AC Milan terus berupaya capai kesepakatan dengan Lille untuk Botman

Klub AC Milan tengah berupaya untuk mencapai kesepakatan dengan klub Liga Prancis Lille agar bisa mendaratkan bek Sven Botman pada bursa transfer musim panas mendatang.

Dikutip dari football-italia, Selasa, Botman menjelaskan hal itu terus diupayakan dan diharapkan situasinya akan segera jelas sebelum kedua tim akan menjalani pemusatan latihan pra-musim.

"Kami sedang mengerjakannya. Sulit bagi saya untuk menjauh dari hal-hal saat ini, saya mendengar sesuatu tentang situasi ini hampir setiap hari," ungkap Botman.

"Segalanya berkembang dan saya berharap akan ada lebih banyak kejelasan sebelum pemusatan latihan pra-musim dimulai," sambungnya.

Diperkirakan AC Milan harus mengeluarkan dana sebesar 25-30 juta euro atau sekitar Rp386-462 miliar untuk mendapatkan pemain berusia 22 tahun itu dan akan memberikan kontrak senilai 3 juta euro (sekitar Rp46 miliar) per musim.

Sejak bursa transfer musim dingin lalu, Botman kerap dikaitkan dengan AC Milan dan sepertinya mereka akhirnya hampir mencapai kesepakatan, dengan pemain tersebut menjadi target utama Milan untuk memperkuat pertahanan mereka.

Pada Januari lalu, AC Milan berambisi untuk mendatangkan Botman karena salah bek mereka Simon Kjaer dibekap cedera lutut serius dan membuat pemain asal Denmark itu absen hingga akhir musim ini.

Sven Botman dibeli Lille dari akademi Ajax dengan biaya 8 juta euro atau sekitar Rp130 miliar pada 2020, dan ia menjadi salah satu pemain penting Lille ketika mereka mengamankan gelar Liga Prancis pada musim 2020/21.

Selama membela Lille, Sven Botman mampu menorehkan 79 penampilan di berbagai ajang dan menyumbangkan tiga gol serta dua assist.


Baca juga: Isco tolak AC Milan dan AS Roma demi lanjutkan karier di Spanyol
Baca juga: Terancam kehilangan Mkhitaryan, AS Roma coba datangkan Isco
Baca juga: AC Milan siap datangkan Renato Sanches dari Lille

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel