9 Manfaat Oatmeal bagi Kesehatan, Makanan Sehat untuk Sarapan

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Oatmeal merupakan makanan yang menyehatkan dan penuh nutrisi. Makanan yang cocok dihidangkan waktu sarapan ini terdiri dari gandum dan cairan seperti air, susu sapi atau nabati.

Oatmeal berasal dari kata 'oat' atau gandum kering. Konsumsi outmeal akan bermakin bernutrisi jika ditambahkan buah-buahan.

Oatmeal menjadi makanan yang cocok bagi seseorang yang sedang menjalani diet. Dalam secangkir oatmeal, Anda akan mendapatkan 150 kalori, 6 gram protein, 4 gram serat dan 3,56 gram lemak.

Kandungan tersebut sudah cukup untuk menyediakan energi bekerja. Oatmeal juga sangat cocok dikonsumsi bagi kalangan gamer.

Pasalnya, kalangan ini kerap mengonsumsi makanan instan yang tak baik bagi kesehatan untuk mengisi tenaga. Itulah mengapa, para gamer pun lebih disarakan mengonsumsi oatmel.

Berikut manfaat oatmeal bagi kesehatan, dikutip dari Healthline, Selasa (2/2/2021).

Manfaat Oatmeal bagi Kesehatan

Ilustrasi smoothie pisang oatmeal. Credit: pexels.com/Buenosia
Ilustrasi smoothie pisang oatmeal. Credit: pexels.com/Buenosia

1. Oat Sangat Bergizi

Oat berasal dari gandum yang merupakan sumber karbohidrat dan serat yang baik. Selain itu, oat mengandung lebih banyak protein dan lemak daripada biji-bijian lainnya. Oat juga sarat aakan vitamin penting dan senyawa antioksidan lainnya.

2. Kaya Antioksidan

Out mengandung banyak antioksidan kuat, seperti avenanthramides. Senyawa ini dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Molekul gas ini membantu melebarkan pembuluh darah dan menghasilkan aliran darah yang lebih baik.

Manfaat Oatmeal bagi Kesehatan

Manfaat oatmeal untuk kecantikan. (unsplash.com/Markus Spiske).
Manfaat oatmeal untuk kecantikan. (unsplash.com/Markus Spiske).

3. Mengandung Serat Laut yang Kuat

Oat mengandung beta-glukan dalam jumlah besar, sejenis serat laut. Beta-glukan sebagian larut dalam air dan membentuk larutan kental seperti gel di usus.

Kegunaan serat beta-glukan meliputi:

  • Mengurangi LDL dan kadar kolesterol total.

  • Penurunan gula darah dan respons insulin.

  • Meningkatnya perasaan kenyang.

  • Meningkatnya pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan.

4. Menurunkan Kadar Kolesterol

Oat dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi kolesterol total dan LDL serta melindungi kolesterol LDL dari oksidasi.

Oksidasi kolesterol LDL ("jahat"), yang terjadi ketika LDL bereaksi dengan radikal bebas, merupakan langkah penting lainnya dalam perkembangan penyakit jantung. Itu menghasilkan peradangan di arteri, merusak jaringan, dan dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Manfaat Oatmeal bagi Kesehatan

Ilustrasi berat badan. Credit: unsplash.com/iyunmai
Ilustrasi berat badan. Credit: unsplash.com/iyunmai

5. Meningkatkan Kontrol Gula Darah

Diabetes tipe 2 adalah penyakit umum, yang ditandai dengan peningkatan gula darah secara signifikan. Biasanya akibat dari penurunan kepekaan terhadap hormon insulin.

Oat dapat membantu menurunkan kadar gula darah , terutama pada orang yang kelebihan berat badan atau menderita diabetes tipe 2.

6. Membantu Menurunkan Berat Badan

Oatmeal (bubur) bukan hanya makanan sarapan yang lezat, tetapi juga sangat mengenyangkan. Makan makanan yang mengenyangkan dapat membantu Anda makan lebih sedikit kalori dan menurunkan berat badan.

Dengan menunda waktu yang dibutuhkan, perut Anda untuk mengosongkan makanan. Beta-glukan dalam oatmeal dapat meningkatkan perasaan kenyang Anda.

7. Membantu Perawatan Kulit

Oatmeal koloid (oat yang digiling halus) telah lama digunakan untuk membantu mengatasi kulit kering dan gatal. Itu dapat membantu meringankan gejala berbagai kondisi kulit, termasuk eksim.

Manfaat Oatmeal bagi Kesehatan

Ilustrasi oatmeal. Credit: unsplash.com/Margarita
Ilustrasi oatmeal. Credit: unsplash.com/Margarita

8. Menurunkan Risiko Asma pada Anak

Asma adalah penyakit kronis paling umum terjadi pada anak-anak. Banyak peneliti percaya pengenalan awal makanan padat dapat meningkatkan risiko anak terkena asma dan penyakit alergi lainnya.

Satu studi melaporkan bahwa memberi makan gandum kepada bayi sebelum usia enam bulan dikaitkan dengan penurunan risiko asma masa kanak-kanak.

9. Meringkan Sembelit

Orang lanjut usia sering mengalami sembelit, dengan jarangnya buang air besar tidak teratur sehingga sulit untuk dikeluarkan.

Obat pencahar sering digunakan untuk meredakan sembelit pada lansia. Namun, meski efektif, itu juga dikaitkan dengan penurunan berat badan dan penurunan kualitas hidup.

Studi menunjukkan bahwa oat bran, lapisan luar biji-bijian yang kaya serat, dapat membantu meredakan sembelit pada orang tua.

Sumber: Healthline

Yuk, baca artikel manfaat lainnya dengan mengikuti tautan ini.