9 Penyebab Katarak di Usia Muda, Ketahui Gejala dan Pencegahannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Memahami penyebab katarak di usia muda termasuk upaya mencegah kebutaan yang paling utama. Meski katarak adalah penyebab kebutaan satu-satunya yang bisa diobati, tetapi kesembuah totalnya kecil sekali.

Penyebab katarak di usia muda berkaitan dengan kondisi medis, keturunan, trauma, dan gaya hidup. Kondisi medis yang bisa menyebabkan masalah katarak adalah diabetes, hipokalsemia, dermatitis, hipertensi, galaktosemia, dan toxocariasis.

Untuk trauma biasanya disebabkan karena cedera benturan dan masuknya benda asing ke mata. Sementara penyebab katarak di usia muda karena gaya hidup dipengaruhi kebiasaan merokok, konsumsi obat tertentu, paparan sinar matahari langsung, dan masih banyak lagi.

Berikut Liputan6.com ulas penyebab katarak di usia muda dari berbagai sumber, Rabu (28/10/2020).

Penyebab Katarak di Usia Muda

Ilustrasi sinar matahari | Credit: pexels.com/Jaoa
Ilustrasi sinar matahari | Credit: pexels.com/Jaoa

Riwayat Trauma

Lensa mata yang pernah mengalami kerusakan saat muda. Misalnya akibat masuknya serpihan material tajam ke mata, terbentur bola, kembang api. Riwayat trauma akan membuat katarak muncul lebih cepat.

Trauma mata seperti ini termasuk penyebab katarak di usia muda yang harus diwaspadai. Memang tidak langsung terjadi katarak seperti yang dialami lansia, di usia mudah katarak terjadi perlahan dan bertahap. Jika dirasa mengalami pandangan kabur dengan serbuk putih, segera lakukan pemeriksaan.

Sinar Matahari

Sinar matahari bisa menjadi penyebab katarak di usia muda. Sinar matahari khususnya sina UVA umumnya bisa menembus kornea, mencapai lensa mata, dan retina.

Jika paparan ini terus terjadi, cedera kornea akan lebih berisiko dialami. Hingga pada akhirnya masalah katarak bisa timbul. Hal inilah yang menjadikan pakai kaca mata hitam penting dilakukan.

Penyebab Katarak di Usia Muda

Ilustrasi Diabetes | Credit: pexels.com/PhotoMIX
Ilustrasi Diabetes | Credit: pexels.com/PhotoMIX

Penyakit Tertentu

Adanya riwayat menderita penyakit tertentu berkaitan dengan kejadian katarak atau kekeruhan lensa di kemudian hari. Penyakit ini juga termasuk penyebab katarak di usia muda yang harus diwaspadai. Misalnya penyakit diabetes melitus (penyakit gula), hipokalsemia (kekurangan kalsium darah), dermatitis atopik (penyakit kulit alergi).

Pada dasarnya penumpukan gula karena penyakit diabetes bisa menjadikan terbentuknya awan pada lensa mata. Awan keruh yang dimaksud adalah katarak. Dampaknya akan membuat cahaya tidak bisa masuk melalui lensa dan menjadikan penglihatan buram.

Keturunan

Faktor keturunan atau genetika termasuk penyebab katarak di usia muda. Hal inilah yang harus diwaspadai jika ada salah satu sanak saudara atau kerabat dekat yang pernah mengalami katarak.

Mulailah lebih peduli menjaga kesehatan mata dan lakukan pemeriksaan rutin. Kondisi ini bahkan bisa semakin diperparah jika ada keluarga yang mengalami katarak di usia muda. Bahkan bayi juga berisiko mengalaminya.

Penyebab Katarak di Usia Muda

Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay
Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay

Merokok

Merokok tak hanya berdampak bagi kesehatan paru-paru, tetapi juga mata. Menurut sebuah studi, semakin sering merokok maka semakin besar pula peluang untuk menderita katarak, bahkan di usia muda.

Penyebab katarak di usia muda dipengaruhi oleh rokok yang dapat mengurangi cadangan antioksidan pada mata, sehingga menyebabkan oksidasi pada lensa mata.

Selain itu, merokok bisa menyebabkan penumpukan logam berat, seperti cadmium pada lensa mata. Jadi mulai sekarang hindari rokok untuk bisa menjaga kesehatan mata dan menghindarkannya dari masalah katarak.

Tekanan Darah Tinggi

Penyebab katarak di usia muda bisa terjadi pada anak muda yang memiliki tekanan darah tinggi. Pada dasarnya tekanan darah tinggi menyebabkan pembuluh darah mengalami masalah dan penyempitan. Dampaknya, aliran darah menjadi terhambat termasuk di area sekitar mata.

Mata yang tidak mendapat oksigen dan nutrisi dari darah bisa sangat bermasalah. Salah satunya bisa menyebabkan katarak. Jika parah, bisa sampai menyebabkan kebutaan. Jadi mulailah menjaga tekanan darah agar terhindar dari katarak di usia muda.

Obat

Ada beberapa jenis obat tertentu yang mampu mempengaruhi penglihatan mata. Obat-obatan seperti kortikosteroid dan amiodaron terbukti mampu menyebabkan timbulnya katarak. Dampak ini juga berlaku bagi yang masih berusia muda.

Obat kortikosteroid (sering digunakan untuk obat antiperadangan) dan amiodaron (obat untuk mengatur irama jantung). Penggunaan obat-obat tersebut berkaitan dengan kejadian katarak atau kekeruhan lensa.

Penyebab Katarak di Usia Muda

Ilustrasi daging | Photo by Lily Banse on Unsplash
Ilustrasi daging | Photo by Lily Banse on Unsplash

Galaktosemia

Galaktosemia biasanya terjadi pada bayi. Tepatnya ketika bayi tidak mampu mengubah galaktosa menjadi glukosa. Kondisi ini akhirnya membuat galaktosa menumpuk dalam darahnya. Jika hal ini terjadi, galaktosa hanya akan diubah menjadi galaktikol dan tertumpuk di lensa mata.

Penyebab katarak di usia muda ini harus diwaspadai. Penumpukan galaktosa dan galaktikol akan membuat air tertarik masuk ke lensa mata dan membuat lensa mata menjadi buram. Bahayanya, katarak bisa terjadi setelah satu minggu bayi dilahirkan.

Toxocariasis

Toxocariasis merupakan infeksi yang terjadi karena cacing gelang jenis toxocara. Infeksi ini bisa ditularkan dari binatang ke manusia. Misalnya saja melalui daging setengah matang yang dikonsumsi dan hewan peliharaannya.

Kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab katarak di usia muda. Tepatnya ketika cacing sudah menginfeksi manusia dan bertelur di tubuhnya. Untuk kasus katarak, cacing menyebar ke area mata dan membuat lensa mata menjadi keruh.

Gejala Katarak di Usia Muda

Ilustrasi mata | Sumber: Freepik
Ilustrasi mata | Sumber: Freepik

1. Penglihatan kabur, mendung, buram, berkabut, atau seperti film.

2. Kesulitan melihat di malam hari.

3. Peningkatan kepekaan terhadap silau.

4. Perubahan cara melihat warna, memudar atau menguning.

5. Masalah dengan silau di siang hari.

6. Penglihatan ganda dalam satu mata yang mengalai gejala katarak.

7. Masalah dengan kacamata atau lensa kontak tidak berfungsi dengan baik

8. Perlu penerangan yang lebih terang untuk membaca dan aktivitas lainnya.

9. Melihat "lingkaran cahaya" di sekitar lampu.

10. Sering mengganti ukuran kacamata.

Cara Mencegah Katarak

Ilustrasi Pemeriksaan Mata | Credit: freepik.com
Ilustrasi Pemeriksaan Mata | Credit: freepik.com

1. Lakukan pemeriksaan mata secara teratur. Pemeriksaan mata dapat membantu mendeteksi katarak dan masalah mata lainnya pada tahap paling awal.

2. Berhenti merokok. Mintalah saran dokter Anda tentang cara berhenti merokok. Konseling dan strategi lain tersedia untuk membantu Anda.

3. Kelola masalah kesehatan. Ikuti rencana perawatan jika Anda menderita diabetes atau kondisi medis lain yang bisa meningkatkan risiko katarak.

4. Pilih makanan sehat yang mencakup banyak buah dan sayuran. Menambahkan berbagai buah dan sayuran berwarna ke dalam makanan, memastikan Anda mendapat banyak vitamin dan nutrisi. Banyak antioksidan akan membantu menjaga kesehatan mata.

5. Memakai kaca mata hitam. Sinar ultraviolet dari matahari berkontribusi pada perkembangan katarak. Kenakan pelindung mata yang menghalangi sinar UVB saat Anda berada di luar ruangan.

6. Kurangi minum-minuman beralkohol. Penggunaan alkohol yang berlebihan bisa meningkatkan risiko katarak.

7. Melindungi mata dari benturan.

8. Membatasi kebiasaan menyetir di malam hari.