9 Manfaat Sehat Menjadi Jomblo, Penuh Kebahagiaan

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Menjadi seorang lajang atau jomblo ternyata memiliki manfaat yang menyehatkan. Sering kali, orang yang masih melajang sering mendapat stigma buruk di masyarakat, mulai dilabeli terlalu pemilih atau bahkan 'tidak laku'.

Padahal, menjadi seorang jomblo membuat seseorang memiliki banyak keuntungan lebih. Ia akan memiliki waktu lebih untuk kesenangan diri sendiri dan bebas mengembangkan diri.

Selain itu, seorang jomblo bisa memanfaatkan waktu untuk mengabiskan waktu lebih lama dengan keluarga atau teman-teman.

Itulah mengapa, Anda tidak perlu insecure ketika menjadi jomblo. Kamu bisa memanfaatkan manfaat sehat menjadi jomblo untuk mengembangkan diri sendiri.

Berikut manfaat sehat menjadi jomblo, dilansir dari Klikdokter, Kamis (30/9/2021).

Manfaat Sehat Menjadi Jomblo

Ilustrasi jomblo bahagia, single. /Copyright pexels.com/Miguel Arcanjo Saddi
Ilustrasi jomblo bahagia, single. /Copyright pexels.com/Miguel Arcanjo Saddi

1. Lebih Sering Berolahraga

Setiap orang dianjurkan untuk berolahraga secara teratur, paling tidak 30 menit setiap hari. Namun, terkadang ketika memiliki pasangan, aktivitas berolahraga menjadi hal terakhir yang ingin Anda lakukan.

Menurut penelitian yang dipublikasi oleh Journal of Marriage and Family, pasangan yang sudah menikah cenderung menghabiskan waktu lebih sedikit untuk berolahraga ketimbang mereka yang masih lajang. Maka itu, manfaatkan waktu Anda saat menjadi lajang dengan berolahraga teratur.

2. Berat Badan Cenderung Lebih Stabil

Studi dari jurnal Health Psychology melaporkan bahwa orang yang berpasangan cenderung mengalami peningkatan berat badan empat tahun setelah menikah. Kemungkinan, hal ini dipicu oleh kurangnya tekanan untuk tampil lebih menarik di depan lawan jenis.

Penelitian lain yang dilakukan di University of Minnesota, Amerika Serikat, pada 2014 juga mendukung hal yang sama. Pria yang sudah menikah cenderung mengalami peningkatan berat badan, bahkan obesitas, ketimbang pria yang masih lajang.

3. Memiliki Teman Dekat Lebih Banyak

Ketika sudah menikah dan memiliki pasangan, kehidupan sosial seseorang sering terpengaruh dan tak lagi sama seperti saat lajang. Waktu luang mereka akan dihabiskan lebih banyak bersama keluarga.

Sebuah studi yang dilakukan di University of Massachusetts, Amerika Serikat, menemukan, para lajang lebih mampu membangun dan menjaga hubungan yang lebih baik. Hubungan tersebut bisa dengan tetangga, teman, atau keluarga.

Jika dibandingkan dengan orang yang sudah menikah, seorang lajang memiliki teman dekat yang jumlahnya lebih banyak.

Manfaat Sehat Menjadi Jomblo

Ilustrasi tidur nyenyak. (unsplash)
Ilustrasi tidur nyenyak. (unsplash)

4. Stres Keuangan Berkurang

Coba bandingkan keuangan Anda saat menjadi lajang dan memiliki pasangan. Ketika berpasangan, gaji Anda setiap bulan mungkin akan lebih sering habis untuk menghabiskan waktu dengan pasangan. Anda pun menjadi lebih boros demi membahagiakan orang yang Anda sayang.

Lalu, berdasarkan sebuah studi keuangan, para lajang memiliki utang kartu kredit sekitar 21 persen, pasangan menikah tanpa anak 27 persen, dan pasangan menikah yang sudah memiliki anak 36 persen.

Masalah utang dan tunggakan finansial bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Ketika mengalami stres karena masalah keuangan, risiko terkena stroke, penyakit jantung, dan hipertensi juga makin tinggi!

5. Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Menurut sebuah survei yang dilakukan pada 2.000 orang di Amerika Serikat tahun 2017, orang yang melajang tidur lebih lama dibandingkan mereka yang berpasangan, yaitu sekitar 7,13 jam per malam.

Tak hanya jam tidur lebih lama, para lajang cenderung tidur lebih nyenyak karena tidak terganggu oleh kebiasaan pasangan, seperti mendengkur, menarik selimut, atau berpindah-pindah posisi.

Sementara itu, bagi pasangan yang sudah memiliki keturunan, mereka akan lebih sering terbangun pada malam hari karena anaknya menangis. Tidur yang berkualitas tentunya akan berdampak bagi kesehatan Anda.

6. Bisa Mengembangkan Potensi

Ketika masih lajang atau single, Anda lebih leluasa dalam mengatur porsi waktu sesuai prioritas.

Jika Anda ingin mencoba hal baru atau mengembangkan potensi yang ada sebelumnya, momen ini adalah waktu yang tepat untuk dilakukan sebelum berkeluarga.

Manfaat Sehat Menjadi Jomblo

Ilustrasi me time. Credit: pexels.com/VisionPic
Ilustrasi me time. Credit: pexels.com/VisionPic

7. Lebih Berani Mengambil Risiko

Orang yang masih lajang umumnya akan menerima tawaran atau kesempatan menarik, meski hal tersebut berisiko. Berbeda dengan orang yang sudah berkeluarga, mereka pasti akan berpikir ulang untuk mengambil tawaran tersebut.

Jika tidak cermat maka ada risiko yang mungkin bisa memengaruhi atau menyeret keluarganya ke dalam keadaan yang merugikan.

8. Lebih Bisa Meluangkan Waktu Me time

Berbeda dengan yang sudah berkeluarga, para lajang lebih bisa meluangkan waktu untuk meningkatkan kualitas diri, satu di antaranya dengan cara me time.

Me time merupakan sebuah bentuk penghargaan atau reward atas kerja keras yang sudah Anda lakukan selama ini. Melakukan me time bisa membuat pikiran Anda lebih fresh dan siap untuk kembali produktif.

9. Melatih tanggung jawab

Sebelum berkeluarga, menjadi seorang lajang adalah waktu yang tepat untuk melatih tanggung jawab, paling tidak terhadap diri sendiri. Setiap keputusan yang diambil akan memengaruhi kehidupan Anda.

Ketika Anda sudah terbiasa dengan hal tersebut, kemungkinan besar Anda juga akan lebih terlatih dalam mengambil keputusan dan mempertanggungjawabkannya kepada setiap anggota keluarga Anda.

Sumber: Klikdokter.com (Published: 22/3/2021)

Yuk, baca artikel manfaat lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel