ABBA Terbitkan 1,2 Miliar Saham untuk Rights Issue

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Mahaka Media Tbk (ABBA) akan menambah modal dengan mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

PT Mahaka Media Tbk akan rights issue dengan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 1,2 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100. Perseroan akan menggunakan dana rights issue untuk modal kerja perseroan anak-anak perusahaan serta investasi di sektor teknologi digital melalui pengembangan usaha anak perseroan.

Selain itu, dana hasil rights issue juga untuk investasi baru, pengembangan aplikasi, dan pembelian hardware. Pelaksanaan rights issue ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan berlaku efektifnya pernyataan pendaftaran perseroan dalam rangka rights issue.

Perseroan menyatakan dampak dari rights issue ini antara lain memperkuat struktur permodalan perseroan, mengembangkan kegiatan usaha dan meningkatkan kinerja perseroan.

Dampak rights issue juga untuk meningkatkan dan memperluas investasi perseroan serta mendukung pertumbuhan bisnis perseroan. Dengan demikian akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perseroan.

"Penambahan modal ini memberikan pengaruh kepada pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu dalam penambahan modal yang mana persentase kepemilikan sahamnya dalam perseroan akan terdilusi,” tulis perseroan.

Gerak Saham ABBA

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas di Jakarta, Rabu (14/11).  Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin atau 0,39% ke 5.858,29. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas di Jakarta, Rabu (14/11). Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin atau 0,39% ke 5.858,29. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Senin, 19 Juli 2021, saham ABBA naik 17,52 persen ke posisi Rp 322 per saham. Saham ABBA dibuka stagnan di posisi Rp 274 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 15.439 kali dengan volume perdagangan 2.593.552. Nilai transaksi Rp 80 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel