9 Penjuru Mata Angin Syiar Lewat Lagu Thibbil Qulub

Tasya Paramitha, Nuvola Gloria
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penyanyi muda berbakat, Ines Balladiva, menyambut dengan suka cita kesempatannya untuk merilis lagu religi berjudul Thibbil Qulub. Lagu ini diaransemenoleh Didit Tiganama.

Gadis muda yang akrab disapa Ines ini tidak sendirian. Ia bersama Ustaz Abeey Ghifran, Ustaz Gilang Al Ghifary, Ustaz Hafidz Assaifi, Lilik Gunawan Jambi, Habib Abu Bakar Alkaff, Abi Imam Al Bantani, Novi Ayla dan Kuntriksi Ellail.

Mereka tergabung dalam kelompok 9 Penjuru Mata Angin. Tujuan mereka membentuk kelompok ini bukan hanya untuk berkarya, namun sekaligus ibadah dan syiar agama.

“Ini proyek musik kami bersembilan. Sepakat untuk syiar bersama melalui lagu,” kata Ines kepada VIVA, Jumat, 23 April 2021.

Proses penggarapan lagu hingga pembuatan video klip Thibbil Qulub, berlangsung selama pandemi. Kemudian lagu ini rampung penggarapannya saat bulan suci Ramadhan.

“Jadi, Allah memberikan waktu yang tepat,” ujar Ines, yang mengaku senang membawakan salawat Thibil Qulub, bersama para senior-seniornya.

“Semua senang. Malah kami berharap, ke depannya akan bikin lagu-lagu lainnya,” harap dia.

Baginya, salawat Thibbil Qulub akan menjadi penyembuh bangsa Indonesia. Seperti saat ini Tanah Air sedang mengalami kesulitan akibat pandemi dan penyembuh hati setiap orang.

“Misalnya, bagi mereka yang lagi sakit hati sama orang lain, keluarganya atau saudara maupun teman. Penawarnya, ya salawat Thibbil Qulub,” anjur Ines, yang dibenarkan oleh Lilik Gunawan Jambi.

“Thibbil Qulub kan sholawat penyembuh hati. Apalagi bangsa kita lagi sakit nih karena pandemi,” ujar Lilik.

Dengan menggandeng AIM Production, single shalawat Thibbil Qulub dari 9 Penjuru Mata Angin diharapkan dapat memberikan warna baru, di antara maraknya lagu-lagu religi yang tengah merajai di pasar musik religi Tanah Air.

“Semoga karya kami bisa diterima seluruh lapisan masyarakat,” ujar Lilik yang diamini oleh Ines Balladiva.