Abdul Haris Sofyan genapi torehan lima emas DKI Jakarta dari wushu

·Bacaan 1 menit

Petarung Abdul Haris Sofyan mengenapi torehan lima medali emas tim DKI Jakarta dari cabang olahraga wushu PON XX Papua setelah menjadi juara baru nomor sanda kelas 65 kg di Merauke, Minggu malam WIT.

Petarung MMA yang pada PON 2016 juga merebut medali emas kelas 60 kg, mengalahkan Samuel Marbun asal Sumatera Utara dalam dua babak langsung demi merebut medali emas.

Abdul Haris mengikuti keberhasilan rekannya Jumanta yang memenangi kelas 60 kg dengan menundukkan Bayu Raka Putra dari Jawa Tengah di pertandingan sebelumnya.

Medali perunggu kelas 65 kg diraih Yudi Cahyadi dari Jawa Barat dan Ahmad Adam Hisbulloh asal Jawa Tengah, setelah keduanya terhenti di semifinal.

DKI Jakarta sebelumnya telah mengoleksi tiga medali emas dari wushu dari nomor taolu, masing-masing dipersembahkan Edgar Xavier Marvelo dari nomor chang quan dan kombinasi dao shu-gun shu, serta Nandira Mauriskha dari nomor taolu chang quan.

Wushu menjadi cabang olahraga yang pertama dipertandingkan di Merauke, selain sepak bola putri, anggar, gulat, catur, dan balap motor.

Pertandingan cabang olahraga beladiri asal China ini telah digelar dari 29 September dan berakhir 3 Oktober dengan memperebutkan masing-masing 12 medali emas dari nomor taolu (seni jurus) dan 11 dari nomor sanda (tarung).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel