90 Ribu Pria di Dunia Ikut Tantangan November Tanpa Masturbasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - No Nut November (NNN) dimulai hari ini, 1 November 2021 dan itu berarti ada pria di seluruh dunia yang menantang dirinya untuk tidak melakukan masturbasi.

Ada hampir 90.000 orang yang mengikuti gerakan ini di halaman No Nut November Reddit dan mereka pasti akan memposting meme solidaritas selama 30 hari ke depan, demikian dikutip dari laman ladbible, Senin (1/11/2021).

Tradisi tahunan ini tentang pria yang berjanji tidak masturbasi dan seks selama sebulan penuh untuk melatih pengendalian diri.

Mereka mengklaim itu bahkan dapat membantu meningkatkan kejernihan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Menurut komunitas No Nut November, peserta tidak diizinkan selama 30 hari ke depan menonton film porno.

Namun, Anda diperbolehkan mimpi basah selama sebulan penuh. Gerakan ini telah ada sejak awal 2010-an, namun popularitasnya meledak selama dua tahun terakhir berkat isolasi terkait pandemi yang memberi beberapa pria alasan lain untuk menantang diri mereka.

Beberapa orang mengklaim bahwa setelah tidak melakukan kedua aktivitas tersebut, ada peningkatan kesehatan fisik dan mental.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Manfaat Menahan Nafsu

Di Italia, mastrubasi dilegalkan
Di Italia, mastrubasi dilegalkan

Banyak yang percaya, pria mendapat manfaat dari tantangan tak melakukan masturbasi.

Pria dalam kelompok ini menganggap masalah ini sudah terjadi begitu sering di kalangan masyarakat. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti soal aplikasi berkencan yang sedang marak terjadi.

Apabila sudah berkenalan lewat aplikasi chatting, seseorang rentan melakukan hubungan seksual.

"Saya sudah berhenti menggunakan aplikasi kencan. Sekarang saya merasa jauh lebih bahagia," kata Alex salah satu NNN.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel