9 Tips Mengejar Mimpi Sukses Berbisnis di Usia Muda

·Bacaan 5 menit

Fimela.com, Jakarta Menjadi sukses sepertinya adalah mimpi bagi hampir setiap orang. Ada ribuan motivator ternama yang sering kali membahas soal mengejar mimpi ini.

Kamu mungkin sering mendengar kutipan-kutipan bijak dari tokoh ternama seperti "Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang" dari Ir. Soekarno. Atau menonton film tentang merintis usaha seperti drama korea Start Up.

TERKAIT: Bukti Studi, Kesuksesan Anak saat Dewasa Ditentukan dari Hal ini Sejak Kecil

TERKAIT: Di Balik Kesuksesan Seorang Anak, Ada Cinta Ibu yang Luar Biasa

TERKAIT: Ketahui Kesuksesan Karier Seseorang Berdasarkan Urutan Kelahiran

Tak bisa dipungkiri bahwa fantasi sangat indah sampai kamu teringat oleh jumlah cicilan yang harus dilunasi bulan ini. Realitas memang tidak seromantis fantasi, tetapi seperti kutipan terkenal lainnya, "Ada banyak jalan menuju Roma."

Jika dilakukan dengan benar, hal-hal berikut ini mungkin akan membuat kamu sukses dalam jangka panjang. Untuk itu, Fimela.com kali ini akan membagikan 9 tips mengejar mimpi sukses berbisnis di usia muda. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Jangan Berhenti Bekerja

Ilustrasi Bekerja Credit: pexels.com/Moose
Ilustrasi Bekerja Credit: pexels.com/Moose

Sangat menyenangkan ketika kamu menyadari panggilan hidup yang sebenarnya, hari-hari terasa ringan, perjalanan akan diiringi lompatan-lompatan kecil nan riang. Namun, biasanya ada banyak langkah yang diperlukan sebelum kamu dapat benar-benar mengejar mimpi. Sebagian langkah ini dapat dilakukan saat masih menjadi pegawai.

Lakukan brainstorming dan buat daftar setiap kegiatan yang diperlukan untuk beralih dari tempat kamu sekarang ke mimpi yang kamu idamkan. Catat apa saja yang dapat kamu lakukan saat masih bekerja dan kapan kamu benar-benar harus berhenti.

Mempertahankan pekerjaan sambil mempersiapkan tujuan akhir akan menghilangkan tekanan untuk segera berhasil. Memperoleh penghasilan dan asuransi selama bertahun-tahun dapat mempermudah kamu menabung untuk membiayai impian.

Mengembangkan Rencana Bisnis

Ilustrasi Mengembangkan Rencana Bisnis Credit: pexels.com/Christinna
Ilustrasi Mengembangkan Rencana Bisnis Credit: pexels.com/Christinna

Hal ini tidak perlu menjadi dokumen formal dan tidak berlaku bagi semua proses pengejaran mimpi. Namun, jika kamu ingin memulai bisnis pribadi, kamu tentu harus memiliki dasar.

Dasar-dasar yang perlu diketahui meliputi; deskripsi jenis bisnis, target pasar, analisis pasar, organisasi, pendanaan, serta proyeksi pendapatan dan pengeluaran. Hal ini bisa dirangkum dalam Business Model Canvas (BMC). Contoh BMC serta rincian lain terkait pengembangan rencana bisnis dapat dicari di internet.

Mencari Pengalaman

Ilustrasi Mencari Pengalaman Credit: pexels.com/Andrea
Ilustrasi Mencari Pengalaman Credit: pexels.com/Andrea

Jika pekerjaan kamu saat ini tidak terkait dengan bidang yang ingin diraih, pertimbangkan untuk beralih pekerjaan ke sesuatu yang akan memberi kamu pengalaman yang dibutuhkan sambil tetap mendapatkan gaji. Atau temukan beberapa pekerjaan lain (tambahan) yang sesuai dengan minat di akhir pekan.

Jika mimpi kamu adalah membuat bisnis kue, lihat apakah ada lowongan pekerjaan yang berkaitan dengan kue tersedia di sekitar tempat. Juga pertimbangkan pekerjaan sukarela yang dapat dilakukan pada waktu luang.

Pengalaman tidak hanya membantu kamu naik 'level', tetapi juga akan memberikan kamu pemahaman yang lebih baik tentang proses kerja harian yang dilakukan pada bidang yang kamu minati.

Kita memang cenderung meromantisasi rumput hijau milik tetangga dan pekerjaan impian mungkin akan terasa lebih baik di pikiran daripada di kehidupan nyata. Oleh karena itu, perlu adanya pengetahuan yang cukup mengenai hal itu.

Selalu Menyempurnakan Produk

Ilustrasi Menyempurnakan Produk Credit: pexels.com/Los
Ilustrasi Menyempurnakan Produk Credit: pexels.com/Los

Menjadi ahli adalah salah satu dari banyak ketentuan untuk membuat bisnis. Jika ingin menjadi perancang busana, pelajari setiap alat yang digunakan untuk dagang. Sempurnakan kemampuan untuk membuat sketsa desain dengan tangan, terlibatlah dengan banyak kain.

Eksplorasi dan bereksperimenlah dalam bidang tersebut. Ketika sudah memulai bisnis impian, tidak lagi ada waktu dan uang yang terbuang untuk belajar.

Memperluas Koneksi

Ilustrasi Mencari Koneksi Credit: pexels.com/Fox
Ilustrasi Mencari Koneksi Credit: pexels.com/Fox

Koneksi adalah kuncinya. Pastikan kamu selalu berada di tempat dan waktu yang tepat untuk membuat koneksi sebanyak-banyaknya. Kamu tidak pernah tahu kapan kamu akan mendapatkan istirahat, membuat koneksi yang tepat atau mendapatkan nasihat yang berharga.

Untuk eksplorasi, katakan ya untuk semua kesempatan. Seperti yang dikatakan pebisnis asal Inggris Richard Branson, "Jika seseorang menawarkan Anda kesempatan dan Anda tidak yakin bisa melakukannya, katakan ya lalu pelajari cara melakukannya nanti."

Perkirakan Semua Pengeluaran

Ilustrasi Menghitung Pengeluaran Credit: pexels.com/Karolina
Ilustrasi Menghitung Pengeluaran Credit: pexels.com/Karolina

Tentukan berapa banyak uang yang kamu perlukan untuk memulai bisnis baru dan dari mana datangnya. Asumsikan bahwa begitu kamu memulai di jalur yang baru, kamu tidak akan memiliki penghasilan kurang lebih selama satu tahun.

Tipsnya, buat di spreadsheet. Hal-hal yang perlu menjadi fokus adalah biaya hidup dan pengeluaran bisnis bulanan seperti sewa, utilitas, asuransi, dan gaji pegawai. Putuskan cara kamu mendanai usaha ini. Bisa melalui tabungan pribadi, pinjaman atau pendanaan.

Jelajahi Semua Sumber Pendapatan

Ilustrasi Tim Bisnis Credit: pexels.com/fauxels
Ilustrasi Tim Bisnis Credit: pexels.com/fauxels

Pekerjaan impian kamu mungkin memiliki jalan yang jelas untuk menghasilkan uang, tetapi coba berpikir out of the box untuk menambah aliran sumber pendapatan.

Misalnya dalam bisnis kopi, bisa saja penjualan kopi menjadi satu-satunya penghasilan. Bisa dari merchandise, menjual kaos dan gelas lucu di tokomu. Atau menemukan pengiklan korporat. Bisa juga bermitra dengan seniman lokal untuk memamerkan karya seni mereka di dinding. Apapun bisa jadi penghasilan jika kamu cukup kreatif untuk membuat peluang tersebut.

Bersikap Realistis

Ilustrasi Bersikap Realistis Credit: pexels.com/Andrea
Ilustrasi Bersikap Realistis Credit: pexels.com/Andrea

Keluar dari perguruan tinggi untuk meniti karier sebagai aktor/aktris. Terinspirasi dari Leonardo DiCaprio atau Julia Roberts yang sangat sukses dalam bidang tersebut. Setelah menjalani bidang tersebut selama beberapa bulan, merasa bahwa kamu tidak terlalu menikmati dan kamu tidak sehebat aktor/aktris lainnya.

Setelah mengetahui fakta tersebut, segeralah untuk berbelok ke tujuan lainnya. Sebelum hal itu terjadi, ada baiknya untuk mempertanyakan kepada diri sendiri mengenai pekerjaan mimpimu dengan:

  • Apakah mimpi saya membutuhkan bakat luar biasa? dan apakah saya berbakat dalam hal tersebut?

  • Apakah mimpi saya membutuhkan pengalaman atau kualifikasi yang spesifik dan sulit dicapai? (astronot, misalnya) dan apakah saya memenuhi syarat?

  • Apakah saya berada dalam posisi yang aman untuk mengambil risiko besar? (secara keuangan)

  • Jika kamu menjawab tidak untuk salah satunya, jangan menyerah. Melalui kerja keras, beberapa bidang tidak perlu bakat untuk digeluti, melainkan kegigihan untuk belajar.

Menjadi Fleksibel

Ilustrasi Menjadi Fleksibel Credit: pexels.com/Moose
Ilustrasi Menjadi Fleksibel Credit: pexels.com/Moose

Mungkin kamu telah menyadari bahwa kamu tidak bisa menjadi hakim agung, tetapi bukan berarti mimpi kamu harus terputus di sana. Mungkin kamu adalah seorang penulis yang berbakat dan dapat menulis buku tentang kasus-kasus penting di Mahkamah Agung.

Kamu hanya perlu beradaptasi, mengidentifikasi kemampuan dan menemukan cara yang berbeda dengan itu sambil mengejar mimpi sukses. Katanya, cara terbaik untuk mencapai mimpi sukses adalah dengan menggabungkan hasrat dan kekuatan yang ada did dalam diri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel