ABJ mengungkap Jokowi belum ingin merespons politik capres

Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan Presiden Joko Widodo belum ingin merespons politik pencapresan yang sedang dibicarakan publik saat ini.

“Infonya saat di Kamboja, beliau sempat membaca beberapa pemberitaan dan senyam-senyum saja. Karena memang sedang konsentrasi di forum ASEAN, Indonesia didapuk menjadi Ketua ASEAN Tahun 2023," kata Michael dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin.

Pernyataan itu disampaikan relawan pendukung Jokowi tersebut terkait soal interpretasi ketidakhadiran Presiden Jokowi pada HUT Partai NasDem, serta terkait pernyataan dukungan terhadap Prabowo Subianto pada 2024.

“Hirup pikuk politik capres saat ini bukan momentum pas untuk disikapi oleh Presiden Jokowi. Saat ini fokus Presiden bagaimana mewujudkan agenda internasional pada pertemuan G20, yang nanti akan berdampak pada negara-negara berkembang di tengah kondisi COVID-19 dan perang antara Rusia dan Ukraina,” katanya lagi.

Menurut dia, Presiden Jokowi sedang mengemban misi besar dan mulia untuk pemulihan ekonomi global, perdamaian dunia, kestabilan rantai pasok pangan, masalah energi serta aneka isu krusial dunia lainnya, sehingga berkonsentrasi penuh pada suksesnya agenda pertemuan G20 di Bali.

Doa menegaskan, peran Indonesia sangat penting dan strategis untuk meredakan ketegangan antara Barat dan Rusia. Salah satu ujian besarnya di forum kepala negara G20.

Soal pernyataan politik petinggi NasDem terkait dengan ketidakhadiran Jokowi pada HUT Partai NasDem dan adanya asumsi Jokowi mulai meninggalkan NasDem ,menurut Umbas hal itu tentu sesuatu yang biasa saja.

”Intinya kalau teman-teman NasDem percaya masih satu hati, satu visi, satu perjuangan, dengan Presiden mengalir aja," ujarnya pula.

Menurut dia, tidak perlu membangun narasi dan berulang-ulang membuat penegasan masih setia bersama Jokowi.

"Bapak Jokowi sangat paham betul karakter setiap ketum partai di Koalisi Indonesia Maju,” katanya lagi.
Baca juga: ABJ apresiasi Kapolri tindak oknum polisi terlibat judi online
Baca juga: Relawan ABJ: Pertemuan Jokowi-Megawati bentuk konfirmasi politik