90 Warga Griya Melati Bogor Sembuh dari Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di Perumahan Griya Melati, Kota Bogor terus meningkat. Sebanyak 90 warga dari 96 pasien yang terpapar virus Corona telah dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sementara enam pasien lainnya masih menjalani perawatan di pusat isolasi Pusdiklatwas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ciawi.

"Dari 96 orang yang terpapar, 90 orang sudah sembuh, sudah kembali ke rumah untuk kemudian diisolasi lima hari ke depan," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, masih ada enam pasien yang masih menjalani karantina. Jika kondisi kesehatan pasien tersebut menunjukkan terus membaik, kemungkinan mereka diizinkan pulang Rabu (9/6/2021) mendatang.

Mengingat banyaknya warga yang sembuh, lanjut Bima, status zona merah di perumahan tersebut akan dicabut.

"Kami besok akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menetapkan status zona di Griya Melati," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menuturkan, dari enam pasien, empat orang dikarantina di BPKP dan dua lainnya isolasi mandiri di rumah.

Retno memastikan bahwa lingkungan di kompleks Perumahan Griya Melati sudah aman karena semenjak kasus ditemukan, petugas rutin menyemprot setiap sudut permukiman warga tersebut.

"Di Griya Melati sudah dipastikan clear karena tiap hari pagi dan sore di disinfeksi, mulai dari rumah sampai lingkungan sekitar," ucap Retno.

Periksa Kondisi Kesehatan

Tak hanya itu, pihaknya juga telah memeriksa kondisi kesehatan terhadap para mantan pasien Covid-19 yang telah selesai menjalani isolasi selama lima hari di rumah.

"Bagi yang masih isolasi kami cek untuk memastikan bahwa mereka menjalankan proses karantina sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur)," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel