952.000 KPM di Sumut Akan Terima Bantuan Beras Mulai Kamis

·Bacaan 2 menit

VIVA – Perum Bulog Divre Sumatera Utara akan menyalurkan bantuan berupa sembako kepada 952.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal ini merupakan program dari pemerintah pusat untuk meringankan beban masyarakat terkena imbas pandemi COVID-19, selama periode Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat terkena dampak COVID-19. Sehingga dampak sosial ekonominya akan lebih baik.

“Kita berharap ini bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu selama PPKM. Situasi kita saat ini sedang sulit, tetapi kita harus yakin bisa melewati ini. Untuk melewatinya tentu kita harus disiplin protokol kesehatan (Prokes) sehingga penyebaran COVID-19 bisa kita kendalikan,” kata Edy Rahmayadi, usai rapat dengan Kepala Perum Bulog Divre Sumut Arif Mandu, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman di Kota Medan, Rabu, 21 Juli 2021.

Edy Rahmayadi juga meminta agar penyaluran bantuan beras kepada KPM dilakukan sebaik-baiknya dan secepatnya. Jangan sampai penyaluran bantuan beras ini malah menimbulkan kegaduhan karena masalah-masalah teknis.

“Benar-benar dilakukan, tepat sasaran kepada masyarakat yang memang membutuhkan, jangan malah membuat kegaduhan di tengah situasi seperti ini,” tutur Edy Rahmayadi.

Kepala Perum Bulog Divre Sumut Arif Mandu menjelaskan, setiap KPM yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan mendapat bantuan beras 10 kg. Perum Bulog Divre Sumut sudah menyiapkan kebutuhan beras untuk program ini.

“Kita siapkan stoknya, masing-masing mendapat 10 kg. Untuk penyalurannya langsung ke masyarakat kita bekerja sama dengan PT Pos Sumut,” kata Arif.

Rencananya, penyaluran bantuan beras ini akan dilakukan mulai Kamis, 22 Juli 2021. Kemudian, ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan. Penyaluran ini juga akan diawasi langsung oleh Pemprov Sumut serta juga pihak yang berwenang dan dilakukan dengan durasi satu kali

“Insya Allah, besok akan mulai disalurkan kepada 952.000-an KPM yang merupakan BST dan PKH, targetnya selesai dalam waktu 30 hari," ujarnya.

Kepala Kantor PT Pos Medan Dino Hariyadi mengatakan, secara teknis penyaluran ini akan lebih mudah karena sebelumnya mereka sudah menyalurkan BST kepada masyarakat Sumut.

“Secara teknis harusnya tidak ada masalah, karena kita sebelumnya kita sudah menyalurkan BST ke masyarakat. Masalah yang sering dihadapi itu karena yang bersangkutan tidak ada di rumah. Karena ini by name by address jadi kita harus memberikannya langsung kepada yang bersangkutan. Kita akan atur nanti teknisnya,” kata Dino.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel