9 Penyebab Seringnya Buang Air Kecil yang Harus Diwaspadai

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Terlalu sering buang air kecil tidak baik untuk kesehatan. Saat mengalami kondisi, sebaiknya harus segera diketahui penyebabnya, agar segera ditangani dan disembuhkan sesegera mungkin.

Seharusnya seseorang mengalami buang air kecil sebanyak 4 sampai 8 kali sehari. Jika melebihi frekuensi normalnya, biasanya seseorang mengonsumsi banyak air dalam sehari, sehingga frekuensi buang air kecil lebih banyak daripada biasanya.

Tetapi kalau Sahabat Fimela sering buang air kecil, tetapi terasa nyeri dan tidak mengonsumsi banyak air, maka kondisi ini harus segera diwaspadai agar terhindar dari berbagai macam penyakit serius. Berikut penyebab seringnya buang air kecil, dilansir dari Liputan6.com:

TERKAIT: Sakit Saat Buang Air Kecil Selama Hamil? Bagaimana Mengatasinya?

TERKAIT: Sering Buang Air Kecil Saat Hamil, Ibu Harus Bagaimana?

TERKAIT: Tips Mengatasi sering Buang Air Kecil selama Trimester Ketiga

Penyebab Seringnya Buang Air Kecil

ilustrasi buang air kecil/Jan Antonin Kolar/unsplash
ilustrasi buang air kecil/Jan Antonin Kolar/unsplash

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penyebab seringnya buang air kecil yang pertama adalah infeksi saluran kemih atau ISK. Kondisi ini disebabkan karena adanya infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan. Saat mengalami ISK, maka penderitanya akan kesusahan menahan kencing dan perut bagian bawah atau pinggang terasa sangat nyeri.

2. Kandung Kemih Overaktif

Sering buang air kecil bisa disebabkan karena kandung kemih mengalami kontraksi secara berlebihan. Kondisi ini disebut dengan kandung kemih overaktif atau overactive bladder. Kamu akan sering merasakan ingin buang air kecil, walaupun tidak mengonsumsi banyak air.

3. Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal adalah penyakit yang serius, yang ditandai dengan gejala sering buang air kecil. Infeksi ginjal bisa menyebabkan infeksi kandung kemih, yang disertai dengan rasa nyeri di area punggung, perut, nyeri saat buang air kecil dan disertai demam.

Penyebab Seringnya Buang Air Kecil

ilustrasi buang air kecil/Jan Antonin Kolar/unsplash
ilustrasi buang air kecil/Jan Antonin Kolar/unsplash

4. Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal bisa menyebabkan penderitanya sering buang air kecil. Selain itu, penyakit ini juga ditandai dengan gejala mual dan muntah, perut bagian bawah terasa nyeri, dan buang air kecil disertai dengan darah atau berwarna keruh.

5. Kehamilan

Saat mengalami masa kehamilan, ibu hamil akan sering mengalami buang air kecil. Karena perkembangan bayi menyebabkan penekanan di area kandung kemih. Kondisi ini sangat normal dialami ibu hamil. Untuk mengatasi hal ini, lakukan senam kegel secara rutin.

6. Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena kandungan gula darah di dalam tubuh meningkat. Diabetes ini bisa menyebabkan sering buang air kecil, karena tubuh mengeluarkan glukosa berlebih melalui urine. Penyakit ini sangat berbahaya jika dibiarkan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Penyebab Seringnya Buang Air Kecil

ilustrasi toilet/ Lazar Gugleta/unsplash
ilustrasi toilet/ Lazar Gugleta/unsplash

7. Gangguan Prostat

Gangguan prostat adalah penyakit yang dialami oleh laki-laki. Kondisi ini menyebabkan kelenjar prostat mengalami pembesaran, yang menyebabkan gangguan pada saluran kemih. Kandung kemih akan mengalami kontraksi, yang menyebabkan penderitanya sering buang air kecil walaupun hanya ada sedikit urine.

8. Efek Samping Obat-Obatan

Sering buang air kecil juga bisa disebabkan karena efek samping obat-obatan, yang termasuk jenis obat diuretik. Biasanya obat ini memiliki fungsi untuk membuang cairan berlebih di dalam tubuh, yang disebabkan karena adanya penumpukan cairan di dalam tubuh.

9. Divertikulitis

Penyebab sering buang air kecil yang terakhir adalah divertikulitis. Penyakit ini disebabkan karena adanya infeksi di area divertikula. Gejala dari penyakit ini adalah sering buang air kecil, perut bagian kiri bawah terasa nyeri, pendarahan di bagian anus dan mengalami diare.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel