9 Masakan Jawa Tengah Berkuah yang Segar dan Wajib Dicicipi

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Masakan Jawa Tengah berkuah wajib Anda coba. Ada beraneka ragam masakan Jawa Tengah berkuah yang sangat populer, bahkan beberapa di antaranya sudah tidak asing di telinga masyarakat. Masakan Jawa Tengah berkuah di tiap kotanya memiliki cita rasa yang berbeda. Bahkan, dengan jenis yang sama, contohnya seperti soto, tiap daerah cita rasa dan bahan yang digunakan akan jauh berbeda.

Tentunya, pecinta kuliner sudah tidak asing dengan masakan Jawa Tengah berkuah seperti tengkleng, tauto, dan lain sebagainya. Beragam bentuk masakan Jawa Tengah berkuah bisa ditemukan di rumah makan atau restoran yang menyediakan masakan Jawa. Masakan Jawa Tengah berkuah juga semakin dikenal karena cita rasa rempahnya yang sangat kaya.

Selain itu, kesegaran dari kuah yang ada pada masakan ini, juga menjadi salah satu daya pikat tersendiri. Kesegaran kuah yang diberi aneka bumbu pilihan, semakin menambah nikmat dari tiap suapan yang masuk ke mulut.

Uniknya, masakan Jawa Tengah berkuah juga diangap sangat mudah didapatkan. Ada ratusan masakan Jawa Tengah berkuah yang bisa memanjakan lidah. Agar tidak penasaran, maka berikut ini Liputan6.com telah merangkum aneka masakan Jawa Tengah berkuah yang patut Anda cicipi, Rabu (20/1/2021).

Masakan Jawa Tengah Berkuah

Soto Sokaraja jadi andalan di jalur selatan (Liputan6.com / Aris Andrianto)
Soto Sokaraja jadi andalan di jalur selatan (Liputan6.com / Aris Andrianto)

1. Soto Kudus

Rekomendasi masakan Jawa Tengah berkuah yang pertama yaitu Soto Kudus. Masakan ini sekilas mirip dengan soto pada umumnya, yang tentu di dalamnya terdapat aneka suwiran ayam dan toge. Akan tetapi, Soto Kudus punya kuah yang mungkin lebih bening. Selain itu, cara penyajiannya juga terbilang unik.

Soto Kudus disajikan dalam mangkuk kecil untuk satu porsi soto. Soto kudus tidak ada yang menggunakan daging sapi karena menjadi sikap hormat pemeluk muslim di Kudus terhadap agama Hindu.

2. Soto Kemiri

Soto kemiri adalah salah satu kuliner khas Pati, Jawa Tengah. Masyarakat Pati biasanya menikmati soto kemiri di siang hari saat sedang istirahat cocok tanam di sawah.

Dahulu, soto ini biasanya hanya berisi kuah kemiri kental. Soto Kemiri sendiri menggunakan kemiri sebagai pengganti rasa ayam atau daging. Akan tetapi, sudah banyak soto kemiri yang menyediakan tambahan ayam atau daging sapi.

3. Sroto Sokaraja

Kemudian, Sroto Sokaraja adalah masakan Jawa Tengah Sokaraja, Banyumas. Menu masakan ini beda dengan soto di daerah lain yang menggunakan nasi, Sroto Sokaraja umum dihidangkan dengan potongan ketupat. Kemudian, potongan ketupat akan dicampur dengan irisan daging ayam atau sapi, sohun, tauge, daun bawang, dan taburan kerupuk. Campuran tersebut kemudian disiram kuah kaldu sapi atau ayam yang gurih.

Masakan Jawa Tengah Berkuah

Tengkleng bu Edi di Pasar Klewer (sumber: surakarta)
Tengkleng bu Edi di Pasar Klewer (sumber: surakarta)

4. Tauto

Tauto adalah soto khas Pekalongan, Jawa Tengah. Masakan Jawa Tengah berkuah ini merupakan perpaduan kuliner Tionghoa dan India. Keunikan dari soto ini ada pada tambahan tauco di dalamnya. Ditambahkannya tauco memberi warna serta rasa yang khas pada jenis soto ini.

5. Tengkleng

Kemudian, tengkleng adalah semacam olahan tulang kambing berkuah mirip dengan gulai kambing. Tengkleng memiliki isi olahan tulang kaki, atau bisa juga dari kepala dengan daging yang masih sedikit menempel di permukaannya, serta bagian kambing lainnya. Sekilas, bentuk dari tengkleng memang mirip dengan gulai kambing, namun kuahnya lebih encer jika dibandingkan gulai yang umumnya kental.

6. Tongseng

Tongseng salah satu makanan khas yang bisa dengan mudah ditemui di dareah Jawa Tengah, mulai dari Solo, Magelang, Yogyakarta, dan sekitarnya. Masakan Jawa Tengah berkuah ini juga memiliki rasa yang kuat.

Tongseng dibuat dengan menggunakan daging kambing. Meski biasanya menggunakan daging kambing, namun ada juga yang membuat tongseng menggunakan daging sapi atau kerbau. Tongseng juga di dalamnya terdapat tambahan sayuran seperti kol, bawang putih, tomat, dan kecap.

Masakan Jawa Tengah Berkuah

Bakmi nyemek, kuliner khas Banyumas, Jawa Tengah. (dok. Instagram @ekosoetarmo/https://www.instagram.com/p/BsrtNVjBIRX/)
Bakmi nyemek, kuliner khas Banyumas, Jawa Tengah. (dok. Instagram @ekosoetarmo/https://www.instagram.com/p/BsrtNVjBIRX/)

7. Bakmi Jawa

Mungkin masakan ini sudah tidak asing. Bakmi Jawa atau mi Jawa adalah bakmi rebus yang dimasak dengan bumbu khas masakan Jawa. Meski bakmi Jawa identik dengan bakmi rebus. Tapi, ada juga variasi mi goreng dari bakmi Jawa.

Masakan Jawa Tengah berkuah ini dimasak dengan tungku tanah liat (anglo) serta api arang. Ciri khas lainnya pada bakmi Jawa adalah penambahan suwiran daging ayam kampung serta telur bebek ke dalam masakan.

8. Bakmi Nyemek

Kemudian, Bakmi Nyemek atau Mi Nyemek merupakan sejenis bakmi rebus, namun dengan kuah yang agak lebih sedikit. Istilah nyemek sendiri berasal dari Bahasa Jawa Sumpiuh yang diartikan tidak basah tidak kering. Bakmi nyemek banyak ditemukan di sekitar daerah Semarang, Solo, Magelang, Yogyakarta, dan daerah sekitarnya.

9. Mi Ongklok

Mi Ongklok merupakan mi rebus khas Wonosobo dan sekitarnya. Mi ini dibuat dengan tambahan kol, potongan daun kucai, serta kuah kental berkanji yang disebut “loh”. Masakan Jawa Tengah berkuah ini biasa disantap dengan dampingan sate sapi, tempe kemul, juga keripik tahu.