Aburizal Bakrie: Nasib GTT Harus Diperjuangkan

Temanggung (ANTARA) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya, Aburizal Bakrie, menginstruksikan Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat agar memperjuangkan nasib guru tidak tetap (GTT).

"Guru adalah seorang pahlawan, pendidik anak-anak, yang mengajar generasi mendatang dan calon pemimpin bangsa," kata Aburizal Bakrie (Ical) di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan hal tersebut pada temu wicara dengan forum guru tidak tetap, petani, dan pelaku usaha UMKM, di Gedung Pemuda Temanggung.

Menurut Ical, nasib para guru mesti diperhatikan, baik yang pegawai negeri sipil (PNS) maupun yang belum PNS.

"Perjuangan tersebut sudah semestinya dilakukan Fraksi Partai Golkar di DPR RI, yang PNS dan belum PNS layak diperhatikan," katanya.

Ia mengatakan guru-guru swasta bukan PNS, pendapatannya ada yang lebih tinggi dari PNS.

"Tentu bukan itu yang diperjuangkan. Namun para guru yang telah memperjuangkan waktu dan hidupnya mendidik anak-anak, namun belum jelas nasibnya," katanya.

Menurut dia, memperjuangkan para guru tidak tetap tersebut solusinya bisa menjadi PNS. Namun, bisa juga diperjuangkan agar upah yang diterima para guru minimal sesuai upah minimum regional.

Ia mengatakan para buruh dan karyawan tidak kerja di pemerintah tetapi ada upah minimum.

"Solusi bisa jadi guru PNS, tetapi kalau ada upah minimum guru tidak harus seperti PNS, yang penting pendapatannya lebih baik," katanya.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.