam beras selama 30 menit. Cara ini penting dilakukan supaya saat matang, nasi basmati tidak terlalu kering dan keras. Perendaman ini juga berfungsi supaya tekstur nasi lebih mekar dan bisa meresap bumbu masakan dengan lebih baik.

3. Tambahkan garam atau air kaldu

Supaya hasil lebih gurih, ketika menanak nasi basmati bisa ditambahkan sedikit garam atau menggunakan air kaldu.

Setelah menyimak manfaat beras basmati di atas, tidak ada salahnya mencoba memasaknya bukan? Jangan lupa dengan pendamping berupa lauk khas beras basmati, ya.