9 Merek Vaksin COVID-19 Kantongi Izin Darurat BPOM RI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, ada 9 merek vaksin COVID-19 yang sudah mengantongi izin darurat penggunaan (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Persetujuan EUA ini demi memastikan semua vaksin yang digunakan di Indonesia aman.

Kesembilan vaksin COVID-19 tersebut, yaitu Sinovac, Vaksin COVID-19 Bio Farma (dari hasil olahan bahan baku), AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, dan Sputnik V. Selanjutnya, disusul vaksin Janssen dan Covidecia yang baru-baru ini mendapat EUA BPOM.

Melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, Sabtu (11/9/2021), BPOM telah memberikan EUA kepada vaksin Janssen COVID-19 pada 7 September 2021.

Berdasarkan pengujian kepada penerima vaksin yang berusia atas 18 tahun, vaksin produksi Johnson & Johnson ini memiliki efikasi untuk mencegah semua gejala COVID-19 sebesar 67,2 persen.

Efikasi vaksin Janssen untuk mencegah gejala COVID-19 sedang hingga berat sebesar 66,1 persen. Pada hari yang sama, EUA juga diberikan untuk vaksin Convidecia yang dikembangkan CanSino Biological Inc. dan Beijing Institute of Biotechnology.

Efikasi vaksin Convidecia untuk perlindungan pada semua gejala COVID-19 65,3 persen, sedangkan efikasi untuk perlindungan terhadap kasus COVID-19 berat sebesar 90,1 persen.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

6 Merek Vaksin COVID-19 Sudah Digunakan untuk Vaksinasi

Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 untuk disuntikkan kepada pelaku sektor jasa keuangan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Sebanyak 100 ribu dosis vaksin disediakan untuk pelaku sektor jasa keuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 untuk disuntikkan kepada pelaku sektor jasa keuangan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Sebanyak 100 ribu dosis vaksin disediakan untuk pelaku sektor jasa keuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate menegaskan, dari 9 merek vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan EUA dari BPOM, 6 di antaranya telah digunakan untuk pelaksanaan program vaskinasi di Indonesia.

Keenam vaksin yang sudah digunakan, yakni Sinovac, Vaksin COVID-19 Bio Farma (dari hasil olahan bahan baku), AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, dan Pfizer.

"Kemudian, (tambahan pasokan stok), dalam waktu dekat, vaksin Janssen juga akan tiba di Indonesia," ujar Plate.

Menurut Plate, semua jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia sudah dipastikan keamanannya dan khasiatnya oleh BPOM. Masyarakat diminta tidak perlu ragu lagi dan dapat menyegerakan vaksinasi untuk melindungi diri sendiri dan orang lain, termasuk keluarga dan orang terdekat.

"Hadirnya beragam jenis vaksin COVID-19 di Indonesia ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk mengamankan ketersediaan vaksin. Seluruh dunia sangat memerlukan vaksin COVID-19 saat ini," imbuhnya.

"Indonesia memerlukan 400 juta lebih dosis vaksin (untuk capai target vaksinasi). Oleh karenanya, Pemerintah berupaya mendapatkan vaksin dari berbagai produsen."

Infografis 3 Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Kantongi Izin WHO

Infografis 3 Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Kantongi Izin WHO. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 3 Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19 Nasional Kantongi Izin WHO. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel