9 Penyebab Rambut Lepek yang Jarang Disadari

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Rambut lepek adalah kondisi rambut yang sangat mengganggu penampilan. Kondisi ini disebabkan karena adanya produksi minyak berlebih dan keringat di area rambut. Rambut lepek bisa berpengaruh pada kondisi kulit wajah, yang membuat wajah tampak kusam dan berminyak.

Rambut lepek sering terjadi pada kondisi rambut yang tipis dan lurus. Saat mengalami rambut lepek, rambut akan terlihat semakin tipis, akar rambut mengempis dan volume rambut akan hilang. Rambut lepek juga bisa menyebabkan kulit kepala gatal dan terasa panas.

Rambut lepek bisa disebabkan oleh beberapa faktor penyebab, yang penyebabnya jarang disadari oleh sebagian orang. Berikut penyebab rambut lepek, yang dilansir dari beberapa sumber:

TERKAIT: 7 Cara Mengatasi Rambut Lepek, Saatnya Say Goodbye Biar Makin Pede!

TERKAIT: 4 Cara Mengatasi Rambut yang Lepek

TERKAIT: 6 Cara Mudah Menata Rambut Lepek Agar Lebih Bervolume

Penyebab Rambut Lepek

ilustrasi rambut/Bennie Lukas Bester/pexels
ilustrasi rambut/Bennie Lukas Bester/pexels

1. Faktor Keturunan

Penyebab rambut lepek yang pertama, yaitu disebabkan karena adanya faktor keturunan. Kalau kamu memiliki orang tua yang memiliki kondisi kulit cenderung berminyak, maka kamu juga memiliki jenis kulit yang sama dan mudah berminyak. Faktor keturunan ini tidak bisa dihilangkan, tetapi kamu bisa mencegah produksi minyak berlebih di kulit kepala.

2. Cuaca Panas

Saat cuaca terlalu panas, keringat dan minyak akan diproduksi berlebih di kulit kepala. Sehingga cuaca panas merupakan salah satu faktor penyebab rambut lepek. Selain itu, cuaca panas yang disebabkan karena terik matahari, bisa menyebabkan rambut rusak, bercabang dan terlihat kusam

3. Polusi Udara

Selain terik matahari, rambut lepek juga bisa disebabkan karena adanya polusi udara, seperti debu atau asap kendaraan. Polusi udara ini memiliki partikel kecil yang bisa menempel di kulit kepala, memicu produksi minyak berlebih, dan perlahan menyebabkan kerusakan rambut.

Penyebab Rambut Lepek

ilustrasi gaya rambut/pexels
ilustrasi gaya rambut/pexels

4. Salah Memilih Sampo

Tidak semua sampo bisa digunakan untuk jenis rambut. Ada beberapa kandungan sampo yang tidak cocok untuk rambut lepek yang cenderung berminyak. Untuk rambut berminyak, sebaiknya gunakan sampo yang bisa memberikan volume, serta hindari penggunaan sampo yang terlalu banyak mengandung deterjen dan pelembap.

5. Salah Menggunakan Kondisioner

Kondisioner juga bisa menyebabkan rambut menjadi lepek dan berminyak. Walaupun kondisioner memiliki fungsi untuk menjaga kelembapan rambut, dan mencegah atau memperbaiki kerusakan rambut. Agar kondisioner tidak menyebabkan rambut lepek, sebaiknya gunakan kondisioner di ujung rambut saja, dan jangan sampai mengenai kulit kepala.

6. Tidak Bersih Saat Membilas Sampo

Penyebab rambut lepek yang selanjutnya, yaitu karena tidak bersih saat membilas sampo. Sisa sampo yang menempel di kulit kepala, bisa memicu produksi minyak berlebih, menyebabkan ketombe dan kerak kepala.

Penyebab Rambut Lepek

ilustrasi rambut/unsplash
ilustrasi rambut/unsplash

7. Keramas dengan Air Panas

Kebiasaan keramas menggunakan air panas bisa menyebabkan rambut lepek. Karena air panas bisa membuka pori-pori, membuat produksi minyak berlebih, mengikis folikel rambut, menyebabkan rambut kusam, dan mengakibatkan kerontokan rambut.

8. Menggunakan Sisir Kotor

Sering menggunakan sisir kotor juga bisa menyebabkan rambut lepek. Untuk itu, seringlah mencuci sisir yang sudah digunakan, minimal setiap seminggu sekali. Karena ada banyak debu dan kotoran yang menempel di sisir.

9. Menggunakan Hijab dengan Bahan yang Tidak Menyerap Keringat

Penyebab rambut lepek yang terakhir, yaitu karena menggunakan hijab dengan bahan yang tidak menyerap keringat. Lebih baik gunakan hijab dengan bahan katun, voile, hijab paris, atau pashmina. Selain menyerap keringat, hijab ini lebih mudah digunakan dan terlihat trendi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel