9 Pilihan Investasi Emas Online dan Plus Minusnya

·Bacaan 9 menit

RumahCom - Ketika Anda sudah memiliki penghasilan sendiri, maka Anda bisa memanfaatkan penghasilan tersebut untuk berbagai hal yang berbeda. Anda bisa memanfaatkannya untuk membeli berbagai bentuk kebutuhan harian, menabung di bank dan menggunakannya untuk investasi emas online.

Investasi adalah salah satu hal yang sangat baik karena bisa memberikan keuntungan dalam jangka waktu yang panjang dan menjamin Anda untuk mendapatkan sebuah simpanan yang aman apabila sewaktu-waktu Anda membutuhkannya di kemudian hari. Agar Anda bisa mengerti tentang investasi emas online, maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Mengapa Investasi Emas Online?

  2. Beda Investasi Emas Online dan Investasi Emas Konvensional

  3. Plus Minus Investasi Emas Online

  4. 9 Pilihan Investasi Emas Online

    1. Pegadaian Digital

    2. E-mas

    3. Tamasia

    4. Pluang

    5. LakuEmas

    6. Indogold

    7. Tokopedia Emas by Tokopedia

    8. Bukaemas by Bukalapak

    9. GoInvestasi by Gojek

Ciri-Ciri Lokasi Investasi Properti yang Prospektif
Ciri-Ciri Lokasi Investasi Properti yang Prospektif

Investasi Properti

Ciri-Ciri Lokasi Investasi Properti yang Prospektif

1. Mengapa Investasi Emas Online?

Membeli emas bisa dilakukan secara daring. (Foto: Pexels - Michael Steinberg)
Membeli emas bisa dilakukan secara daring. (Foto: Pexels - Michael Steinberg)

Membeli emas bisa dilakukan secara daring. (Foto: Pexels - Michael Steinberg)

Di era serba digital ini, semua kebutuhan dilakukan secara online. Baik berbelanja, menabung, membeli tiket pesawat bahkan investasi. Tak jarang sekarang sudah berjamur dimana-mana aplikasi untuk investasi. Apa itu investasi? Dilansir dari Wikipedia, investasi adalah suatu kegiatan menanam modal, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal akan mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut.

Saat ini sudah banyak orang belajar tentang financial planning dan juga investasi. Informasi tentang investasi pun sudah tersedia di platform online manapun, bahkan Anda juga bisa mengikuti webinar tentang investasi jika Anda ingin belajar lebih dalam. Investasi online sangat beragam jenisnya, salah satu yang akan kami ulas pada artikel kali ini adalah investasi emas online.

Sebelum menjamurnya investasi emas online, mungkin orangtua Anda sudah terlebih dulu menabung emas. Ya, dengan membeli perhiasan emas atau logam mulia kemudian disimpan dalam brankas atau laci lemari Ibu Anda. Sifat emas yang tidak bisa berkarat, tidak mudah rusak atau korosif menjadi aset yang baik untuk disimpan dalam jangka waktu lama dan juga emas memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki warna yang berkilau. Aset emas tak pernah lekang oleh waktu, maka dari itu emas sering disebut sebagai aset aman atau safe haven.

Investasi emas online dianggap lebih mudah dan praktis bagi kebanyakan orang. Karena Anda hanya membeli kepemilikan surat berharga seperti Exchange Traded Fund (ETF) emas, sehingga Anda tak perlu repot untuk membeli brankas atau menyewa safe deposit box sebagai penyimpanan emas yang kita investasikan. Cukup dengan mengunduh aplikasi untuk berinvestasi, Anda sudah bisa membeli emas atau logam mulia secara online.

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang bisa diandalkan karena sifatnya yang minim potensi kerugian. Begitupun halnya dengan instrumen investasi di properti seperti rumah atau apartemen. Mau punya rumah yang punya potensi investasi tinggi? Cek pilihan rumahnya di kawasan Bekasi dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

 

2. Beda Investasi Emas Online dan Investasi Emas Konvensional

Nilai emas akan terus mengalami peningkatan. (Foto: Bloomberg)
Nilai emas akan terus mengalami peningkatan. (Foto: Bloomberg)

Nilai emas akan terus mengalami peningkatan. (Foto: Bloomberg)

Merujuk pada pembahasan diatas bahwa terlihat jelas jika investasi emas konvensional atau emas secara fisik Anda harus menyediakan brankas atau menyewa safe deposit box sebagai penyimpanan, tentu ini akan sedikit merepotkan serta membutuhkan biaya tambahan. Secara prinsip, kedua investasi emas online maupun investasi emas konvensional memberikan keuntungan. Tetapi terdapat beberapa perbedaan yang harus Anda cermati sebelum memutuskan akan berinvestasi emas dalam bentuk apa.

Dilansir dari Finansial Bisnis, berikut perbedaan antara investasi emas online dan investasi emas konvensional:

  • Nilai Pembelian

Perbedaan utama yang paling signifikan adalah nilai pembelian. Emas konvensional atau emas fisik akan mengacu pada berat cetakan emas yang sudah ada, tetapi emas online atau emas digital dapat Anda beli dengan nominal berapapun. Sebagai contoh pembelian emas fisik di Antam dapat dilakukan dengan satuan terkecil yaitu 0.5 gram, lalu naik ke 1 gram, 2 gram hingga gram yang paling tinggi.

Harga emas per hari ini adalah Rp 967.000 per gram. Pembelian emas online atau digital dapat dilakukan dengan nominal berapapun, disesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Bahkan pembelian emas online dapat Anda beli dengan nominal mulai dari Rp 50.000 di Pegadaian.

Tip Rumah

Perhatikan terlebih dahulu tren harga dari emas sebelum Anda memutuskan untuk membelinya..

  • Waktu pembelian

Pembelian emas digital secara online dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Anda dapat membelinya berulang kali. Sebagai contoh, Anda membeli emas digital dalam waktu seminggu 2x atau 3x, tak ada masalah jika Anda memiliki dananya. Berbeda dengan emas konvensional atau emas fisik, biasanya Anda akan membeli dalam periode tertentu dan lama, seperti membelinya disaat harga emas turun dan menjualnya saat harga emas melambung naik.

  • Biaya penyimpanan

Perbedaan signifikannya yaitu terdapat biaya penyimpanan. Jika Anda membeli logam mulia atau emas fisik kemudian Anda tidak memiliki brankas, tak ada pilihan lain selain menitipkannya di perusahaan tempat Anda membeli emas tersebut dan tentu ada biaya tambahannya. Sebagai informasi, harga termurah untuk menyewa safe deposit box yaitu Rp 200.000 per tahun.

Biaya yang Anda keluarkan tersebut mencakup proteksi terhadap emas dari berbagai risiko, seperti kehilangan, kebakaran atau kerusakan. Anda pun dapat menyimpannya secara mandiri dirumah, tetapi dengan risiko yang harus Anda tanggung sendiri. Semuanya memiliki risiko masing-masing, kembali pada Anda serta budget yang Anda miliki.

Investasi emas online atau digital pun memiliki biaya penyimpanan, seperti halnya emas konvensional. Seperti Pegadaian contohnya, Pegadaian memberikan bandrol biaya penitipan investasi emas online sebesar Rp 30.000 per tahun, dengan gratis biaya pada tahun pertama. Selain itu, emas online atau digital terdapat biaya tersembunyi yaitu saldo yang mengendap tidak dapat dicairkan. Misalnya Pegadaian, menetapkan saldo mengendap itu adalah sebesar 0.1 gram.

Untuk Anda ketahui bahwa emas dapat melindungi dari inflasi dan penurunan nilai mata uang karena sifatnya yang merupakan aset aman atau safe haven tersebut. Tidak heran jika banyak dari kalangan tua maupun muda menjadikan logam mulia atau emas ini sebagai instrumen investasi yang mengakar ketimbang instrumen investasi lainnya.

3. Plus Minus Investasi Emas Online

Setiap bentuk investasi pasti memiliki risiko. (Foto: American Gold Advisor)
Setiap bentuk investasi pasti memiliki risiko. (Foto: American Gold Advisor)

Setiap bentuk investasi pasti memiliki risiko. (Foto: American Gold Advisor)

Setiap investasi pasti memiliki kelebihan serta kekurangan dan risiko baik kecil, sedang maupun besar. Tetapi Anda tak perlu risau untuk memulai investasi emas secara online, berikut ini plus minus investasi emas secara online.

  • Mudah dan Praktis

Tentu saja Anda ingin berinvestasi dengan cara yang mudah dan praktis tanpa ribet dengan ini itu. Anda tidak perlu datang dan antri untuk menginvestasikannya. Selain hemat waktu dan biaya, Anda pun sudah berusaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia ini.

  • Bisa di Transfer

Hal berikut merupakan hal yang sangat praktis. Karena semua serba online, Anda dapat mentransfer dananya melalui mobile atau internet banking. Tak perlu repot untuk datang ke ATM atau mengantri di teller bank. Dan emas digital ternyata dapat di transfer ke pemilik akun lain asalkan menggunakan aplikasi atau platform yang sama.

  • Modal Receh atau Modal yang Kecil

Anda dapat berinvestasi emas secara online mulai dari Rp 50.000, bahkan sudah banyak e-commerce yang menawarkan menabung emas mulai dari Rp 100 perak saja.

  • Mudah Dipantau

Dengan teknologi yang serba digital, Anda dapat memantaunya kapanpun dan dimanapun secara real time melalui aplikasi yang sudah Anda unduh.

  • Gratis Biaya Administrasi

Jika Anda berinvestasi emas konvensional pasti ada biaya potongan atau biaya administrasi, lain halnya dengan berinvestasi emas secara online. Selain itu selisih antara harga jual dan harga beli tidak terlalu jauh jika berinvestasi emas secara online.

  • Tersedia Emas Fisik

Anda dapat menukar atau menarik emas digital Anda menjadi emas fisik jika Anda menginginkannya. Emas fisik akan dikirimkan ke rumah Anda beserta sertifikat maupun asuransi pengiriman.

  • Belum Mampu Menjangkau Semua Lapisan Masyarakat

Seperti yang Anda ketahui bahwa tidak semua masyarakat memiliki akses untuk menikmati internet. Baik sinyal yang belum stabil maupun lokasi yang sangat terpencil, sehingga tidak semua orang dapat menggunakan investasi emas secara online ini. Belum lagi masih banyak orang tua yang gaptek, alias gagap teknologi dan potensinya sangat besar.

  • Rawan Kena Pembobolan

Sesuatu hal yang sudah menyangkut dengan digital serta internet mudah sekali untuk dibobol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal yang paling rawan terjadi adalah hacking dan phising untuk mencuri akun Anda lalu mengambil semua sampai habis. Maka dari itu Anda harus pastikan terlebih dahulu bahwa platform atau aplikasi yang Anda gunakan melindungi data Anda serta aman, sehingga kecil kemungkinan untuk di hack atau phising.

  • Pastikan Investasi Emas Online Secara Resmi

Banyak pemberitaan masyarakat yang tertipu oleh investasi online bodong dan nilai kerugiannya pun tidak sedikit. Oleh karena itu Anda harus cermat dalam menentukan untuk memilih di platform mana Anda akan berinvestasi. Pastikan jika platform atau perusahaan tersebut terdaftar regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah naungan Kemenkeu atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dibawah naungan Kemendag.

4. 9 pilihan Investasi Emas Online

Nilai jual dari emas akan terus mengalami peningkatan. (Foto: RPS Gold)
Nilai jual dari emas akan terus mengalami peningkatan. (Foto: RPS Gold)

Nilai jual dari emas akan terus mengalami peningkatan. (Foto: RPS Gold)

Berikut daftar aplikasi investasi emas online yang kami kutip dari Folder Bisnis

1. Pegadaian Digital

Dengan modal Rp 5.000 dan KTP, Anda sudah bisa memulai investasi emas online

2. E-mas

Di aplikasi E-mas ini Anda bisa beli, jual dan cek harga emas secara mudah. Dengan E-mas Anda bisa memulai investasi mulai dari Rp 100. Uang receh Anda bisa Anda tabung sehingga tak ada alasan untuk Anda memulai investasi ini.

3. Tamasia

Tamasia merupakan platform digital yang berfungsi menabung emas mulai dari Rp 10.000. Selain fitur jual, beli dan cek harga emas, ada fitur unik dalam Tamasia yaitu fitur Impianku. Dengan fitur Impianku Anda bisa menentukan jumlah emas yang ingin di investasikan untuk mewujudkan berbagai impian Anda.

4. Pluang

Pluang merupakan platform milik PT. PG Berjangka yang memiliki lisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI.

5. LakuEmas

LakuEmas adalah fintech yang telah terdaftar di Kemenkominfo dan BAPPEBTI sehingga Anda tidak perlu meragukannya lagi. Anda bisa memulai investasi di LakuEmas mulai dari Rp 50.000

6. Indogold

Indogold merupakan aplikasi milik PT. IndoGold Solusi Gadai yang telah terdaftar di Kemkominfo dan diawasi oleh OJK. Indogold memiliki fitur seperti seperti Rencana Emas, yaitu fitur standar jual beli emas dalam jumlah kecil dan bisa mencetaknya menjadi emas fisik.

7. Tokopedia Emas by Tokopedia

E-commerce seperti Tokopedia sudah menyediakan layanan untuk berinvestasi emas mulai dari Rp 500 melalui OVO. Tokopedia emas bekerjasama dengan Pegadaian, jadi emas yang Anda investasikan tersimpan di Pegadaian dan Anda bisa mencetaknya disana. Tokopedia emas juga diawasi oleh OJK, jadi aman untuk Anda berinvestasi.

8. Bukaemas by Bukalapak

Jika Tokopedia bekerjasama dengan Pegadaian, makan Bukalapak menggandeng Indogold dan juga Antam yang kredibilitasnya tidak perlu ditanyakan karena sudah mengantongi izin OJK. Anda bisa membeli emas di Bukaemas mulai dari Rp 100 tanpa melakukan pendaftaran lagi jika Anda sudah memiliki akun Bukalapak.

9. GoInvestasi by Gojek

Fitur dalam aplikasi Gojek ini merupakan fitur baru. Go Investasi dibawah naungan Pluang PG Berjangka yang sudah memiliki lisensi di bawah BAPPEBTI dan KBI. Dengan GoInvestasi Anda dapat membeli emas dengan harga yang murah dan biaya fee yang rendah. Anda juga bisa menukar emas digital Anda dengan emas fisik pada pilihan Redeem Gold.

Setelah kami ulas, apakah Anda tertarik dan akan memulai untuk berinvestasi emas secara online? Tak ada kata terlambat untuk memulai karena harga emas diprediksi akan selalu naik. Anda juga tidak perlu modal investasi yang besar, dengan uang receh yang selama ini Anda sepelekan bisa menjadi modal yang lama-lama akan memberikan profit signifikan.

Kenalilah prosedur mudah untuk beli properti bagi WNA melalui video yang informatif ini!

 

Baca Juga: 7 Jenis Investasi Paling Populer, Aman dan Menguntungkan

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya