90 Persen Mobil di Myanmar Berusia di Atas 5 Tahun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembatasan keran impor mobil baru dalam beberapa tahun belakangan ini, membuat 90 persen kendaraan di Myanmar didominasi kendaraan yang berusia di atas lima tahun.

Inilah salah satu yang menjadi alasan  General Motors Southeast Asia Operations mengandeng Pacific Alpine Pte Ltd untuk pendistribusian, penjualan, serta pelayanan pelanggan atas kendaraan Chevrolet di Myanmar.
   
"Perubahan kebijakan yang memungkinkan impor mobil baru mendapatkan respon yang cepat dari pemain global dan regional,” ujar Albert Pang, Managing Director untuk Pacific Alpine Pte. Ltd dalam keterangan pers tertulis, Kamis (11/7/2013).

Menurut dia, saat ini saat yang tepat karena kehadiran produknya ini  sebelum kebanjiran pesaing. Gustavo Colossi, Vice President Sales, Marketing dan Customer Care untuk GM Southeast Asia Operations, mengatakan, Pacific Alpine dan Chevrolet memiliki filosofi operasional yang kuat atas kualitas dan pelanggan adalah hal utama.

"Bersama Pacific Alpine, brand Chevrolet akan memiliki posisi yang terbaik untuk meraih keuntungan dan pertumbuhan yang berkesinambungan di Myanmar,” katanya.

Chevrolet dan Pacific Alpine juga mengumumkan rencananya untuk meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR)dalamtiga fase di Myanmar yang akan dimulai pada bulan depan.

Bekerjasama dengan One World Futbol Project, Chevrolet akan mendistribusikan bola kaki yang mempunyai daya tahan tinggi ke seluruh daerah di Myanmar.

Yang kedua, Chevrolet akan menyediakan kendaraan Find New Roads – Chevy Cares bagi delapan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Yang terakhir, sejumlah mesin dan suku cadang juga akan didonasikanke berbagai universitas yang memiliki fakultasteknik mesin di Myanmar. (Eko Sutriyanto)

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.