962 Tenaga Medis hingga Relawan Tempati 4 Hotel Milik Pemprov DKI Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) Novita Dewi menyatakan sebanyak 962 tenaga medis yang menangani virus corona atau Covid-19 telah menempati empat hotel milik BUMD DKI.

Dia menyebut empat hotel tersebut yaitu Grand Cempaka Business Hotel, D'Arcici Alhijrah Hotel, D'Arcici Plumpang Hotel, dan D'Arcici Hotel Sunter Hotel.

"Empat hotel yang disediakan, total ada 487 kamar yang telah terisi oleh 962 tenaga medis yang menginap," kata Novita saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (14/5/2020).

Dia menjelaskan, sebanyak 423 tenaga kesehatan menempati Grand Cempaka Business Hotel, Jakarta Pusat dengan total kamar yang digunakan ada 216 kamar.

Kemudian, 140 tenaga kesehatan menempati D'Arcici Alhijrah Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat dengan total kamar yang ditempati yakni 70.

"Ada 133 tenaga kesehatan lainnya menginap di D’Arcici Plumpang Hotel, Jakarta Utara, dengan 68 kamar," ucapnya.

Lalu untuk 64 tenaga medis lainnya menginap di Wisma PKK di Plumpang dengan menggunakan 32 kamar. Sedangkan 202 tenaga kesehatan menginap di D’Arcici Sunter, Jakarta Utara di 101 kamar.

Asal Tenaga Medis

Selanjutnya kata Novita, sebanyak 291 tenaga medis berasal dari RSUD Tarakan, 262 orang dari RSUD Pasar Minggu, 125 tenaga medis dari RSKD Duren Sawit, 112 orang berasal dari RS Koja, 60 orang dari RS Cengkareng, dan 11 orang dari RS Tanjung Priok.

"Lalu dari laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) 23 orang, ambulans gawat darurat (AGD) 7 orang, relawan 55 orang, dari Dinkes DKI ada 1 orang, dan petugas puskesmas 15 orang," jelasnya.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: