967 mahasiswa Unimed KKN di 46 desa di Serdang Bedagai

Sebanyak 967 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, yang tersebar di 46 desa di enam kecamatan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Pemkab Sergai Nasrul Aziz Siregar di Seirampah, Selasa, mengatakan KKN yang dilaksanakan mahasiswa Unimed tersebut sedikit banyak akan membantu meningkatkan pengetahuan, ikut mencerdaskan, dan menyejahterakan masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa Unimed raih medali perak di SEA Games Vietnam

"Untuk itu, kami mahasiswa yang akan melaksanakan KKN, dapat melakukan identifikasi masalah yang ada di masyarakat, sebagai bahan masukan bagi kami untuk perbaikan pada masa mendatang," katanya.

Selain itu, diharapkan peserta KKN dapat membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, salah satunya dengan memberdayakan potensi masyarakat desa menuju peningkatan kesejahteraan yang lebih baik.

Mahasiswa juga diminta dapat lebih meningkatkan kepedulian dan empati kepada permasalahan yang dihadapi masyarakat, sehingga mendorong terjadinya perubahan perilaku untuk menjadi lebih baik.

"Sebagai kaum intelektual mahasiswa harus memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan dan meningkatkan kualitas, sehingga dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi suksesnya pelaksanaan pembangunan," katanya.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unimed, Dr Zulkifli Matondang mengatakan ke-967 mahasiswa Unimed tersebut akan melaksanakan KKN di 46 desa di enam kecamatan. Ratusan mahasiswa itu berasal dari berbagai disiplin keilmuan, baik sosial maupun eksakta.

Lewat kegiatan KKN ini, Zulkifli menyebut mahasiswa diharapkan dapat berkolaborasi dan bekerja sama untuk dapat melihat persoalan yang ada di desa sekaligus dapat berkontribusi mengatasi permasalahan tersebut.

Dia meminta agar pihak desa tempat peserta KKN berkegiatan dapat mengikutsertakan mahasiswa yang sebelumnya masih berkutat pada alam teoritis, sehingga dapat lebih paham dimensi keilmuan praktis yang dapat mereka terapkan.

Baca juga: Guru besar Unimed minta Pemkot Medan maksimalkan merdeka belajar

Baca juga: Mahasiswi Unimed hanyut di Sungai Sirahar Humbahas diitemukan tewas

"Mahasiswa yang KKN adalah generasi milenial. Untuk itu, jika desa tempat mereka mengabdi membutuhkan bantuan, seperti misalnya memperbaharui profil desa, maka mereka bisa dilibatkan. Selain itu, mereka juga bisa diikutsertakan membantu desa untuk mencari inovasi untuk pengembangan UMKM," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel